Penyidik Kejari Tanjabbar Dampingi BPKP Jambi Periksa Saksi Perkara Dugaan Korupsi PT PSJ

- Redaksi

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Penyidik Kejari Tanjab Barat bersama BPKP Provinsi Jambi saat di Kantor Camat Batang Asam. FOTO : Dok Kejari

Tim Penyidik Kejari Tanjab Barat bersama BPKP Provinsi Jambi saat di Kantor Camat Batang Asam. FOTO : Dok Kejari

BATANG ASAM – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Barat terjun Langsung ke Lapangan dampingi Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jambi guna menghitung kerugian Negara.

Penghitungan kerugian Negara tersebut pihak Penyidik Kejari dan BPKP melakukan pemeriksaan, klarifikasi kepada para Saksi-Saksi dari 1 Juli hingga 5 Juli 2024 terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemanfaatan Hutan untuk Perkebunan Sawit oleh PT Produk Sawitindo Jambi (PSJ) sejak Tahun 2007.

Pemeriksaan dan klarifikasi kepada para Saksi-Saksi dilakukan di Kantor Desa Rawa Medang dan Kantor Camat Kecamatan Batang Asam, Rabu (3/7/24) Kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Jabung Barat Radot Parulian, S. H., M. H melalui Kasi Intelijen Muhammad Lutfi, S. H., M. H membenarkan terkait pemeriksaan dan klarifikasi terhadap para saksi-saksi tersebut.

“Kegiatan pemeriksaan atau permintaan klarifikasi ini dilakukan dari Senin 1 Juli hingga Jum’at Besok 5 Juli 2024,” jelas Lutfi, Kamis (4/7/24).

Lutfi menuturkan Rabu kemarin (3/7/24) Tim BPKP Provinsi Jambi bersama Tim Penyidik Kejari Tanjung Jabung Barat melakukan pemeriksaan atau permintaan klarifikasi kepada para Saksi-Saksi.

“Permintaan klarifikasi oleh Tim dilakukan di Kantor Camat Batang Asam dan Kantor Desa Rawa Medang,” sebutnya.

Dijelaskan Lutfi, kegiatan permintaan klarifikasi ini dilaksanakan guna melengkapi data atau bahan oleh Tim BPKP Provinsi Jambi untuk melakukan penghitungan kerugian Negara.

Kerugian Negara ini jelas Lutfi lagi, terhadap dugaan Tindak Pidana korupsi dalam pemanfaatan Hutan untuk Perkebunan Sawit oleh PT PSJ.

“Nantinya hasil penghitungan kerugian Negara ini sebagai Alat bukti, dasar penyidik menetapkan Calon Tersangka dan membawa perkara ke Pengadilan untuk disidangkan,” jelasnya.

Tim Penyidik Kejari Tanjab Barat bersama BPKP Provinsi Jambi saat do Kantor Desa Rawa Medang. FOTO : Dok Kejari
Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Penulis : Abas

Sumber Berita : Lintastungkal

Berita Terkait

Hadir Ditengah Masyarakat, Kapten Inf Boimin Saksikan Pembentukan Pengurus FKUB Merlung
Suasana Haru Warnai Penyambutan 196 Jamaah Haji, Angsori : Alhamdulillah Semua Sehat
Masyarakat Tanjabbar Yang Ingin Berobat Cukup Bawa KTP
Kejari Tanjabbar Terima Penghargaan dari PMI atas Aksi Kemanusiaan
Modifikasi Tas Purun, Dekranasda Bersama Koperindag Tanjabbar Kembangkan Industri Kreatif
Yamaha NMax Turbo dan Yamaha NMax Neo Hadir di Jambi Dengan Teknologi YECVT
Mahasiswa KKN Kelompok 78 UIN Walisongo Semarang Mengikuti Pengajian 10 Muharram
Respon Cepat Keamanan Perairan, Dermaga Satpolairud Polres Tanjabbar Disempurnakan
Berita ini 271 kali dibaca
Ikuti Terus Berita Terkini Terkait Peristiwa, Pilkada 2024, Kriminal, Edukasi dan lainnya dari LintasTungkal.com setiap harinya.

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 19:35 WIB

Hadir Ditengah Masyarakat, Kapten Inf Boimin Saksikan Pembentukan Pengurus FKUB Merlung

Senin, 22 Juli 2024 - 13:18 WIB

Suasana Haru Warnai Penyambutan 196 Jamaah Haji, Angsori : Alhamdulillah Semua Sehat

Senin, 22 Juli 2024 - 09:21 WIB

Masyarakat Tanjabbar Yang Ingin Berobat Cukup Bawa KTP

Minggu, 21 Juli 2024 - 11:14 WIB

Kejari Tanjabbar Terima Penghargaan dari PMI atas Aksi Kemanusiaan

Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:26 WIB

Modifikasi Tas Purun, Dekranasda Bersama Koperindag Tanjabbar Kembangkan Industri Kreatif

Berita Terbaru

Bupati Tanjab Barat Drs H Anwar Sadat, M. Ag jenguk Pasien di RSUD KH Daud Arif. FOTO : Ist

Berita

Masyarakat Tanjabbar Yang Ingin Berobat Cukup Bawa KTP

Senin, 22 Jul 2024 - 09:21 WIB