indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Dinkes Provinsi Jambi Ungkap Penyebab Kasus Stunting Masih Tinggi 4 Nama Ini Berpeluang Gantikan Posisi Tjahjo Kumolo Sebagai Menpan-RB Sebanyak 46 Jamaah Calon Haji Indonesia Dipulangkan ke Tanah Air 212 Peserta Meriahkan Lomba Mancing Polres Muaro Jambi, Hadiah Utama 100 Juta SKK Migas-PetroChina Launching Wisata Embung Bina Lestari di Betara

Home / Nasional

Minggu, 5 September 2021 - 00:58 WIB

Postingan Instagram Bupati Banjarnegara Pasca Ditahan Buat Geger KPK

Plt Jubir KPK, Ali Fikri. (Foto: Kompas.com)

Plt Jubir KPK, Ali Fikri. (Foto: Kompas.com)

JAKARTA – Cuitan status Instagram (IG) Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono gegerkan KPK.

Pasalnya postingan Budhi Sarwono diketahui muncul sekitar 17 jam seletelah ia ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan KPK pada Jumat (03/9/21) malam.

Dalam Akun Instagram Budhi @budhisarwono mengunggah sebuah foto beserta caption yang isinya pembelaan atas kasusnya di KPK.

Budi Sarwono membantah dugaan korupsi terkait pengadaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara pada 2017-2018.

Terkait hal itu, KPK melalui Plt Jubir KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya sudah menggeledah sel atau tahanan Budhi. Hasilnya tidak ditemukan adanya barang elektronik di sel Budhi.

“Kami ingin sampaikan, KPK langsung lakukan melakukan penggeledahan di kamar tahanan, dan tidak ditemukan alat komunikasi,” kata Ali dalam konferensi pers di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta seperti dikutip detik.com, Sabtu (4/9).

BACA JUGA :  Bersama Ketua Bhayangkari, Kapolres Tanjab Timur Tabur Bunga di Makosat Polair

Ali mengatakan Budhi mengaku tidak bisa menggunakan media sosial (medsos).

Ali menduga postingan di Instagram Budhi itu bukan diunggah oleh Budhi.

“Dan tersangka bisa menyatakan tidak bisa menggunakan medsos, namun KPK memastikan seluruh tahanan dilarang membawa alat komunikasi, kami pastikan. Kami juga rutin periksa setiap tahanan KPK melalui kamera pengawas 1×24 jam. Oleh sebab itu, terkait postingan dimaksud bisa dimungkinkan dilakukan oleh pihak lain, karena tersangka sendiri menyatakan tidak bisa menggunakan medsos,” tegas Ali.

BACA JUGA :  Pemprov Jambi Gelar Acara Pelepasan Purna Bhakti Kajati Jambi

Berikut ini keterangan foto yang diunggahnya.

Assalamualaikum, untuk masyarakat Banjarnegara, hari ini saya diduga menerima uang Rp 2,1 miliar oleh KPK. Maka saya mohon kepada mereka untuk menunjukkan yang memberi, siapa kepada siapa. Silakan ditunjukkan. Insya Allah saya tidak pernah menerima pemberian dari para pemborong, tidak pernah menerima sama sekali. Tolong ditunjukkan yang memberi siapa,” tulisnya.

Masyarakat Banjarnegara adalah masyarakat yang cerdas. Tidak perlu banyak kata untuk membela diri, gusti Allah mboten sare. ‘Paku yang dipukul dengan palu adalah paku yang lurus berdiri, bukan yang bengkok ke sana-kemari’. Wassalamu’alaikum“.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Mantan Kasad, Jenderal TNI Purn Pramono Edhie Wibowo Berpulang

Nasional

KPK Tetapkan Bupati Bogor Tersangka Suap Pejabat BPK agar Dapat WTP

Nasional

Ini 13 Golongan Listrik yang Tarifnya Bakal Naik

Nasional

Lukman Hakim: Menunda Pemilu Itu Jauh Lebih Mengganggu Indonesia

Nasional

Ini Cara Mendapatkan Kartu Nikah Digital

Nasional

Pemerintah Ubah Skema Subsidi Listrik, Begini Skemanya

Nasional

Tren Elektabilitas 3 Parpol di Survei Charta Politika Maret-Novemebr 2021

Nasional

Calon Paskibraka di Istana Kepresidenan di Jakarta HUT Kemerdekaan RI ke-77, Ini Syaratnya