Rekam Jejak 25 Tahun Idul Fitri: 6 Kali Muhammadiyah & NU Berbeda Lebaran

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sudah tahu belum kalau dalam 25 tahun terakhir, Indonesia sudah 6 kali mengalami perbedaan penetapan Idulfitri? Tahun 2026 ini menjadi catatan terbaru. (INFO GRAFIS : LINTASTUNGKAL.COM)

Sudah tahu belum kalau dalam 25 tahun terakhir, Indonesia sudah 6 kali mengalami perbedaan penetapan Idulfitri? Tahun 2026 ini menjadi catatan terbaru. (INFO GRAFIS : LINTASTUNGKAL.COM)

KUALA TUNGKAL – Perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada tahun 2026 ini menambah catatan sejarah panjang dinamika penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia. Dalam rentang 25 tahun terakhir (2001–2026), tercatat umat Muslim Indonesia telah merayakan Lebaran di hari yang berbeda sebanyak 6 kali.

Ketua PP Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, menegaskan bahwa fenomena ini bukanlah bentuk pembangkangan terhadap negara.

“Sama-sama taat kepada pemerintah. Ini hanya soal perbedaan metodologi yang tidak perlu dipertajam,” ujarnya di Jakarta (20/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data Historis Perbedaan Lebaran (2001–2026)

Berikut adalah rincian tahun di mana terjadi selisih tanggal penetapan 1 Syawal antara Muhammadiyah dan NU/Pemerintah:

No Tahun Hijriah Tahun Masehi Muhammadiyah NU / Pemerintah Selisih
1 1423 H 2002 5 Desember 6 Desember 1 Hari
2 1427 H 2006 23 Oktober 24 Oktober 1 Hari
3 1428 H 2007 12 Oktober 13 Oktober 1 Hari
4 1432 H 2011 30 Agustus 31 Agustus 1 Hari
5 1444 H 2023 21 April 22 April 1 Hari
6 1447 H 2026 20 Maret 21 Maret 1 Hari

Mengapa Tahun 2026 Berbeda?

Titik tekan perbedaan tahun ini terletak pada adopsi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) oleh Muhammadiyah. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang bersifat lokal, KHGT merujuk pada kemunculan hilal di mana pun di belahan bumi (tahun ini terdeteksi di Alaska).

Sementara itu, Pemerintah dan NU tetap setia pada kriteria MABIMS (ketinggian hilal minimal 3 derajat & elongasi 6,4 derajat) yang diukur dari wilayah geografis Indonesia. Karena hilal belum memenuhi kriteria tersebut pada pengamatan lokal Kamis (19/3), Sidang Isbat menetapkan Lebaran jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Analisis Singkat: Frekuensi Perbedaan

  • Total Perbedaan: 6 kali (24% dari kurun waktu 25 tahun).
  • Total Kesamaan: 19 kali (76% dari kurun waktu 25 tahun).
  • Tren: Meskipun sering serentak, perbedaan tetap muncul saat posisi hilal berada di zona “kritis” (di atas 0 derajat tapi di bawah 3 derajat).

Pesan Kemanusiaan:
“Beda hari Lebaran bukan soal tidak taat pemerintah, tapi soal perbedaan metodologi yang sama-sama kuat argumennya. Keduanya sah dan tetap dalam bingkai persatuan.” Muhadjir Effendy (Ketua PP Muhammadiyah)

Penulis : Angah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tujuh Tingkatan Wujud (Maqāmāt An-Nafs) dan Urgensinya Bagi Orang Berilmu di Zaman Sekarang
Hakekat Isra Mi’raj: Melampaui Kecepatan, Menuju Peradaban Berbasis Amanah
Surah Az-Zalzalah Sebagai Landasan Etika Akuntabilitas, Keadilan, dan Tanggung Jawab Publik
Berikut Kata-Kata Ucapan Duka Cita Islami Semoga Husnul Khotimah
Nilai-nilai Spiritual dalam Perayaan Hari Raya Idul Adha
Ini Besaran Zakat Fitrah 2024 di Tanjab Barat
Ini Kelompok Orang yang Tidak Wajib Membayar Zakat Fitrah
Tata Cara Sholat Witir 3 Rakaat
Berita ini 83 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:21 WIB

Rekam Jejak 25 Tahun Idul Fitri: 6 Kali Muhammadiyah & NU Berbeda Lebaran

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:43 WIB

Tujuh Tingkatan Wujud (Maqāmāt An-Nafs) dan Urgensinya Bagi Orang Berilmu di Zaman Sekarang

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:48 WIB

Hakekat Isra Mi’raj: Melampaui Kecepatan, Menuju Peradaban Berbasis Amanah

Senin, 15 Desember 2025 - 00:10 WIB

Surah Az-Zalzalah Sebagai Landasan Etika Akuntabilitas, Keadilan, dan Tanggung Jawab Publik

Kamis, 10 Oktober 2024 - 19:30 WIB

Berikut Kata-Kata Ucapan Duka Cita Islami Semoga Husnul Khotimah

Berita Terbaru