indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Markanya Aksi Brutal Geng Motor Jadi Atensi Khusus Kapolda Jambi Sertijab Ketua Remaja Masjid Jamik Darussalam Desa Senaung Polda Jambi Buka Penerimaan Siswa SIPSS Tahun 2022 Lelang 13 Jabatan Kepala OPD di Tanjab Barat Ditargetkan Rampung Bulan Maret Sat Polair Imbau Nelayan dan Transportasi Air Waspadai Perubahan Cuaca

Home / Tanjab Barat

Jumat, 3 Desember 2021 - 07:42 WIB

Sarifudin Mengingatkan BLT Tidak Dimanfaatkan Untuk Mengambil Keuntungan

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanjab Barat, Jambi Sarifudin

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanjab Barat, Jambi Sarifudin

KUALA TUNGKALPemerintah Kabupaten Tanjab Barat, Jambi baru – baru ini melaunching Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Masyarakat terdampak Covid-19. Untuk Penerima bantuan BLT APBD Perubahan tahun 2021 sebanyak 3.388 Kepala Keluarga ini merupakan Masyarakat Tanjab Barat terdampak Covid-19.

Sehubungan dengan hal itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanjab Barat, Jambi Sarifudin mengingatkan agar Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak dimanfaatkan untuk mencari keuntungan.

“Jelas kalau untuk keuntungan pribadi itu tidak boleh. Maka dari itu setiap orang itu Wajib mengambil bantuan sendiri guna menghindari terjadinya penyimpangan,” pinta Sarifudin saat ditemui di Ruang kerjanya, Kamis (2/12/21).

BACA JUGA :  Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Koperindag Tanjab Barat Sidak Minimarket

Kemarin saat penyerahan bantuan telah disampaikan jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan bantuan ini. “Kami tidak rela. Apalagi sudah kita ketahui jika penerima bantuan Masyarakat tidak mampu,” tegasnya.

Dilain sisi sebut Sarifudin, bagi data keluarga yang tidak masuk ke dalam penerima bantuan yang memang layak untuk mendapatkan, pihaknya mengusulkan kepada RT, Lurah dan Kades untuk menyamakan data yang kemudian di Musyawarahkan.

“Baik di Musyawarah Desa maupun Kelurahan dan diketahui BKTM, Babinsa serta Petugas dari Dinas Sosial diwakili oleh PKH atau Petugas Kesejahteran Sosial Kecamatan.Sehingga disitu bisa diketahui mana keluarga yang layak mana yang tidak,” jelasnya.

BACA JUGA :  Kesulitan Keluar, Air Genangi Jalan Depan Gerbang SMAN 2 Tanjab Barat

Setelah itu sambung Sarifudin, hasilnya disampaikan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pengusulan berbasis data.”Nantinya akan ditindaklanjuti dengan usulan ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ungkapnya.

Untuk diketahui Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Tanjab Barat disalurkan untuk 3 (Tiga) Bulan. Mulai dari Bulan Oktober hingga Bulan Desember 2021 dengan nominal Rp300 Ribu pada setiap Bulan nya.(Bas)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

10 Petugas Pilkada Tanjabbar Terkonfirmasi Positif Covid-19

Tanjab Barat

Bupati Bersama Sagtas Covid-19 Simulasi Prokes Salat Idul Fitri di Ponpes Al Baqiatush Shalihat

Tanjab Barat

Bersama Istri, Anwar Sadat Kunjungi Lokasi dan Korban Kebakaran

Tanjab Barat

Rakor Gugus Tugas KLA 2022, Bupati Menginginkan Tanjab Barat Raih Peringkat Madya

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Janjikan Bonus Rp 60 Juta Bagi Qori’ dan Qori’ah Berprestasi

Tanjab Barat

KPU Tanjab Barat Gelar Pengosongan Kotak Suara Logiatik Eks Pemilu

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Jadi Orang Pertama Disuntik Vaksin

Tanjab Barat

40 Persen Sekolah di Tanjab Barat Siap Belajar Tatap Muka