Soal Polemik Format Debat Cawapres, Hasyim : Itu Belum Tuntas Dibahas

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 5 Desember 2023 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Hasyim Asy’ari. FOTO : ISt/Net

Ketua KPU Hasyim Asy’ari. FOTO : ISt/Net

NASIONAL – Hingga saat ini, perbedaan format debat capres-cawapres itu masih diperbincangkan di ruang-ruang publik, tak terkecuali di media sosial.

Beragam asumsi dan spekulasi bermunculan, termasuk perubahan untuk ”melindungi” Gibran Rakabuming Raka, cawapres dari Prabowo Subianto.

Rencana perubahan format debat muncul setelah Komisi Pemilihan Umum menggelar rapat membahas persiapan debat dengan tim kampanye pasangan caprescawapres pada Rabu (29/11/23).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Format debat yang sementara ini dirancang KPU rupanya menimbulkan kontroversi. Dimana perubahan format debat kandidat itu membuat sebagian kalangan berasumsi adanya upaya untuk memenuhi kepentingan yang menguntungkan pihak-pihak tertentu.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, hal tersebut belum tuntas dibahas. KPU masih akan mematangkan usulan metode debat yang diusulkan oleh tim pasangan capres-cawapres masing-masing.

Hasyim menjelaskan bahwa debat akan tetap dilaksanakan lima kali. Tiga kali debat capres dan dua kali debat cawapres sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu serta Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu.

Hanya saja, kandidat akan didampingi oleh pasangannya masing-masing. Misalnya ketika debat antarcapres, maka akan didampingi oleh cawapres masing-masing. Begitu juga sebaliknya saat debat antarcawapres, capres akan mendampingi.

”KPU sudah merencanakan bahwa KPU akan melakukan rapat koordinasi kembali dengan seluruh tim kampanye. Terlepas adanya pemberitaan yang begitu masif terkait dengan debat ini, KPU sudah mengagendakan rencana mengadakan rapat koordinasi kembali,” kata anggota KPU, Idham Holik, saat dikonfirmasi kompas.id ulang mengenai format debat, Senin (4/12/23).

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 
Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja
Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri
Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
Jamin Keamanan Libur Akhir Pekan, Sat Samapta Polres Tanjab Barat Perketat Patroli di Objek Wisata
Sikat Mafia BBM: Pertamina, Korlantas, dan BPH Migas Integrasikan Data Kendaraan
Menaker: Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Berita ini 130 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:07 WIB

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 

Kamis, 30 April 2026 - 17:28 WIB

Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri

Rabu, 29 April 2026 - 07:34 WIB

Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR

Minggu, 26 April 2026 - 07:12 WIB

Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Berita Terbaru