indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Dalam Hitungan Menit 200 Formulir Pendaftaran PPDB di SMPN 2 Kuala Tungkal Habis ASN di Muaro Jambi Bakal Senyum Lebar, Gaji 13 Cair Senin Pelalawan Dapat Jatah 2.161 PPPK Formasi Guru Cek Pool Transportir Batu Bara PT WSP, Ini Kata Kapolda Jambi Pengurus DPD PWRI Provinsi Jambi Audiensi dengan Kapolda Jambi

Home / Nasional

Senin, 13 Juni 2022 - 13:29 WIB

Tarif Listrik Untuk Golongan Ini Naik Per 1 Juli

Ilustrasi petugas PLN yang tengah memeriksa pasokan listrik. /PLN. FOTO : Pikiranrakyat.

Ilustrasi petugas PLN yang tengah memeriksa pasokan listrik. /PLN. FOTO : Pikiranrakyat.

JAKARTA – Pemerintah memutuskan untuk menaikkan tarif listrik untuk kuartal III-2022. Penyesuaian tarif listrik dilakukan pada lima golongan pelanggan non subsidi.

Adapun pelanggan yang mengalami kenaikan tarif yakni golongan R2 (3.500-5.500 VA), R3 (6.600 VA ke atas), P1 (6.600VA sampai 200kVA), P2 (200 kVA ke atas), dan P3.

“Dari 13 (golongan non subsidi) yang disesuaikan 5. Dua golongan rumah tangga,” kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana dalam konferensi pers di Kermenterian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (13/6/22).

Penyesuaian ini dilakukan menimbang perubahan sejumlah indikator makro, salah satunya Indonesian Crude Price (ICP).

BACA JUGA :  29 Personel Polres Muaro Jambi Naik Pangkat

“Ini berlakunya per 1 Juli. Sekarang tarif lama. Tapi yang kita sampaikan per 1 Juli 2022,” katanya.

Kenaikan Tarif Listrik Sudah Direncanakan

Pemerintah memang telah memberikan sinyal kenaikan tarif listrik. Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah merestui kenaikan tarif listrik sebagai respons pemerintah atas lonjakan komoditas energi.

“Bapak Presiden atau kabinet sudah menyetujui kalau untuk berbagi beban, untuk kelompok rumah tangga yang mampu, yaitu direpresentasikan dengan mereka yang langganan listriknya di atas 3.000 VA, boleh ada kenaikan tarif listrik, hanya di segmen itu ke atas,” kata Sri Mulyani saat rapat dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR, 19 Mei 2022 lalu.

BACA JUGA :  KORMI Jambi Ikuti Ajang FORNAS VI di Palembang

“Sehingga tidak semua ke APBN, kita APBN-nya lebih kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” tambahnya.

Hal itu juga diperkuat pernyataan Menteri ESDM Arifin Tasrif. Ia mengonfirmasi tarif listrik 3.000 VA ke atas akan naik. “Ya (naik),” kata Arifin saat dikonfirmasi detikcom.

Meski demikian, Arifin belum menyebut berapa besar kenaikan tarif listrik tersebut. Ia meminta untuk ditanyakan ke Direktur Jenderal (Dirjen).

“Tanya dirjen,” katanya.

Artikel ini telah terbit di finance.detik.com dengan judul : Tok! Tarif Listrik per 1 Juli Resmi Naik.

Share :

Baca Juga

Nasional

Satgaswil Kodim Yalimo Yonif R 142/KJ Tiba di Papua

Nasional

22 Ribu Kendaraan di Diputar Balik Selama 2 Hari Larangan Mudik

Nasional

Berkurang 21 Orang, Pasien Covid-19 di Secapa AD Tersisa 71 Orang

Nasional

5 Provinsi Diberi ‘Rapor Merah’ Selama PPKM Level 4

Nasional

Jangan Asal Posting, Polisi Sudah Tangani 72 Kasus Terkait Postingan Hoaks Corona

Nasional

Ini 13 Poin Dalam Instruksi Mendagri tentang PPKM Darurat

Nasional

Kalemdiklat Polri Serahkan Bantuan Sosial untuk Nakes RS Bhayangkara dan Tenaga Kebersihan

Nasional

KPK Tetapkan Bupati Bogor Tersangka Suap Pejabat BPK agar Dapat WTP