indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Polri Gelar Lomba Menulis Surat Untuk Kapolri, Ini Syaratnya IPDA Yohanes Chandra Kaget Dapat Kejutan dari Istri dan Anggota Polsek Sungai Gelam Kapolres Batanghari Pimpin Sertijab Wakapolres Antisipasi Gangguan, Petugas PLN ULP Kuala Tungkal Melakukan Pembebasan Tanam Tumbuh Antusias Masyarakat Tinggi, 95 Peserta Calon Staf Baznas Mengikuti Seleksi Tertulis

Home / Berita

Kamis, 4 Februari 2021 - 10:12 WIB

Tindak Lanjut Pertanggung Jawaban Perusahaan PT SMGP di Mandailing Natal

FOTO : Musyawarah di Kantor Bupati Mandailing Natal, PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) tentang Pemasangan Alat Pendeteksi gas beracun H2S di Kantor Kepala Desa, Selasa, (02/02/21). 

FOTO : Musyawarah di Kantor Bupati Mandailing Natal, PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) tentang Pemasangan Alat Pendeteksi gas beracun H2S di Kantor Kepala Desa, Selasa, (02/02/21). 

MANDAILING NATAL – PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) terus menindak-lanjuti penyelesaian masalah yang timbul dari musibah yang terjadi pada tanggal 25 Januari 2021 sewaktu perusahaan melakukan uji coba pengoperasian salah satu sumur uap panas bumi dan memberikan kabar perkembangannya.

Sebagai tanggapan atas permintaan warga Desa Sibanggor Julu dalam musyawarah di Kantor Bupati Mandailing Natal, PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) telah melaksanakan pemasangan alat pendeteksi gas beracun H2S di sekitar kantor Kepala Desa kemarin (02/02/21).

Menyusul pemasangan tersebut, sosialisasinya juga sudah diadakan hari ini untuk menjelaskan kepada warga bagaimana cara kerjanya dan bagaimana menyikapinya jika dideteksi adanya gas beracun.  Berbagai unsur warga hadir, antara lain pemuka agama, tokoh pemuda, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kapolsek dan jajarannya, Brimob, TNI Babinsa dan lainnya.

BACA JUGA :  Masa Reses ke III, Ketua DPRD Tanjab Barat Serap Aspirasi Warga Desa Pematang Buluh

Bapak Kasmir Nasution Spd MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal yang turut memfasilitasi sosialisasi ini mengatakan.

“Kegiatan ini adalah sebagai bentuk pengenalan mengenai gas beracun H2S dan bagaimana warga bisa menyikapinya sekiranya harus menghadapinya,” ungkapnya dalam rilis tertulis.

Saat ini sedang dilakukan pengukuran arah angin di beberapa lokasi wellpad untuk dapat menentukan titik pemasangan alat pendeteksi gas beracun.

“Selain itu, kami juga menjelaskan arah angin atau wind shock, titik kumpul, arah evakuasi serta batas aman termasuk tempat pertolongan pertama untuk warga sekitar juga ditentukan,” jelas Bapak Abdul Azis Nasution, Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal.

BACA JUGA :  IPDA Yohanes Chandra Kaget Dapat Kejutan dari Istri dan Anggota Polsek Sungai Gelam

Kemudian PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) menjelaskan bahwa perusahaan akan memasang 6 (enam) alat sensor di sekitar wilayah Desa Sibanggor Julu.

Dalam kesempatan ini dijelaskan pula tentang gas beracun H2S, proses masuk gas ke dalam tubuh manusia dan dampaknya, karakteristik, sumber-sumbernya dan pertolongan pertamanya. Dilanjutkan juga dengan penjelasan mengenai sistem deteksi, sistem alarm dan bagaimana alarm diset.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Operasi Zebra Siginjai 2020, Polres Tanjabbar Kedepankan Preemtif dan Preventif Covid-19 

Berita

Gubernur Jambi Resmikan Rumah Isolasi Mandiri Covid-19 di Pijoan

Berita

Hari Santri di Jambi Diwarnai Lomba Video dan Risalah Santri, Ini Pemenangnya

Covid-19

Cegah Penyebaran Virus Covid-19, PT. Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry Salurkan 10.000 Liter Hypo Disinfectant   

Berita

Pedagang di Pasar Tradisional Kuala Tungkal Akan di Rapid Test Massal

Berita

Luncurkan Pelampung Polri, Kapolres Tanjabbar Sempat Ucapkan Pamit dan Mohon Maaf

Berita

Aniversary 1 Tahun Media JURNAL POLRI Santuni Anak Yatim

Berita

Ini Alasan Desa Labuhan Pering Jadi Sasaran TMMD 108 Kodim Tanjab