Bawa Mangrove Pangkal Babu ke Level Nasional, Katamso Presentasikan Proposal kepada Tim Verifikasi Program FOLU Net Sink 2030

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Katamso pada Kegiatan Presentasi Proposal Pendanaan Program Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030t di hadapan Tim Verifikasi Nasional di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Kehutanan, Jakarta, Jumat (13/2/26). FOTO : Prokopim

Wakil Katamso pada Kegiatan Presentasi Proposal Pendanaan Program Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030t di hadapan Tim Verifikasi Nasional di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Kehutanan, Jakarta, Jumat (13/2/26). FOTO : Prokopim

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, memperkuat komitmennya dalam mitigasi perubahan iklim global melalui integrasi program konservasi mangrove dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Langkah ini menjadi bagian dari upaya daerah mendukung target nasional Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030.

Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, mempresentasikan proposal pendanaan program tersebut di hadapan Tim Verifikasi Nasional di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Kehutanan, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Fokus utama usulan ini adalah pengelolaan berkelanjutan ekosistem mangrove seluas 50 hektare di kawasan Pangkal Babu, Desa Tungkal Satu.

“Program FOLU Net Sink 2030 kami posisikan bukan hanya sebagai agenda lingkungan, melainkan instrumen pembangunan ekonomi inklusif. Menjaga mangrove harus sejalan dengan upaya memberdayakan masyarakat sekitar,” ujar Katamso.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kawasan Pangkal Babu selama ini menjadi benteng alami pesisir Tungkal Ilir. Dalam proposalnya, Pemkab Tanjab Barat tidak hanya merancang rehabilitasi fisik hutan bakau, tetapi juga menyertakan program budidaya tambak kepiting dan udang bagi warga setempat. Strategi ini diambil untuk memastikan masyarakat memiliki alternatif mata pencaharian sehingga tekanan terhadap ekosistem hutan berkurang.

Verifikasi dan Standar Global
Forum verifikasi ini dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Bidang Revitalisasi Industri Kehutanan, Novia Widyaningtyas, serta jajaran tim pakar. Dalam asistensi tersebut, tim nasional menekankan pentingnya penguatan pendekatan lanskap yang terintegrasi. Pemkab diminta melakukan penajaman prioritas intervensi agar dampak rehabilitasi lebih terukur secara ekologis dan ekonomi.

Pendamping ahli dari Universitas Jambi, Prof. Rosyani, turut memberikan penguatan akademis dalam proposal ini, memastikan bahwa rencana aksi di lapangan memiliki landasan ilmiah yang kuat, terutama dalam penyerapan karbon.

Selanjutnya, proposal yang telah disempurnakan ini dijadwalkan akan dibahas bersama perwakilan Pemerintah Norwegia. Kemitraan internasional ini menjadi krusial, mengingat Norwegia merupakan mitra strategis Indonesia dalam pendanaan berbasis hasil (result-based payment) untuk penurunan emisi gas rumah kaca.

Pemkab Tanjab Barat diberi tenggat hingga 27 Februari 2026 untuk menyerahkan dokumen final. Keberhasilan proyek di Pangkal Babu diharapkan menjadi model bagi daerah lain dalam menyelaraskan ambisi iklim nasional dengan ketahanan ekonomi ditingkat tapak.

Langkah ini juga menjadi karpet merah bagi kerja sama internasional. Kedepan, rencana aksi di Pangkal Babu ini akan dibahas bersama Pemerintah Norwegia yang selama ini aktif mendukung konservasi mangrove di Indonesia melalui kemitraan iklim.
Bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, komitmen ini bukan sekadar memenuhi dokumen administratif nasional, melainkan upaya konkret memastikan benteng hijau di pesisir Jambi tetap tegak sembari menggerakkan roda ekonomi masyarakatnya.*
Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Prokopim

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Jelang Libur Panjang Imlek dan Ramadan
Rapat Dinas Koperindag Tanjab Barat Memantapkan Persiapan Pasar Obral Ramadhan 2026
Penunjukan Penanggungjawab Pasar Obral, PKL-UM Dorong Koperindag Verifikasi Legalitas dan Uji Presentasi Organisasi
Wakapolda Jambi Kunjungi Mapolres Tanjab Barat, Tegaskan Pentingnya Profesionalisme dan Sinergitas
Optimalkan Sistem Merit, Pemkab Tanjab Barat Bedah Ulang Analisis Jabatan dan Beban Kerja ASN
TS Turnamen Domino Sukses, Pasangan Ican-Amin Juara I Bawa Pulang Rp6 Juta
Pimpin Delegasi ke Kemendagri, Wabup Katamso Dorong Resolusi Permanen Batas Wilayah
Satlantas Polres Tanjab Barat : Sepeda Listrik Dilarang Keras Digunakan di Jalan Raya
Berita ini 12 kali dibaca
Artikel ini telah dihasilkan/diedit oleh AI. Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:57 WIB

Bawa Mangrove Pangkal Babu ke Level Nasional, Katamso Presentasikan Proposal kepada Tim Verifikasi Program FOLU Net Sink 2030

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:47 WIB

Pertamina Patra Niaga Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Jelang Libur Panjang Imlek dan Ramadan

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:51 WIB

Rapat Dinas Koperindag Tanjab Barat Memantapkan Persiapan Pasar Obral Ramadhan 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:14 WIB

Penunjukan Penanggungjawab Pasar Obral, PKL-UM Dorong Koperindag Verifikasi Legalitas dan Uji Presentasi Organisasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:32 WIB

Wakapolda Jambi Kunjungi Mapolres Tanjab Barat, Tegaskan Pentingnya Profesionalisme dan Sinergitas

Berita Terbaru