LIVE TV
Siaga Karhutla, Kapolsek Tebing Tinggi Lakukan Pemantauan Via Menara Api di Distrik I PT WKS Terduga Pelaku Pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin Ditangkap HUT RI ke-76 Sudah Dekat, Ini 25 Link Twibbon Ucapan yang Menarik SKK Migas-PetroChina Raih Empat Penghargaan dari Menteri Ketenagakerjaan dan Pemprov Jambi Besok, Ada Pemadaman Listrik Untuk Empat Kecamatan Ini

Home / Nasional

Kamis, 24 September 2020 - 20:50 WIB

Begini Aturan Main Kampanye di Medsos untuk Pilkada 2020

FOTO : Komisioner KPU Viryan Aziz/Ist

FOTO : Komisioner KPU Viryan Aziz/Ist

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatur tata cara kampanye di media sosial melalui perubahan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017.

Regulasi itu mengatur tentang kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota.

Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan bahwa KPU sedang merancang perubahan perubahan PKPU No. 4 tahun 2017 terkait kampanye di media sosial.

Dari rancangan tersebut dijelaskan bahwa partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon maupun tim kampanye dapat membuat akun resmi media sosial untuk keperluan kampanye selama masa kampanye.

“Ketentuannya adalah 30 akun resmi untuk seluruh aplikasi, untuk yang melaksanakan Pilgub. Kemudian 20 akun resmi untuk seluruh aplikasi untuk Pilkada kabupaten kota,” katanya saat Webinar Webinar Penggunaan Iklan Politik di Media Sosial dalam Pemilu seperti dikutip m.bisnis.com, Selasa (22/09/20).

BACA JUGA :  Wanita Asal Tanjab Barat Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Jambi

Selain itu, partai politik maupun gabungan wajib mendaftarkan akun resmi di media sosial kepada KPU Provinsi maupun KPU kabupaten kota paling lambat satu hari sebelum masa kampanye dimulai.

Adapun pendaftaran resmi nantinya akan menggunakan formulir model BC4-KWK untuk disampaikan kepada KPU, Bawaslu, Kepolisian dan kementerian yang menangani urusan komunikasi dan informasikan.

BACA JUGA :  Prajurit Korem 042 Gapu Dukung Penanganan PPKM di Kota Jambi

Viryan menyebutkan bahwa kampanye di media sosial yang tidak berbentuk iklan atau berbayar, diperbolehkan sejak awal masa kampanye.

Akan tetapi, penanyangan iklan kampanye di media sosial dan berbayar termasuk ke media massa hanya dapat dilakukan selama 14 hari sebelum dimulai masa tenang.

“Jumlah penayangan iklan kampanye di media sosial untuk setiap pasangan calon paling banyak lima konten untuk setiap akun resmi media sosial setiap hari selama masa penayangan iklan kampanye,” tuturnya.

Dia menyebut bahwa saat ini KPU masih merampungkan perubahan PKPU No. 10 Tahun 2020 dan perubahan PKPU No. 4 Tahun 2017.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Estimasi Jadwal Tes SKB CPNS 2019 Hingga Kapan Waktu Pemberkasan

Nasional

AL China akan Bantu Angkat KRI Nanggala 402 ke Permukaan

Nasional

Pangdam II Sriwijaya;  Pelaku Pembakaran Hutan Dan Lahan Pengkhianat Bangsa

Nasional

Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Jamin Ketersediaan Tabung Oksigen

Pilkada

Kampanye Pilkada 2020 Bertema Penanganan Covid-19

Nasional

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Dorong SMSI Mencerdaskan Bangsa

Nasional

Tingkatkan Keamanan Negara, Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Cek Pelibas Perbatasan RI-RDTL di Pos PLBN Motaain

Nasional

Tingkatkan SDM Penerangan TNI AD, Dispenad Selenggarakan Pendidikan Public Speaking