LIVE TV
Rotasi Jabatan, Acep Vicky Rosnidar Jabat Kasi Datun Kejari Tanjabbar Di Addendum, Larangan Mudik 2021 Maju Mulai 22 April, Ini Peraturan Lengkapnya Bupati Ikuti Rakor Pembatasan Mudik Lebaran dengan Pj Gubernur dan Kapolda Jambi Pemkab Tanjab Barat Audensi dengan Bappenas RI Danrem 042/Gapu Hadiri Rakor Persiapan PPKM Jelang Lebaran

Home / Nasional

Kamis, 24 September 2020 - 20:50 WIB

Begini Aturan Main Kampanye di Medsos untuk Pilkada 2020

FOTO : Komisioner KPU Viryan Aziz/Ist

FOTO : Komisioner KPU Viryan Aziz/Ist

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatur tata cara kampanye di media sosial melalui perubahan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017.

Regulasi itu mengatur tentang kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota.

Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan bahwa KPU sedang merancang perubahan perubahan PKPU No. 4 tahun 2017 terkait kampanye di media sosial.

Dari rancangan tersebut dijelaskan bahwa partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon maupun tim kampanye dapat membuat akun resmi media sosial untuk keperluan kampanye selama masa kampanye.

BACA JUGA :  Update Pendaftar Sekolah Kedinasan Hingga Senin 19 April 2021

“Ketentuannya adalah 30 akun resmi untuk seluruh aplikasi, untuk yang melaksanakan Pilgub. Kemudian 20 akun resmi untuk seluruh aplikasi untuk Pilkada kabupaten kota,” katanya saat Webinar Webinar Penggunaan Iklan Politik di Media Sosial dalam Pemilu seperti dikutip m.bisnis.com, Selasa (22/09/20).

Selain itu, partai politik maupun gabungan wajib mendaftarkan akun resmi di media sosial kepada KPU Provinsi maupun KPU kabupaten kota paling lambat satu hari sebelum masa kampanye dimulai.

BACA JUGA :  Mochtar ; Ada Empat Poros Partai Politik Diprediksi Ramaikan Pilpres 2024

Adapun pendaftaran resmi nantinya akan menggunakan formulir model BC4-KWK untuk disampaikan kepada KPU, Bawaslu, Kepolisian dan kementerian yang menangani urusan komunikasi dan informasikan.

Viryan menyebutkan bahwa kampanye di media sosial yang tidak berbentuk iklan atau berbayar, diperbolehkan sejak awal masa kampanye.

Akan tetapi, penanyangan iklan kampanye di media sosial dan berbayar termasuk ke media massa hanya dapat dilakukan selama 14 hari sebelum dimulai masa tenang.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjabbar Batasi Gedung Balai Pertemuan Untuk Umum

“Jumlah penayangan iklan kampanye di media sosial untuk setiap pasangan calon paling banyak lima konten untuk setiap akun resmi media sosial setiap hari selama masa penayangan iklan kampanye,” tuturnya.

Dia menyebut bahwa saat ini KPU masih merampungkan perubahan PKPU No. 10 Tahun 2020 dan perubahan PKPU No. 4 Tahun 2017.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pilkada Tetap Digelar Diujung Tahun 9 Desember

Nasional

Ini Jadwal Sidang Pengucapan Putusan Perkara PHP Pilkada Serentak 2020 Oleh MK

Nasional

Sedihnya, Menpan RB Sebut Tak Ada Penerimaan CPNS Tahun 2020 hingga 2021

Berita

Tugas Berakhir, Dansatgas Pamtas Yonif R 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin Pamitan dengan Kapolres Belu

Berita

Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ Bersama Pemda Belu Musnahkan Barang Bukti Hasil Pengamanan Selama Penugasan

Nasional

Kasad Andika Perkasa Pimpin Sertijab 7 Jabatan dan Penyerahan 2 Jabatan di Jajajaran TNI AD

Nasional

Mundur Lagi, Pelantikan Kepala Daerah Akhir Februari

Pendidikan

STP Jakarta Resmi Buka Pendaftaran Calon Taruna Baru 2020/2021 Online