indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Terkena Abrasi, Lima Rumah di Kampung Nelayan Rusak Parah Danrem 042/Gapu Terima PIN dan Keris Sebagai Pembina Adat Melayu Jambi Sejarah Mendasari 2 Juli Sebagai Hari Adat Melayu Jambi Diamankan, Terduga Pelaku Pencurian di Tebing Tinggi Malah Bawa Narkoba dalam Lipatan Uang Hadiri Puncak Hari Adat Melayu Provinsi Jambi, Tholib Serahkan Sertifikat KIK

Home / Nasional

Rabu, 22 September 2021 - 10:53 WIB

Bupati Kolaka Timur Disebut Terjaring OTT KPK

FOTO : Gedung Merah Putih K0K Kuningan Jakatea Pusst/Ist

FOTO : Gedung Merah Putih K0K Kuningan Jakatea Pusst/Ist

JAKARTA – Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menangkap Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Selasa (21/9/21) malam.

“Bupati [Andi Merya], deal-nya sesaat setelah dilantik, cuma kirimannya baru kemarin,” ujar sumber CNNIndonesia.com, Rabu (22/9/21).

Andi Merya diketahui dilantik sebagai bupati definitif sisa masa jabatan 2021-2024 oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, pada 14 Juni 2021.

BACA JUGA :  Pengurus Asprov PSSI Jambi Periode 2021-2025 Dilantik Malam Ini

Sumber tersebut mengatakan saat ini Andi Merya masih dimintai keterangan oleh tim KPK di Mapolda Sulawesi Tenggara.

Selain bupati, tim KPK juga menangkap sejumlah pihak lain yang masih dirahasiakan identitasnya.

Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, menyatakan mereka ditangkap karena diduga kuat terlibat dalam kasus dugaan korupsi di Kabupaten Kolaka Timur.

BACA JUGA :  Sejarah Mendasari 2 Juli Sebagai Hari Adat Melayu Jambi

“Saat ini para pihak yang ditangkap dan diamankan masih dalam proses permintaan keterangan oleh tim KPK,” terang Ali.

Berdasarkan ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam guna menentukan status hukum para pihak yang tertangkap tangan tersebut.*

Arrikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul : Bupati Kolaka Timur Andi Merya Disebut Ikut Terciduk OTT KPK

FOTO : Gedung Merah Putih K0K Kuningan Jakatea Pusst/Ist

Share :

Baca Juga

Nasional

Seleksi Calon Taruna STP Di Rayon Daerah Tanjab Barat Berjalan Lancar

Nasional

TNI AD Berduka, Wakasad Letjen TNI Herman Asaribab Tutup Usia

Nasional

Ini Alasan Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2021, Dari 7 Hari Jadi 2 Hari

Nasional

PetroChina Peroleh Perpanjangan Kontrak Wilayah Kerja Jabung Hingga 2043

Nasional

Bupati Tanjab Barat Kunjungi Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta

Nasional

Tren Elektabilitas 3 Parpol di Survei Charta Politika Maret-Novemebr 2021

Nasional

Kapal Asal India Sandar di Riau, Kapten dan ABK-nya Positif Covid-19

Nasional

Kemendikbudristek Ganti BNSP Menjadi BSKAP