LIVETV
Akademi Taekwondo Korem 042/Gapu Raih Juara Umum 2 Open Turnamen Bupati Lebong Cup Bupati Cek Pengerjaan Pengerasan Jalan Parit Deli ke Sungai Dungun Bupati Tanjabbar Resmikan Ruko dan Unit Usaha BUMDes Dataran Kempas Gedor Pintu Truk Parkir di Pom Bensin, Pemuda Berssajam Diamankan Polisi Korem 042/Gapu Berangkatkan 156 Pemuda Jambi Ikuti Seleksi Secata PK TNI AD Tingkat Pusat




Home / Nasional

Selasa, 18 Mei 2021 - 08:20 WIB

Jambi Masuk Daerah Diminta Jokowi Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Lebaran

Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan kepada kepala daerah dan unsur Forkopimda terkait antisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran.FOTO : Istimewa

Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan kepada kepala daerah dan unsur Forkopimda terkait antisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran.FOTO : Istimewa

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo meminta kepada seluruh kepala daerah mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran menyusul perkiraan 1,5 Juta pemudik yang berhasil ke luar daerah.

“Data yang saya terima, terdapat 1,5 juta orang yang mudik dalam kurun waktu 6-17 Mei 2021,” kata Presiden Jokowi pada rapat koordinasi yang diikuti oleh seluruh kepala daerah secara virtual, Senin (17/05/21).

BACA JUGA :  Korem 042/Gapu Berangkatkan 156 Pemuda Jambi Ikuti Seleksi Secata PK TNI AD Tingkat Pusat

Jokowi juga mengingatkan jati-hati di 15 Provinsi yang dikhawatirkan akan terus mengalami peningkatan dengan sebaran di Pulau Sumatra dan Jawa, dan Maluku, di Pulau Sumatera yakni, Sumut, sumbar, Pekanbaru, Jambi, Lampung.

“Agar provinsi tersebut berhati-hati,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi juga meminta pemerintah daerah dapat mewaspadai masuknya varian baru Covid-19 setelah gempar lonjakan kasus di India.

BACA JUGA :  Menpan RB Kembali Terbitan Surat Edaran Penyesuaian Sistem Kerja ASN

Dikatakan, ada 4 indikator pengendalian Covid-19 yang seluruh Kepala Daerah dan Forkopimda harus selalu pantau.

Yakni positif rate yang harus diupayakan turun, recovery rate yang harus naik, cfr(case fatality rate)/angka kematian yang harus turun, dan rasio keterpakaian tempat tidur rawat pasien harus dibawah 50%.

BACA JUGA :  Jubir Covid-19 Tanjab Barat Sebut Tidak Ada Lonjakan Kasus Usai MTQ ke-50

“Dulu saya sampaikan ada 33% masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman. Kemudian ada larangan, masyarakat dilarang mudik, turun menjadi 11%. Setelah sosialisasi menjadi 7%, dan saat ada penyekatan turun menjadi 1,1%,” kata Jokowi.

“Seluruh jajaran harus tau angka-angka penting tersebut di setiap daerahnya untuk memutuskan tindakan apa yang harus dilakukan,” tegas Jokowi.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Vaksinasi C-19 Guru hingga Dosen Dimulai Rabu Ini

Berita

Catat, Tes SKD CPNS Tanjab Barat Cuma Dua Hari

Nasional

Gaji ke-13 PNS Cair Agustus, Tanggal Berapa?

Berita

TNI AD Buka Pendaftaran Penerimaan Calon Bintara PK TNI AD TA 2020

Nasional

Natal, 11.669 Napi Dapat Remisi, 195 Langsung Bebas

Berita

Wabup Amir Sakib Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah X Tahun 2019 Di Jakarta

Nasional

Satgas BGC Berhasil Turunkan Ketua Milisi Kelompok Bersenjata Terbesar di Kongo

Nasional

KPK Kembali Tahan 4 Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi