indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kusruh di SMAN 3 Muaro Jambi Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Diminta Turun Tangan Masa Reses ke III Warga Kelurahan Tungkal III Menyampaikan Ini ke Hasbi Buntut Mogok Belajar, Komisi I DPRD Sidak ke SMAN 3 Muaro Jambi Dikunjungi Jamal, Warga Minta Rehab Jembatan Mangrove dan Pembangunan Jalan 800 Meter Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti

Home / Nasional

Selasa, 18 Mei 2021 - 08:20 WIB

Jambi Masuk Daerah Diminta Jokowi Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Lebaran

Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan kepada kepala daerah dan unsur Forkopimda terkait antisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran.FOTO : Istimewa

Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan kepada kepala daerah dan unsur Forkopimda terkait antisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran.FOTO : Istimewa

JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo meminta kepada seluruh kepala daerah mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus Covid-19 pasca lebaran menyusul perkiraan 1,5 Juta pemudik yang berhasil ke luar daerah.

“Data yang saya terima, terdapat 1,5 juta orang yang mudik dalam kurun waktu 6-17 Mei 2021,” kata Presiden Jokowi pada rapat koordinasi yang diikuti oleh seluruh kepala daerah secara virtual, Senin (17/05/21).

Jokowi juga mengingatkan jati-hati di 15 Provinsi yang dikhawatirkan akan terus mengalami peningkatan dengan sebaran di Pulau Sumatra dan Jawa, dan Maluku, di Pulau Sumatera yakni, Sumut, sumbar, Pekanbaru, Jambi, Lampung.

BACA JUGA :  Kusruh di SMAN 3 Muaro Jambi Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Diminta Turun Tangan

“Agar provinsi tersebut berhati-hati,” kata Jokowi.

Presiden Jokowi juga meminta pemerintah daerah dapat mewaspadai masuknya varian baru Covid-19 setelah gempar lonjakan kasus di India.

Dikatakan, ada 4 indikator pengendalian Covid-19 yang seluruh Kepala Daerah dan Forkopimda harus selalu pantau.

Yakni positif rate yang harus diupayakan turun, recovery rate yang harus naik, cfr(case fatality rate)/angka kematian yang harus turun, dan rasio keterpakaian tempat tidur rawat pasien harus dibawah 50%.

BACA JUGA :  IPDA Yohanes Chandra Kaget Dapat Kejutan dari Istri dan Anggota Polsek Sungai Gelam

“Dulu saya sampaikan ada 33% masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman. Kemudian ada larangan, masyarakat dilarang mudik, turun menjadi 11%. Setelah sosialisasi menjadi 7%, dan saat ada penyekatan turun menjadi 1,1%,” kata Jokowi.

“Seluruh jajaran harus tau angka-angka penting tersebut di setiap daerahnya untuk memutuskan tindakan apa yang harus dilakukan,” tegas Jokowi.(*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Soal Penangkapan Farid Okbah, Haedar : Jangan Sampai Kolam RI Keruh

Covid-19

Ahli Waris Dua Pahlawan Kesehatan TNI AD yang Gugur dalam Penanganan Covid-19 Terima Santunan Asabri

Nasional

PPP Desak Pemerintah Angkat Guru Honorer, Alasannya Guru PNS Banyak Pensiun

Nasional

Kecelakaan Mudik Tahun Ini Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Nasional

Siap-Siap! Tahapan SKD Peserta Seleksi Sekolah Kedinasan Dimulai 13 Juli

Nasional

Dari Petisi Online Hingga Komisi XI Protes dengan Pemotongan THR ASN

Nasional

KPK Kembali Tahan 4 Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi

Nasional

Besok, Panduan New Normal Kerja ASN Akan Diterbitkan