indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Warga Suak Labu Heboh Bunga Bangkai Tumbuh di Pekarangan Rumah Besok, Bachyuni Deliansyah Dilantik Jadi Pj Bupati Muaro Jambi Pengerjaan Sumur Bor Untuk Warga, Satgas TMMD ke-113 Datangkan Tenaga Ahli Bakti Sosial TMMD ke-113, Belasan Anak di Khitan Massal Enam Kali Tanpa Jeda Pemerintah Kota Jambi Kembali Mendapatkan Opini WTP

Home / Nasional

Jumat, 28 Agustus 2020 - 16:30 WIB

Kabar Gembira, Pemerintah Kembali Buka Seleksi CPNS Guru, Nakes dan Penyuluh

FOTO : Pelaksanaan Ujian SKD CPNS Tanjung Jabung Barat hari Pertama di Lt. 5 BW Luxury Hotel Jambi pada hari pertama, Rabu, (19/02/20)

FOTO : Pelaksanaan Ujian SKD CPNS Tanjung Jabung Barat hari Pertama di Lt. 5 BW Luxury Hotel Jambi pada hari pertama, Rabu, (19/02/20)

LINTASTUNGKAL.COM – Tahun depen pemerintah kembali akan melakukan rekrutmen CPNS khusus tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan penyuluh.

Itu diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. Ia mengatakan pemerintah akan kembali membuka seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil ( CPNS) pada 2021.

“Tahun depan sudah kita sepakati untuk adanya pengadaan 1 juta guru. Kemudian pengadaan bidan, perawat, dokter itu lebih kurang 200.000 sekian. Penyuluh pertanian, penyuluh KB, penyuluh PU, dan semuanya harus ada,” kata Tjahjo Kumolo dalam peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) di Solo, Jawa Tengah seperti dikutip dari laman kompas.com, Jumat (28/08/20).

BACA JUGA :  Terima Opini WTP, Anwar Sadat : Paling Penting Konsisten Menjalankan Aturan BPK RI

“Satu desa, kecamatan itu harus ada ASN yang menjadi penyuluh, ada yang kesehatan menyangkut skala prioritas dan pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas SDM,” sambungnya.

Terkait tidak adanya seleksi CPNS pada tahun ini, Kumolo menyebutkan awalnya karena pemerintah ingin fokus menyelesaikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K).

BACA JUGA :  Ini Nama-Nama Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Sekda Muaro Jambi

Belakangan, adanya wabah virus corona juga ikut menghambat penyelesaian tersebut.

Di sisi lain, Tjahjo juga menyinggung misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait reformasi birokrasi dalam membangun pemerintahan yang efektif dan efisien.

Hal itu termasuk penyederhanaan eselon III, IV, serta V menjadi jabatan fungsional.

“Selama empat tahun mudah-mudahan selesai, termasuk perencanaan dalam rekrutmen kepegawaian kita,” imbuh Tjahjo.(edt)

Share :

Baca Juga

Berita

Peserta Tes SKD CPNS 2019 Jambi Harus Fahami Aturan Ini

Nasional

Tolak Interpelasi, Gerindra : Ganggu Program Anies Sama Saja Ganggu Rakyat DKI!

Nasional

Ini 3 Nama Bakal Provinsi Baru di Indonesia

Nasional

Postingan Instagram Bupati Banjarnegara Pasca Ditahan Buat Geger KPK

Nasional

Ini 5 Daerah dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Advetorial

Kepala BNPB, Pangdam II/Swj dan Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Karhutla Di Kumpeh

Nasional

Jika Digilir Marta, Maka Ini Sosok Ini Tepat Jabatan Panglima TNI

Nasional

MUI dan FKUB Kabupaten Tanjab Barat Imbau Warga Tolak Aksi People Power