indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun di Muaro Jambi Dimulai Polda Jambi Benarkan Kendaraan Sat PJR Alami Kecelakaan Danrem 042/Gapu : Tugas Operasi Adalah Kehormatan dan Kebanggaan Bagi Prajurit Kades Talang Duku Bersama Kasubsektor Taman Rajo Gelar Vaksinasi Serbu Desa Fasha dan Maulana Bagikan Paket 500 Paket Sembako

Home / Nasional

Minggu, 25 Juli 2021 - 12:14 WIB

Ketua Dewan Pers: Perang Melawan COVID-19, Jangan Menjadi Disersi Sosial dan Spiritual

Ketua Dewan Pers, M. Nuh

Ketua Dewan Pers, M. Nuh

JAKARTA – Dewan Pers mengapresiasi penyelenggaraan “PWI Bermunajat: Mengetuk Pintu Langit” yang turut dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara virtual.

Acara dibuka Ketua PWI Pusat, Atal S. Depari dan tausyiah dibawakan oleh Ustaz Das’ad Latief. Hadir pula Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi dan pengurus PWI Pusat, anggota Dewan Kehormatan, Ilham Bintang, serta anggota PWI dari berbagai daerah di Indonesia.

“Atas nama Dewan Pers, izinkan saya menyampaikan penghargaan luar biasa kepada PWI yang telah mengambil inisiatif untuk melakukan acara yang sungguh luar biasa ini, Bermunajat Mengetuk Pintu Langit. Ada satu ikhtiar yang sungguh luar biasa,” kata Ketua Dewan Pers, M. Nuh mengawali sambutannnya.

BACA JUGA :  Wakil Walikota Jambi Kukuhkan Forum RT se Kelurahan Eka Jaya

M. Nuh meyakini cara merespons kondisi turbulensi seperti sekarang tidak bisa menggunakan logika-logika masa lalu atau usang. “Karena covid ini persoalan baru, maka approach-nya pun baru. Tentunya yang lama bisa dipakai, tetap kita pakai,” tutur M. Nuh.

BACA JUGA :  Dandim 0419/Tanjab Apresiasi Petani Cabai Merah di Lubuk Terentang Karena Lakukan Ini

Ia melihat pagebluk ini telah menjadi persoalan kompleks karena berdampak lintas sektor. Maka itu solusinya tidak boleh sederhana.

“Nah salah satu approach kompleks itu lintas komponen bangsa. Intinya kebersamaan, partisipasi dari masyarakat keseluruhan menjadi kunci pada saat menyelesaikan persoalan kompleks ini. Saya tidak ada, yang ada adalah kita,” kata M. Nuh, menekankan.

“Ketika persoalan saya menjadi persoalan kita, maka aktornya adalah kita, bukan saya,” imbuhnya.

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Nasional

Kabar Gembira, Pemerintah Kembali Buka Seleksi CPNS Guru, Nakes dan Penyuluh

Nasional

Peduli Terhadap Pekerja Wanita, PetroChina Gelar Virtual Meeting Perawatan Diri dan Kulit

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Buka Seleksi Tes Calon Taruna STP Rayon Daerah

Nasional

Kasad Andika Perkasa Pimpin Serah Terima Jabatan Irjenad dan Pangdam V/Brawijaya

Nasional

Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Jamin Ketersediaan Tabung Oksigen

Nasional

Ini 5 Daerah dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Nasional

Lapas Terbakar, 41 Napi Meninggal Terkurung dalam Sel Bergembok

Nasional

Jangan Ketinggalan Gowes Sosial Bersama Wakasad dan Bukit Barisan Gowes Ranah Minang di Padang Besok