Kota Jambi di Ambang Lumpuh Pembangunan: Belanja Pegawai Tembus 59%, Ruang Publik Nyaris Mati

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Data APBD 2026 Kota Jambi menunjukkan kondisi yang sangat jomplang. Bayangkan, perbandingannya mencapai 10:1! Dari total anggaran Rp1,77 Triliun, sebesar Rp1,06 Triliun (59%) habis hanya untuk bayar gaji pegawai, sementara anggaran pembangunan cuma kebagian Rp113 Miliar. (FOTO : DOk. Ist)

Data APBD 2026 Kota Jambi menunjukkan kondisi yang sangat jomplang. Bayangkan, perbandingannya mencapai 10:1! Dari total anggaran Rp1,77 Triliun, sebesar Rp1,06 Triliun (59%) habis hanya untuk bayar gaji pegawai, sementara anggaran pembangunan cuma kebagian Rp113 Miliar. (FOTO : DOk. Ist)

JAMBI – Pemerintah Kota Jambi kini berada dalam posisi terjepit. Di tengah ambisi pembangunan kota, struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 justru menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Alokasi untuk belanja pegawai membengkak hingga 59,77 persen, atau mencapai Rp1,06 triliun dari total anggaran Rp1,77 triliun.

Angka ini menjadi “lampu merah” bagi kemandirian fiskal daerah. Pasalnya, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 (UU HKPD) secara tegas membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen. Dengan sisa waktu transisi hingga 2027, Pemkot Jambi hanya memiliki satu tahun tersisa untuk memangkas hampir separuh beban gajinya jika tidak ingin terkena sanksi pusat.

Ketimpangan yang Menyakitkan: Gaji vs Pembangunan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisme terlihat jelas saat membandingkan hak pegawai dengan hak masyarakat umum. Dalam APBD 2026, belanja modal yang diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik hanya dijatah Rp113,8 miliar.

Angka ini kalah telak dibandingkan belanja operasi (termasuk gaji dan rutin) yang menyedot Rp1,68 triliun. Artinya, masyarakat Jambi hanya mendapatkan porsi pembangunan yang sangat “kerempeng” dibandingkan biaya birokrasi yang gemuk.

Tingginya belanja pegawai, menurut Maulana, salah satunya disebabkan oleh besarnya kebutuhan pembayaran gaji PPPK yang mencapai sekitar Rp320 miliar per tahun. Ia menilai, meski besar, anggaran tersebut tetap memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.

“Gaji dan honor itu kembali ke masyarakat, menjadi stimulus ekonomi,” katanya seeprti dilangsir Jambiprima, Minggu (29/03/2026).

Wali Kota Jambi, dr. Maulana, berkilah bahwa besarnya belanja pegawai memberikan stimulus bagi ekonomi lokal karena uang tersebut beredar di masyarakat. Namun, para analis kebijakan menilai argumen ini sebagai pembenaran atas struktur anggaran yang konsumtif, bukan produktif.

Beban Berat 5.907 PPPK

Pembengkakan anggaran ini salah satunya dipicu oleh pengangkatan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang kini mencapai 5.907 orang, melampaui jumlah ASN reguler yang hanya 4.200 orang. Gaji PPPK saja menyedot Rp320 miliar per tahun.

Bom Waktu 2027: “UU HKPD mewajibkan angka 30% di tahun 2027. Jika per hari ini masih 59%, artinya Pemkot harus memangkas hampir Rp500 Miliar beban pegawai dalam setahun. Siapa yang akan dipecat? Atau belanja pembangunan yang akan ditiadakan sama sekali?”

“Kalau aturan (30 persen) itu diterapkan secara ketat, tentu menjadi persoalan,” aku Maulana, Minggu (29/03/2026). Ia tak menampik adanya kekhawatiran di banyak daerah akan potensi kebijakan tidak populer, termasuk pengurangan pegawai, jika efisiensi gagal dilakukan.

Ketergantungan Kronis pada Pusat

Kondisi ini diperparah dengan rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hanya berada di angka Rp711 miliar. Jumlah ini bahkan tidak cukup untuk membayar total belanja pegawai yang menembus angka Rp1 triliun. Praktis, Pemkot Jambi sepenuhnya bergantung pada “belas kasihan” dana transfer pusat sebesar Rp1,06 triliun untuk sekadar bertahan hidup dan menggaji pegawainya.

Tahun 2026 menjadi momentum “hidup atau mati” bagi tata kelola keuangan Kota Jambi. Tanpa langkah radikal seperti penataan ulang jumlah pegawai, digitalisasi birokrasi, dan peningkatan PAD secara drastis, Kota Jambi terancam mengalami kelumpuhan pembangunan total pada tahun 2027 saat aturan UU HKPD berlaku penuh.

Infografis: Wajah APBD Kota Jambi 2026

Komponen Anggaran Jumlah (Miliar/Triliun) Persentase Status
Total APBD 2026 Rp 1,77 Triliun 100%
Belanja Pegawai Rp 1,06 Triliun 59,77% 🚨 Melanggar Ambang Batas (Maks 30%)
Belanja Modal Rp 113,8 Miliar 6,4% 📉 Sangat Minim untuk Pembangunan
Pendapatan Asli (PAD) Rp 711 Miliar 40,1% ⚠️ Gak Cukup Bayar Gaji Pegawai
Dana Transfer Pusat Rp 1,06 Triliun 59,9% 🔗 Ketergantungan Tinggi

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, DPD Golkar Provinsi Jambi Sembelih 10 Sapi dan 4 Kambing pada Idul Adha 2026
Polda Jambi Musnahkan Rekor Barang Bukti: 20 Kg Sabu, Ekstasi dan Cairan Vape Etomidate
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Bocah Hanyut di Jambi 2,5 KM dari Lokasi Kejadian
Petaka Hujan Sore: Bocah 7 Tahun di Paal Merah Jambi Hilang Terseret Arus Deras Parit
3.306 Jemaah Calon Haji Jambi Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci, Pemprov Beri Subsidi Transportasi Rp 40 Miliar
Dukung Transformasi Digital, Polda Jambi Terapkan Kebijakan WFH Setiap Hari Rabu
Kapolda Jambi Pecat Tidak Hormat 4 Polisi Pelanggar Kode Etik Berat
Danrem 042/Gapu Tegaskan Kesiapan TNI Kawal Program Strategis Menteri LH Transformasi Sampah Jadi Energi di Jambi
Berita ini 59 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:45 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, DPD Golkar Provinsi Jambi Sembelih 10 Sapi dan 4 Kambing pada Idul Adha 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:54 WIB

Polda Jambi Musnahkan Rekor Barang Bukti: 20 Kg Sabu, Ekstasi dan Cairan Vape Etomidate

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:57 WIB

Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Bocah Hanyut di Jambi 2,5 KM dari Lokasi Kejadian

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:33 WIB

Petaka Hujan Sore: Bocah 7 Tahun di Paal Merah Jambi Hilang Terseret Arus Deras Parit

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:56 WIB

3.306 Jemaah Calon Haji Jambi Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci, Pemprov Beri Subsidi Transportasi Rp 40 Miliar

Berita Terbaru

Suasana jalannya Musyawarah Desa Pemilihan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Teluk Sialang yang dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Tingkiran Hilir, panitia, dan perwakilan masyarakat, Kamis (4/6/2026). (Foto: Istimewa)

Tanjab Barat

SAMAN Terpilih Jadi Kades PAW Desa Teluk Sialang

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:09 WIB