Mengejutkan, Airlangga Hartarto Resmi Mundur dari Ketum Golkar

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTAAirlangga Hartarto mengejutkan publik dengan mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Ketua Umum DPP Partai Golkar melalui sebuah video pernyataan yang dirilis pada Minggu, 11 Agustus 2024.

Dalam video itu Airlangga menyebut Keputusan diambil setelah melalui pertimbangan yang matang demi menjaga keutuhan Partai Golkar dan memastikan stabilitas transisi pemerintahan yang akan datang.

Saya, Airlangga Hartarto, setelah mempertimbangkan dan untuk menjaga keutuhan Partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan yang akan datang terjadi dalam waktu dekat, maka dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim serta atas petunjuk yang Maha Besar, saya menyatakan pengunduran diri sebagai ketua umum DPP Partai Golkar,” ungkap Airlangga dalam video pernyataannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Airlangga menegaskan bahwa pengunduran dirinya efektif sejak Sabtu, 10 Agustus 2024. “Pengunduran diri terhitung sejak semalam, yaitu Sabtu 10 Agustus 2024,” ujarnya.

Sebagai partai besar yang matang, Airlangga menyatakan bahwa DPP Partai Golkar akan menjalankan mekanisme organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berlaku.

Semua proses ini akan dilakukan dengan damai, tertib, dan dengan menjunjung tinggi muruah Partai Golkar,” tambahnya.

Sinformasinya, Kemelut elit partai Golkar memuncak, setelah Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua umum DPP Golkar.

Ada yang menduga mundurnya Airlangga berkaitan dengan Golkar tengah diterpa isu Munaslub.

Alasan Airlangga Hartarto Mundur

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Dito Ariotedjo, merespons kabar yang beredar mengenai pengunduran diri Airlangga.

Dito memperkirakan bahwa alasan utama Airlangga mundur dari kursi Ketua Umum Partai Golkar adalah agar dapat fokus pada peran dalam pemerintahan.

“Jika benar Airlangga mundur, kemungkinan besar karena beliau ingin fokus di pemerintahan,” ujar Dito.

Pengunduran diri Airlangga ini menandai fase penting bagi Partai Golkar, yang kini dihadapkan pada proses transisi kepemimpinan untuk menjaga stabilitas dan keberlangsungan partai dalam menghadapi tantangan politik ke depan.*

Penulis : Angah

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baru 1,23 Persen Perusahaan Sediakan Daycare, Kemnaker Gencarkan Tempat Kerja Ramah Keluarga
Kemnaker Tegaskan Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Insentif Pajak
BREAKING NEWS: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus
OTT Bupati Sukoharjo: KPK Sebut Atas Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah
Pemerintah Buka Pendaftaran Pemagangan Nasional Batch I 2026, Targetkan 50.000 Lulusan Perguruan Tinggi
Kapolri Lantik 6 Kapolda dan Kakorlantas yang Baru
Menaker Tekankan Pentingnya Generasi Muda Tingkatkan Skill Hadapi Dunia Kerja Masa Depan
Berita ini 165 kali dibaca
Ikuti Terus Berita Terkini Terkait Peristiwa, Pilkada 2024, Kriminal, Edukasi dan lainnya dari LintasTungkal.com setiap harinya.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:20 WIB

Baru 1,23 Persen Perusahaan Sediakan Daycare, Kemnaker Gencarkan Tempat Kerja Ramah Keluarga

Senin, 13 Juli 2026 - 13:28 WIB

Kemnaker Tegaskan Investasi Harus Berdampak Nyata pada Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:34 WIB

KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Insentif Pajak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:35 WIB

BREAKING NEWS: Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:51 WIB

OTT Bupati Sukoharjo: KPK Sebut Atas Dugaan Pemerasan Perangkat Daerah

Berita Terbaru