LIVE TV
Diduga Langgar Prokes, Tiga Penyelenggara Pertandingan Volly Diamankan Polisi Korem 042 Gapu Menyediakan Wadah Pengaduan Melalui Website, Kerahasiaan Pelapor Dijamin Temuan LHP BPK di Tanjabbar Capai Rp3 M, Pengembalian Baru Ratusan Juta SKK Migas-PetroChina Perbesar Keterlibatan Industri Dalam Negeri di Hulu Migas COVID-19 Varian AY.1 ‘Delta Plus’ Dikabarkan Sudah Terdeteksi di Jambi

Home / Nasional

Rabu, 4 Maret 2020 - 11:35 WIB

MenPANRB Gelar Rakornis Sosialisasi PermenPANRB Nomor 1 Tahun 2020

Narasumber dalam acara tersebut adalah Koordinator Manajemen Pensiun dan Perlindungan SDM Aparatur Kementerian PANRB Syamsul Rizal dan Kepala Bidang Perencanaan dan Kebutuhan ASN Badan Kepegawaian Negara (BKN) Sri Wantarsih. Dilanjutkan dengan penjelasan teknis mengenai aplikasi e-formasi 4.1 oleh Sub-koordinator Perencanaan SDM Aparatur Kementerian PANRB Angge Lobinda Putama.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Umun Kementerian PANRB Sri Rejeki Nawangsasih serta perwakilan bagian kepegawaian dan organisasi dari kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.(*)

Berdasarkan Permenpan RB Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.
DIjelaskan tentang Permenpan RB Tersebut yang dimaksud Analisis Jabatan Adalah Proses Pengumpulan, Pencatatan, Pengolahan dan Penyusunan data jabatan menjadi informasi jabatan.

BACA JUGA :  COVID-19 Varian AY.1 'Delta Plus' Dikabarkan Sudah Terdeteksi di Jambi

Sedangkan Analisis Beban Kerja adalah Teknik Manajemen yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh informasi mengenai tingkat efektifitas dan efisiensi kerja organisasi berdasarkan volume kerja.

Pasal 3 Permenpan RB Nomor 1 Tahun 2020 menyatakan bahwa Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja di Instansi Pemerintah Kabupaten / Kota dilaksanakan oleh Unit organisasi administrator yang secara fungsional membidangi analisis jabatan dan analisis beban kerja.

BACA JUGA :  COVID-19 Varian AY.1 'Delta Plus' Dikabarkan Sudah Terdeteksi di Jambi

Adapun persyaratan untuk dapat diangkat menjadi anggota TIM Pelaksana Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja berdasarkan Permenpan RB Nomor 1 Tahun 2020 adalah:

  1. PNS dan/atau PPPK yang telah mengikuti pelatihan dan / atau bimbingan teknis analisis jabatan serta analisis beban kerja dan / atau;
  2. Syarat objektif lain yang ditentukan oleh pejabat yang berwenang, termasuk pengalaman dan kemampuan lain yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas tim.
  3. Selengkapnya baca di sini

Share :

Baca Juga

Berita

Ini Nama Peserta Peraih Nilai Tertinggi Tes SKD CPNS Tanjab Barat dari 400 Hingga 428

Nasional

Mahfud MD : Pemerintah Tidak Akan Memproses Laporan Terkait Din Syamsuddin

Nasional

Kapan Pelaksanaan SKB CPNS 2019, Begini Kata BKN

Nasional

Ketua Dewan Pers: Perang Melawan COVID-19, Jangan Menjadi Disersi Sosial dan Spiritual

Nasional

Ini Alasan Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2021, Dari 7 Hari Jadi 2 Hari

Advetorial

Amir Sakib Hadiri Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Melayani Di Banjar Baru

Berita

Peserta Tes SKD CPNS 2019 Jambi Harus Fahami Aturan Ini

Nasional

Innalillahi Wainnailaihi Rajiun, Hj. Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia