YTUBE
BREAKING NEWS : Lantai 5 Gedung Kemenkumham Terbakar Jual Beli Jabatan Jadi Proyek Manis Kepala Daerah, Bupati Bangkalan Ditangkap KPK Atas Dugaan Kasus Tersebut! Nekat Jual Shabu, Pria 46 Tahun Diciduk Tim Macan Satres Narkoba Polres Merangin Tebing Tinggi Bertekad Pertahankan Piala Bergilir Bupati Cup 2022 Bekasus dengan Tetangga Kakek di Merangin Diamankan Polisi

Home / Berita

Selasa, 8 September 2020 - 13:06 WIB

Pangdam Sriwijaya Berharap Jangan Ada Konflik di Pilkada Jambi

FOTO : Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi mengecek Kesiapan Sarana Pendukung Pengamanan Pilkada 2020 di Makorem 042/Gapu Jambi, Selasa (08/09/20).

FOTO : Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi mengecek Kesiapan Sarana Pendukung Pengamanan Pilkada 2020 di Makorem 042/Gapu Jambi, Selasa (08/09/20).

JAMBIPanglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi berharap jangan sampai terjadi konflik saat Pilkada Serentak 2020 di Jambi Desember mendatang.

Ia juga berharap masyarakat Jambi untuk mengedepankan sikap bijaksana dalam menanggapi dan menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul dalam Piklada Serentak nanti.

Semua pihak diminta menyukseskan Pilkada dengam sejuk, aman dan damai dimaana Pilkada tahun ini di tengah PandemiCOVID-19.

Harapan itu disampaikannya ketika melakukan pengecekan kesiapan Sarana Pendukung Pengamanan Pilkada 2020 di Makorem 042/Gapu Jambi, Selasa (08/09/20).

Pengecekan ini didampingi Danrem 042 Gapu, Brigjen TNI M. Zulkifli dan Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shatyabudi serta dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto.

BACA JUGA :  Bekasus dengan Tetangga Kakek di Merangin Diamankan Polisi

Pangdam menegaskan pengecekan dilakukan guna memastikan kesiapan armada TNI-Polri dalam mengamankan pilkada seretak di provinsi Jambi.

“Hari ini bersama Pak Kapolda dengan Pak Danrem kita harus melaksanakan gelar kesiapan kendaraan pendukung dalam rangka pengamanan proses Pilkada yang sebentar lagi kita lakukan,” ungkap Mayjen TNI Agus Suhardi.

Menurut Pangdam, pengamanan Pilkada Tahun ini, masih berkaca pada Pilpres sebelumnya. Khususnya di daerah rawan terjadinya kericuhan saat pelaksanaan Pilkada.

“Ada strategi khusus tentu kita siapkan, kita bisa menganalisa daerah rawan,” kata Pangdam.

Salah satu strategi untuk mengurangi terjadinya kericuhan atau konflik tersebut, Pangdam Meminta untuk TNI Polri menurunkan lebih banyak personil.

BACA JUGA :  Pabrik Pengolahan Minyak Kelapa Sawit di Muaro Jambi Terbakar, 3 Karyawan Terluka

“Mungkin nanti harus ada koordinasi terkait Pilkada ini, jangan sampai nanti ada konflik dalam proses Pilkada,”ujarnya.

Lebih lanjut Pangdam menekankan bahwa Kodam II/Swj beserta jajarannya dalam Pilkada tetap menjunjung tinggi netralitas TNI dan melaksanakan tugas pengamanan secara profesional dan tetap mengawasi dan melaksanakan pendisiplinan masyarakat secara terus menerus di masa adaptasi kebiasaan baru.

“Upaya dalam pengamanan Pilkada tahun 2020 dilaksanakan secara profesional dan menjadi salah satu referensi penting dalam mengawal, mengamankan dan mensukseskan Pilkada Tahun 2020,” imbuhnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

KPU Tanjab Barat Terima 1.622 Bilik Suara Pemilu 2019

Berita

394 CPNS Tanjab Barat Berhak Mengikuti SKB

Berita

572 Prajurit TNI dan ASN Korem 042/Gapu Dites Urine Mendadak, Hasilnya?

Berita

Pengguna Kartu ATM Magnetic Stripe BCA, BRI & Mandiri Segera Ganti Sebum Diblokir

Berita

Jalan Rusak, Wabup Hairan  Minta Dishub Perketat Kendaraan Bertonase

Berita

Cek Endra Resmikan Graha KAHMI Provinsi Jambi

Berita

Ranking Alexa 15 Januari : Dinamika Jambi Naik Peringkat 2, Lintas Tungkal Selamatkan Posisi

Berita

Momentum 10 Muharram 1444 H, KOSERBU Kembali Salurkan Donasi ke Majelis Sirojutholibin