Pemerintah Buka 530.028 Kebutuhan ASN Nasional Tahun 2022

- Redaksi

Senin, 19 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2022 di Jakarta, Selasa (13/09/22). FOTO : Hms Menpan RB

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2022 di Jakarta, Selasa (13/09/22). FOTO : Hms Menpan RB

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah menetapkan sebanyak 530.028 kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) nasional tahun 2022 (data per 6 September 2022).

Jumlah tersebut merupakan total dari penetapan kebutuhan untuk instansi pusat sebanyak 90.690 dan instansi daerah sebanyak 439.338. Kebutuhan daerah terinci sebanyak 319.716 PPPK Guru, 92.014 PPPK Tenaga Kesehatan, dan 27.608 PPPK Tenaga Teknis.

Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menuturkan, salah satu prioritas pemerintah saat ini adalah penataan tenaga non-ASN. Karenanya, penetapan kebutuhan ASN tahun 2022 sekaligus menjadi komitmen nyata pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan guru dan tenaga kesehatan secara nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Arah kebijakan pengadaan ASN tahun 2022 kita fokus pada pelayanan dasar yaitu guru dan tenaga kesehatan. Fokus lainnya adalah keberpihakan kepada eks tenaga honorer kategori II (THK-II),” jelas Menteri Anas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2022, di Jakarta, Selasa (13/09).

Anas menguraikan, saat ini fenomena yang terjadi secara nasional adalah penyebaran ASN tidak merata dan masih menumpuk di kota besar. Sementara proses rekrutmen, penyebaran, dan kebutuhan tiap tahun sudah sangat transparan. Ia menegaskan bahwa arahan Presiden RI Joko Widodo sangat jelas, yaitu pemerataan SDM ASN. Rekrutmen pun harus jelas dan akuntabel. “Jadi masalahnya tidak hanya kekurangan tetapi juga penyebaran. Padahal Pak Presiden sangat memperhatikan luar Pulau Jawa,” ungkap Anas.

Ketimpangan ini bukan semata-mata perkara jumlah saja, tetapi adanya fenomena ASN yang suka berpindah-pindah ketika mereka sudah masuk menjadi ASN. Hal ini menyebabkan distribusi ASN menjadi tidak merata, disamping alasan karena minimnya pendaftar calon ASN di daerah-daerah terpencil. Anas berharap bahwa ASN bukan menjadi ladang mencari pekerjaan, tetapi untuk pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. [Lanjut Baca…………..2]

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Berita Terkait

Jokowi Tunjuk Menko Polhukam Pimpin Satgas Pemberantasan Judi Online
Innalillahi, Polisi yang Dibakar Oleh Istri yang Juga Polisi Meninggal Dunia
Dari Balaraja untuk Indonesia: Menteri Amran Apresiasi Arie Triyono dengan Model Peternakan Terpadu dan Inti-Plasma PT LSAJ
Panglima TNI Sebut Sekarang Bukan Dwifungsi ABRI Lagi, Tapi Multifungsi ABRI Semuanya Kita
Bambang Susantono Mundur dari Jabatan Kepala Otorita IKN
Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Awal Zulhijah 7 Juni 2024
Anggota Densus 88 Penguntit Jampidsus Diserahkan ke Propam Polri
Polri Mulai Berlaku SIM C1 Mulai Hari Ini, Lantas Bedanya dengan SIM C Biasa
Berita ini 188 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:30 WIB

Jokowi Tunjuk Menko Polhukam Pimpin Satgas Pemberantasan Judi Online

Minggu, 9 Juni 2024 - 17:54 WIB

Innalillahi, Polisi yang Dibakar Oleh Istri yang Juga Polisi Meninggal Dunia

Sabtu, 8 Juni 2024 - 00:04 WIB

Dari Balaraja untuk Indonesia: Menteri Amran Apresiasi Arie Triyono dengan Model Peternakan Terpadu dan Inti-Plasma PT LSAJ

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:06 WIB

Panglima TNI Sebut Sekarang Bukan Dwifungsi ABRI Lagi, Tapi Multifungsi ABRI Semuanya Kita

Senin, 3 Juni 2024 - 11:54 WIB

Bambang Susantono Mundur dari Jabatan Kepala Otorita IKN

Sabtu, 1 Juni 2024 - 01:09 WIB

Kemenag Akan Gelar Sidang Isbat Awal Zulhijah 7 Juni 2024

Rabu, 29 Mei 2024 - 18:31 WIB

Anggota Densus 88 Penguntit Jampidsus Diserahkan ke Propam Polri

Selasa, 28 Mei 2024 - 11:01 WIB

Polri Mulai Berlaku SIM C1 Mulai Hari Ini, Lantas Bedanya dengan SIM C Biasa

Berita Terbaru