indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Workshop Pengelolaan Keuangan dan Persiapan Audit Puskesmas dan Rumkit Cerita Pilu Tindaz Baraza Mendengar Anakanya Pratu Tuppal Gugur di Papua Warga Dua Desa di Kumpeh Ulu Cemas dengan Munculnya 2 Ekor Harimau Unit Reskrim Polsek Sungai Gelam Tangkap 5 Pelaku Terlibat Pencurian Bobol Rumah Kanim Kelas II TPI Kuala Tungkal Peringati HBI, Yasonna : Usia 72 Tahun Waktu yang Tepat Untuk Introspeksi

Home / Nasional

Sabtu, 13 Maret 2021 - 13:53 WIB

Per 11 Maret, Polisi Beri Peringatan 125 Konten Medsos

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.FOTO : Istimewa

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.FOTO : Istimewa

JAKARTA – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, pelaksanaan peringatan virtual police atau polisi dunia maya sudah ada 125 konten media sosial yang diberikan peringatan periode 23 Februari 2021 sampai 11 Maret 2021.

“Dari 125 konten tersebut, 89 konten dinyatakan lolos verifikasi. Artinya, konten memenuhi ujaran kebencian atau memenuhi unsur,” kata Ramadhan di Mabes Polri seperti dikutip viva.co.id, Jumat, (12’03/21).

BACA JUGA :  Gadang Seorang Mustahik di Pembengis Menerima Bantuan dari Baznas

Sedangkan, kata dia, ada 36 konten tidak lolos verifikasi atau tidak menuju ujaran kebencian. Selanjutnya, dari 89 konten yang lolos verifikasi tersebut dalam proses ada 40 konten diberikan peringatan.

Pertama 12 konten, peringatan kedua 9 konten, kemudian tidak dikirim 7 konten, sedangkan gagal terkirim 21 konten,” ujarnya.

Menurut dia, gagal terkirim 21 konten ini teknik karena akun tersebut langsung hilang atau hapus. Artinya, belum sempat diperingati tapi kontennya hilang. Sementara, periode ini 125 konten didominasi oleh jenis platform twitter yang paling banyak yaitu 79 konten.

BACA JUGA :  14 Orang Geng Motor di Jambi Diamankan Polisi, Termasuk Satu Perempuan Sebagai Penadah

Facebook 32 konten, Instagram 8 konten, YouTube 5 konten, dan WA (WhatsApp) 1 konten. Jadi yang paling banyak melalui Twitter,” jelas dia.

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Amir Sakib Hadiri Rakornas Pengendalian Inflasi Daerah X Tahun 2019 Di Jakarta

Nasional

KPK Tetapkan 10 Anggota DPRD Muara Enim Tersangka Suap Proyek

Nasional

Pos Motaain Satgas Pamtas Yonif Raider 142 Sediakan Tempat Mencuci Tangan

Berita

Bersiaplah Hadapi SKB, Hasil SKD Segera Diumumkan

Nasional

Mantan Kapolda Jambi, Jadi Kepala Korlantas Polri

Nasional

MK Nyatakan UU Cipta Kerja Bertentangan dengan UUD 1945

Pilkada

Bawaslu; Ada Tiga Pilihan Partisipasi Mahasiswa Turut Sukseskan Pilkada 2020

Nasional

Resmi, Pendaftaran CPNS Dibuka Mulai 11 November 2019