YTUBE
Perintahkan Menembak, Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka Kematian Brigadir J Kapolres Tanjab Timur Pimpin Pembaretan Tradisi Penyambutan 23 Baja Jual Bendera, Wanita Asal Bandung Mencari Peruntungan di Tanjabbar Mobil Ayla Vs Honda Brio Beradu, Tak Hanaya Lecet Pengemudi Alami Luka Hari Jadi Kabupaten Tanjab Barat ke 57, Dinkes Hadir Melayani Masyarakat

Home / Nasional

Sabtu, 13 Maret 2021 - 13:53 WIB

Per 11 Maret, Polisi Beri Peringatan 125 Konten Medsos

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.FOTO : Istimewa

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.FOTO : Istimewa

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang kesadaran budaya beretika untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat dan produktif. Surat Edaran tersebut bernomor: SE/2/II/2021, tertanggal 19 Februari 2021

Kapolri mempertimbangkan perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, yang dinilai kontradiktif dengan hak kebebasan berekspresi masyarakat melalui ruang digital.

BACA JUGA :  Hari Ini Kapolri Umumkan Tersangka Baru Kasus Brigadir J, Siapa Gerangan

Dalam rangka penegakan hukum yang berkeadilan dimaksud, Sigit mengatakan Polri senantiasa mengedepankan edukasi dan langkah persuasif sehingga dapat menghindari adanya dugaan kriminalisasi terhadap orang yang dilaporkan serta dapat menjamin ruang digital Indonesia agar tetap bersih, sehat, beretika, dan produktif.

Maka dari itu, Sigit mengingatkan seluruh penyidik Polri untuk memahami pedoman seperti mengikuti perkembangan pemanfaatan ruang digital yang terus berkembang dengan segala macam persoalannya.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Hadiri Launching Gerakan Sedekah Yatim

Selanjutnya, memahami budaya beretika yang terjadi di ruang digital dengan menginventarisir berbagai permasalahan dan dampak yang terjadi di masyarakat. Kemudian, mengedepankan upaya preemtif dan preventif melalui virtual police dan virtual alert.

“Tujuannya untuk memonitor, mengedukasi, memberikan peringatan, serta mencegah masyarakat dari potensi tindak pidana siber,” kata Sigit.(Edt)

Share :

Baca Juga

Nasional

Hasil Rapid Test 400 Orang Personel Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ Negatif

Nasional

Terduga Pelaku Peretas Situs Setkab Ditangakp

Nasional

Puncak Arus Balik Lebaran Diperdiksi 6-8 Mei

Nasional

10 Kepala Daerah Terkaya 2021 Menurut LHKPN, Wali Kota Jambi Urutan 9

Nasional

Booth PetroChina di Indonesia HR Submit 2022 Dikunjungi Petinggi SKK Migas

Nasional

Napi Asal Afrika Selatan dan Portugal Juga Meninggal Terbakarnya Lapas Tangerang

Nasional

Ditjenpas Berkomitmen Menyelenggarakan Pemerintahan Bersih dan Transparan

Nasional

Hari Ini, Tim Pengacara Keluarga Brigpol J Akan Lapor Kebareskrim