YTUBE
BREAKING NEWS : BNNP Jambi Ringkus 2 Pengedar Sabu Asal Sumsel di Sungai Bahar Razia Besar-Besaran, Polresta Jambi Kerahkan Ratusan Personel ke Pulau Pandan Ini Rincian Napi Disulkan Terima Remisi Natal 2022 di Lapas se Provinsi Jambi Dicurigai Jadi Lapak Nyabu, Sejumlah Basecamp dan Pondok Terpal di Pulau Pandan Dihancurkan Polisi Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kementrian ATR/BPN Atas Penyelesaian Konflik Lahan Warga SAD 113

Home / Nasional

Minggu, 19 September 2021 - 10:36 WIB

PPP Desak Pemerintah Angkat Guru Honorer, Alasannya Guru PNS Banyak Pensiun

Ketua DPP PPP Illiza Sa'aduddin Djamal. FOTO : Istimewa

Ketua DPP PPP Illiza Sa'aduddin Djamal. FOTO : Istimewa

JAKARTA – Indonesia dalam beberapa tahun ke depan diprediksi bakal kekurangan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diakibatkan besarnya angka guru pensiun.

Selain itu salah satunya disebabkan oleh moratorium beberapa tahun pemerintah tidak melakukan rekrutmen PNS, sementara rekrutmen PPPK juga belum menyeluruh dilaksanakan.

Ketua DPP PPP Illiza Sa’aduddin Djamal lantas mendesak pemerintah memberikan kelonggaran untuk mengangkat guru honorer yang mengabdi bertahun-tahun menjadi PNS.

Ia menyebutkan pada tahun 2020 terdapat sebanyak 72.976 guru pensiun, pada 2021 ada 69.757 guru, lalu pada 2022 angkanya naik sebanyak 77.124 orang guru.

“Di tahun 2020, Indonesia diprediksi kekurangan guru akibat pensiun sebesar 1.020.921 orang, di tahun 2021 mencapai 1.090.678 orang dan tahun 2022 menjadi 1.167.802 orang. Hingga tahun 2024 kekurangan guru diprediksi mencapai angka 1.312.759 orang,” ungkap Illiza dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/9/21).

BACA JUGA :  Sekda Batanghari Lantik 5 Pejabat Struktural dan Fungsional

Dalam beberapa kesempatan rapat dengan Kemendikbudristek, Anggota Komisi X DPR itu mengaku kerap memberikan masukan dan mendesak pemerintah agar memberikan kelonggaran kepada tenaga guru honorer yang sudah mengabdi bertahun tahun untuk menjadi PNS.

“Ini bukan saja sebagai bentuk penghargaan kepada jasa-jasa mereka yang telah lama mengabdi, akan tetapi ini juga menyangkut ketersediaan jumlah rasio guru dan murid, terutama di daerah 3T,” ucapnya.

Illiza juga mengingatkan pemerintah agar merespon aspirasi dari masyarakat, khususnya guru honorer yang sudah mengabdi selama lima tahun ke atas, yang meminta diberi kelonggaran persyaratan dalam mengikuti proses seleksi CPNS.

BACA JUGA :  Musibah Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Desa Karya Maju Pengabuan

“Seperti meminta pelonggaran untuk usia di atas 35 tahun. Mereka yang sudah mengabdi puluhan tahun untuk daerah khusus dan terpencil diberi kemudahan untuk yang bertempat tinggal di daerah tersebut supaya jumlah guru di daerah atau desa tersebut dapat terpenuhi,” tuturnya.

“Kita Indonesia masih sangat kekurangan tenaga pengajar, jadi mekanismenya harus disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan berbeda-beda di setiap daerah,” imbuh politikus PPP itu.

Artikel ini telah tayang di detik.com dengsn judul : Guru PNS Banyak Pensiun, PPP Desak Pemerintah Angkat Guru Honorer.

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Nasional

5 Provinsi Diberi ‘Rapor Merah’ Selama PPKM Level 4

Nasional

Wajib Tau, Ini Denda Pajak yang Dikurangi dan Sanksi Pidana Dihapus

Nasional

Ini 3 Pj Gubernur Provinsi Baru di Papua, Ada Ribka Haluk

Nasional

BPJPH Siapkan 25.000 Kuota Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK, Ini Ketentuannya

Nasional

Kapan Pelaksanaan SKB CPNS 2019, Begini Kata BKN

Nasional

Menurut KSP, Tiga Lembaga Ini Termasuk yang akan Dibubarkan Jokowi

Berita

SMSI Tanjabbar Terbentuk, Siap Perangi Hoax dan Ujaran Kebencian

Nasional

4 Nama Ini Berpeluang Gantikan Posisi Tjahjo Kumolo Sebagai Menpan-RB