LIVETV
Jonatan Christie Menang, Indonesia Juara Thomas 2020 Pertamina Tutup Sementara 91 SPBU Langgar Penyaluran Solar Sulit Dapatkan Solar, Sejumlah Nelayan di Kuala Tungkal Tak Bisa Melaut Bupati Batanghari Imbau Warga Tonton Kompetisi Liga 3 Lewat Streaming Ini Instansi Mendapat Perpanjangan PDM Hingga 30 Oktober




Home / Nasional

Minggu, 19 September 2021 - 10:36 WIB

PPP Desak Pemerintah Angkat Guru Honorer, Alasannya Guru PNS Banyak Pensiun

Ketua DPP PPP Illiza Sa'aduddin Djamal. FOTO : Istimewa

Ketua DPP PPP Illiza Sa'aduddin Djamal. FOTO : Istimewa

JAKARTA – Indonesia dalam beberapa tahun ke depan diprediksi bakal kekurangan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diakibatkan besarnya angka guru pensiun.

Selain itu salah satunya disebabkan oleh moratorium beberapa tahun pemerintah tidak melakukan rekrutmen PNS, sementara rekrutmen PPPK juga belum menyeluruh dilaksanakan.

Ketua DPP PPP Illiza Sa’aduddin Djamal lantas mendesak pemerintah memberikan kelonggaran untuk mengangkat guru honorer yang mengabdi bertahun-tahun menjadi PNS.

Ia menyebutkan pada tahun 2020 terdapat sebanyak 72.976 guru pensiun, pada 2021 ada 69.757 guru, lalu pada 2022 angkanya naik sebanyak 77.124 orang guru.

BACA JUGA :  Sulit Dapatkan Solar, Sejumlah Nelayan di Kuala Tungkal Tak Bisa Melaut

“Di tahun 2020, Indonesia diprediksi kekurangan guru akibat pensiun sebesar 1.020.921 orang, di tahun 2021 mencapai 1.090.678 orang dan tahun 2022 menjadi 1.167.802 orang. Hingga tahun 2024 kekurangan guru diprediksi mencapai angka 1.312.759 orang,” ungkap Illiza dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/9/21).

Dalam beberapa kesempatan rapat dengan Kemendikbudristek, Anggota Komisi X DPR itu mengaku kerap memberikan masukan dan mendesak pemerintah agar memberikan kelonggaran kepada tenaga guru honorer yang sudah mengabdi bertahun tahun untuk menjadi PNS.

BACA JUGA :  Forum Honorer Tanjab Barat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Jalan Andalas

“Ini bukan saja sebagai bentuk penghargaan kepada jasa-jasa mereka yang telah lama mengabdi, akan tetapi ini juga menyangkut ketersediaan jumlah rasio guru dan murid, terutama di daerah 3T,” ucapnya.

Illiza juga mengingatkan pemerintah agar merespon aspirasi dari masyarakat, khususnya guru honorer yang sudah mengabdi selama lima tahun ke atas, yang meminta diberi kelonggaran persyaratan dalam mengikuti proses seleksi CPNS.

“Seperti meminta pelonggaran untuk usia di atas 35 tahun. Mereka yang sudah mengabdi puluhan tahun untuk daerah khusus dan terpencil diberi kemudahan untuk yang bertempat tinggal di daerah tersebut supaya jumlah guru di daerah atau desa tersebut dapat terpenuhi,” tuturnya.

BACA JUGA :  Bupati Batanghari Imbau Warga Tonton Kompetisi Liga 3 Lewat Streaming

“Kita Indonesia masih sangat kekurangan tenaga pengajar, jadi mekanismenya harus disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan berbeda-beda di setiap daerah,” imbuh politikus PPP itu.

Artikel ini telah tayang di detik.com dengsn judul : Guru PNS Banyak Pensiun, PPP Desak Pemerintah Angkat Guru Honorer.

Share :

Baca Juga

Nasional

Hari Ini, KPK Tahan 3 Mantan Pimpinan DPRD Provinsi Jambi

Nasional

Begini Aturan Main Kampanye di Medsos untuk Pilkada 2020

Nasional

Mendagri Tunjuk Sekda Jadi Plh Kepala Daerah

Nasional

Waspada! Aplikasi PeduliLindungi Palsu, Ini Perbedaannya

Nasional

Telah Ditandatangani, Ini Aturan Lengkap SKB Pedoman Implementasi UU ITE

Nasional

Ini 13 Poin Dalam Instruksi Mendagri tentang PPKM Darurat

Nasional

SKK Migas Peroleh Penghargaan dari KPK

Nasional

Kadispen AD Terima Kunjungan Kadispen AU Marsma