LIVE TV
Mau Coba Pakai RA WhatsApp Versi Terbaru 2021, Download di Sini Hingga Lebaran Kedua, 700 Kendaraan Mengarah ke Jambi Diputar Balik Buang Bayi, Seorang Ibu Diamankan Polisi Lebaran 2021, Aktifitas Perahu Tambang Sepi Penyebrangan Tak Setuju Kebijakan Baru WhatsApp, 11 Fiturnya Bakal Tak Berfungsi Lagi

Home / Nasional / Pilkada

Kamis, 27 Agustus 2020 - 01:07 WIB

Tito, Pilkada Serentak Bagian Tak Terpisahkan dalam Penanganan Covid-19

FOTO : Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian Saat Memimpin Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Pengarahan kepada Satuan Tugas Covid-19 di Provinsi Jambi di Hotel SwissBell Jambi, Rabu (26/08/20)

FOTO : Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian Saat Memimpin Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Pengarahan kepada Satuan Tugas Covid-19 di Provinsi Jambi di Hotel SwissBell Jambi, Rabu (26/08/20)

JAMBI – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, dalam arahannya mengatakan memanfaatkan kunjungannya ke Jambi untuk penanganan Covid-19 karena Pilkada adalah bagian tidak terpisahkan dalam penanganan Covid-19, maka sangat penting untuk menerapkan protokol kesehatan dalam setiap tahap, agar tidak terjadi kluster baru.

Demikian itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Pengarahan kepada Satuan Tugas Covid-19 di Hotel SwissBell Jambi, Rabu (26/08/20).

“Kalau settingannya bagus, 2 isu (penanganan Covid-19 dan Pilkada) justru menjadi momentum emas dalam penanganan Covid,” tegas Tito.

Setelah menjelaskan kronologi diundurnya pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020, yang sedianya 9 September 2020 menjadi 9 Desember 2020 (menunda bulan tetapi di tahun yang sama), Tito menekankan bahwa Pilkada Serentak harus disiapkan dengan benar-benar menerapkan prokol kesehatan yang ketat.

BACA JUGA :  Wujud Kepedulian, Polres Tanjabbar Berikan Paket Sembako pada Pasien Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

“Seluruh dunia fokus pada strategi utama, 3 M: membuat perilaku masyarakat patuh untuk memakai Masker, rajin Mencuci tangan dengan apapun yang bisa menghancurkan virus misalnya dengan sabun, dan Menjaga jarak,” lanjut Tito.

Tito mengemukakan, Pilkada justru bisa menjadi momentum utuk melandaikan kasus Covid-19, karena pengendalian kasus, kalau hanya Pemerintah Pusat yang mengendalikannya tidak akan bisa, tetapi Pilkada bisa mentrigger (memicu) untuk penanganan Pilkada, karena semua daerah akan bergerak. “Untuk itu harus ada settingan tersendiri. Harus ada proteksi bagi penyelenggara, peserta, pemilih, dan pengawas,” ungkap Tito.

BACA JUGA :  Wali Kota Jambi Ingatkan Warga Berlebaran Tetap Patuhi Prokes

Tito menyampaikan, Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran untuk Alat Pelindung Diri (APD) bagi KPU dan Bawaslu, sebagai upaya untuk penanganan Covid-19.

Selain itu, Tito menegaskan, dalam tahapan pelaksanaan Pilkada, jika ada pelanggaran supaya ditindak tegas. Kemudian, ia menambahkan agar diperbanyak materi debat tentang strategi penanganan Covid-19, sehingga ada adu gagasan dalam menangani Covid-19.(*)

Share :

Baca Juga

Merangin

Dandim Sarko Hadiri Rapat Koordinasi Pembersihan APS Pasangan Calon Gubernur Jambi

Advetorial

Kepala BNPB, Pangdam II/Swj dan Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Karhutla Di Kumpeh

Nasional

Imbas Corona, Pelaksanaan SKB CPNS 2019 Ikut Ditunda

Nasional

Jangan Ketinggalan Gowes Sosial Bersama Wakasad dan Bukit Barisan Gowes Ranah Minang di Padang Besok

Covid-19

Ahli Waris Dua Pahlawan Kesehatan TNI AD yang Gugur dalam Penanganan Covid-19 Terima Santunan Asabri

Pilkada

Antisipasi Kebocoran Soal, Polres Tanjabbar dan Bawaslu Kawal Penggandaan Soal Tes Tertulis Calon PPS oleh KPU

Pilkada

Danrem 042 Gapu Terima Silaturrahmi dan Audiensi Bawaslu Provinsi Jambi

Pilkada

Jelang Pencabutan Nomor Urut, Kapolres, Dandim, Ketua KPU dan Bawaslu Sosialisasikan Prokes COVID-19 ke Posko Pemenangan Paslon