Usai Autopsi, Jenazah Brigadir J Dimakamkan Secara Militer

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 27 Juli 2022 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi Pemakaman Jenazah Brigadir J Secara Militer di TPU di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Rabu (27/7/22). FOTO : Ist

Prosesi Pemakaman Jenazah Brigadir J Secara Militer di TPU di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Rabu (27/7/22). FOTO : Ist

MUARO JAMBI Setelah beberapa jam dilakukan autopsi ulang di Rumah Sakit Umum Daerah Sungai Bahar, Muaro Jambi, jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J kemudian dimakamkan kembali.

Pemakaman dilakukan secara militer pada Rabu (27/7/22) pukul 15.00 WIB di TPU di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar.

Jelang keluar dari kamar jenazah, tim regu Polres Muaro Jambi siap melakukan penghormatan terakhir kepada Brigadir J.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedari awal, Keluarga mendiang Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J menginginkan agar jenazah almarhum usai diautopsi ulang bisa dimakamkan secara militer.

“Keinginan tersebut masih ada agar Brigadir J bisa dimakamkan secara militer,” kata kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin kepada media di RSUD Sungai Bahar, Rabu (27/7/22).

Menyaksikan prosesi pemakaan ini tangis Ibunda Brigadir J kembali pecah sebegaimana saat pembongkaran makam pagi hariniya.

Dalam autopsi ulang ini, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia, Ade Firmansyah menyebutkan bahwa pihaknya menghadapi beberapa kendala dalam autopsi jenazah Brigadir J ini.

“Pertama, jenazah sudah diformalin dan sudah mulai mengalami pembusukan, namun dalam proses tadi kami berhasil meyakini adanya beberapa luka namun tetap harus kami lakukan penanganan lebih lanjut,” kata Ade di RSUD Sungai Bahar, Muaro Jambi, Rabu (27/7/22).

Dikatakan Ade, bahwa dalam autopsi ini, pihaknya fokus pada luka-luka yang menurut dugaan keluarga adalah bukan luka tembak.

“Untuk melakukan pemeriksaan jaringan tubuh itu dua sampai empat Minggu, dan saya sampaikan bahwa kami tidak ingin tergesa-gesa dalam pemeriksaan ini, jadi kita perkirakan hasil autopsi akhir dapat diketahui antara empat sampai delapan Minggu dari sekarang,” imbuhnya.(Dhea)

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Pembakaran Pompong di Desa Gedong Karya Berakhir Damain Lewat Mediasi
Nama-Nama 13 Pejabat Eselon II Muaro Jambi Baru Dilantik Bupati Bambang Bayu Suseno
Hari Santri Nasional 2025, Kapolda Jambi ; Kuatkan Sinergi Ulama dan Polri Jaga Keutuhan Bangsa
26 Tahun Kabupaten Muaro Jambi Bawa Keberkahan, Puluhan Warga Dapat Kado Bedah Rumah dari Gubernur Jambi
Tim SAR Evakuasi Jasad Pria Tak Dikenal Terapung di Sungai Batanghari
Fraksi Golkar Desak Pemerintah Bangun Sekolah Layak di Desa Tanjung Lebar Bahar Selatan
Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Kecamatan Kumpeh Ulu, BUMDes Kasang Lopak Alai Tabar Benih Ikan Nila
Lomba Inovasi Ketahanan Pangan Alat Pemipil Jagung Portable Polda Jambi, Polsek Jaluko Raih Penghargaan
Berita ini 338 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:30 WIB

Kasus Pembakaran Pompong di Desa Gedong Karya Berakhir Damain Lewat Mediasi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:58 WIB

Nama-Nama 13 Pejabat Eselon II Muaro Jambi Baru Dilantik Bupati Bambang Bayu Suseno

Rabu, 22 Oktober 2025 - 23:04 WIB

Hari Santri Nasional 2025, Kapolda Jambi ; Kuatkan Sinergi Ulama dan Polri Jaga Keutuhan Bangsa

Rabu, 22 Oktober 2025 - 22:16 WIB

26 Tahun Kabupaten Muaro Jambi Bawa Keberkahan, Puluhan Warga Dapat Kado Bedah Rumah dari Gubernur Jambi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 22:59 WIB

Tim SAR Evakuasi Jasad Pria Tak Dikenal Terapung di Sungai Batanghari

Berita Terbaru