LIVE TV
Di Addendum, Larangan Mudik 2021 Maju Mulai 22 April, Ini Peraturan Lengkapnya Bupati Ikuti Rakor Pembatasan Mudik Lebaran dengan Pj Gubernur dan Kapolda Jambi Pemkab Tanjab Barat Audensi dengan Bappenas RI Danrem 042/Gapu Hadiri Rakor Persiapan PPKM Jelang Lebaran BREAKING NEWS : Kapal Takboat Hantam Jembatan WFC dan Sejumlah Kapal Lainnya Rusah

Home / Nasional

Jumat, 9 Oktober 2020 - 17:03 WIB

Wadul, Kepala BKN  Bilang Mungkin Saja 10 Tahun ke Depan PNS Tak Lagi Dibutuhkan

FOTO : ASN Pemkab Tanjab Barat Pada Upacara Gabungan, Senun Tanggal 9 Maret 2020. (Ilustrasi Berita)

FOTO : ASN Pemkab Tanjab Barat Pada Upacara Gabungan, Senun Tanggal 9 Maret 2020. (Ilustrasi Berita)

JAKARTA – Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan kemugkinan 10 tahun kedepan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak lagi dibutuhkan.

Bahkan kata dia kemungkinan jika PNS nantinya tidak akan lagi menjadi full time job, dan posisinya tergantikan oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Ke depan 10 tahun lagi mungkin tidak akan seperti itu. Mungkin tidak ada PNS, mungkin semuanya PPPK, dan tidak diperlukan lagi PNS ke depan,” kata Bima dalam sesi Webinar di Jakarta seperti dikutip liputan6.com, Jumat (09/10/20).

BACA JUGA :  Ini Bangunan yang Akan Diresmikan Jadi Rumah Singgah

Hal itu kata dia merujuk pada penerapan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah selama masa pandemi Covid-19 saat ini telah banyak mengubah cara kerja pegawai.

BACA JUGA :  Di Addendum, Larangan Mudik 2021 Maju Mulai 22 April, Ini Peraturan Lengkapnya

Menurut dia, saat ini juga banyak inovasi yang terlahir saat bekerja dari rumah.

“Saya justru menyukai WFH itu karena dengan begitu inovasi berjalan dengan cepat,” kata Bima.

Bima pun tak menyangkal jika posisi beberapa profesi nantinya bakal tergantikan dengan inovasi teknologi. Hal itu disebutnya bisa saja turut terjadi pada PNS.

BACA JUGA :  Ini Besaran Zakat Fitrah 2021 di Tanjab Barat

“Kalau kemudian inovasi semuanya seperti itu, pertanyaannya apakah PNS itu merupakan permanent job, full time job? Kenapa tidak part time job saja? Project based? Jadi tidak ada lagi yang sakral sekarang ini untuk berubah,” imbuhnya.(*)

Share :

Baca Juga

Investigasi

Imigrasi Kuala Tungkal Deportasi WNA yang Patut Diduga Menganggu Ketertiban Umum

Nasional

Penahanan Enam Tersangka Kasus Suap DPRD Jambi Diperpanjang KPK

Nasional

Kemendagri Keluarkan SE Baru, Kini Tiap Kamis Seragam ASN Serba Hitam

Nasional

Tanjab Barat Tuan Rumah Penyelenggaraan Rakor Pengelolaan Lingkungan Kawasan Pantai Timur Sumatera

Nasional

Natal, 11.669 Napi Dapat Remisi, 195 Langsung Bebas

Advetorial

Dinsos Tanjab Barat Gelar Bimtek Penerima Manfaat KUBE, RS-RTLH dan SARLING Untuk Masyarakat Pesisir

Nasional

Imbas Corona, Pelaksanaan SKB CPNS 2019 Ikut Ditunda

Politik

Pengurus Partai Berkarya Kubu Muchdi Anulir Seluruh Rekomendasi di Pilkada 2020