Wanita Lebih Suka Pria yang Disunat, dr. Boyke Mengungkap Alasannya

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 9 April 2021 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi /Ist

Ilustrasi /Ist

HEALTH – Seksolog sekaligus praktisi kesehatan seksual, dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS, atau akrab disapa dr. Boyke mengungkap, ternyata banyak sekali wanita yang menginginkan pasangannya disirkumsisi. Apa alasannya?

“Pertama mereka mendapatkan informasi bahwa risiko terkena kanker mulut rahim menurun. Karena setelah diteliti pada pria-pria yang tidak disirkumsisi, didapatkan pada sperma terdapat virus HPV, kotoran-kotoran, bakteri dan virus lainnya,” ujarnya saat webinar bertajuk Menelisik Sunat Bagi Pria Dewasa yang digelar Forum Jurnalis Online (FJO) dan Hotel Aston, Kamis, 8 April 2021.

Dan yang lebih ditakutkan menurut dr. Boyke adalah, ada kuman atau bakteri E. Coli, yang dapat mengakibatkan infeksi saluran kencing, kegagalan ginjal, bahkan sampai kematian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lalu infeksi HIV/AIDS. Dilakukan penelitian di tiga negara, yaitu Uganda, Afrika Selatan dan India. Hasilnya, di Uganda sekitar 70 persen lebih rendah angka kejadian terinfeksi HIV/AIDS setelah disirkumsisi dibandingkan yang tidak melakukan sirkumsisi. Yang satu lagi 60 persen dan satu negara lagi 50 persen,” kata dia.

Dr. Boyke menyimpulkan, hal tersebut berarti sirkumsisi atau sunat memang terbukti dapat menjadi salah satu cara untuk mengindikasikan kebersihan dan kesehatan organ vital.

“Jadi, bukan atas indikasi fungsi seksual. Meskipun ada beberapa wanita di negara-negara, mereka lebih menyukai pria yang disirkum. Mereka mengatakan, sebagian besar lebih menyukai yang disirkumsisi, karena bentuknya artistik seperti jamur tidak ditutup-tutupi,” ungkap dr. Boyke.(*)

 

Sumber : viva.co.id

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif
Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif: Evaluasi Jam Kerja dan Sistem Magang Dokter!
Kunker Menkses ke RSUD KH Daud Arif: Titik Balik Harapan Baru untuk Dokter Internship Indonesia
Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif
Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO
Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak “Penyakit” Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami
“Sense Of Responsibility” Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Warga Antusias Beri Apresiasi
Berita ini 330 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:02 WIB

Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:18 WIB

Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif: Evaluasi Jam Kerja dan Sistem Magang Dokter!

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:38 WIB

Kunker Menkses ke RSUD KH Daud Arif: Titik Balik Harapan Baru untuk Dokter Internship Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 18:55 WIB

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:58 WIB

Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO

Berita Terbaru