Waspada! Aplikasi PeduliLindungi Palsu, Ini Perbedaannya

- Redaksi

Jumat, 10 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi PeduliLindungi. ©2020 Merdeka.com

Aplikasi PeduliLindungi. ©2020 Merdeka.com

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menemukan aplikasi PeduliLindungi palsu yang beredar di tengah masyarakat.

“Kementerian Kominfo mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap segala disinformasi terkait situs dan aplikasi palsu yang mengatasnamakan PeduliLindungi dalam bentuk apapun,” kata Juru bicara Kemenkominfo, Dedy Permadi, seperti dikutip dari Antara, Jumat (10/9).

Menurut Dedy, beredar di dunia maya situs pedulilindungia.com, yang memiliki tampilan mirip dengan situs resmi PeduliLindungi. Tidak hanya mirip, situs tersebut juga menggunakan logo dan gambar PeduliLindungi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kominfo menyatakan situs pedulilindungia.com adalah palsu, pemerintah tidak menggunakan situs tersebut untuk menangani COVID-19. Ada pun situs resmi PeduliLindungi adalah pedulilindungi.id.

“Seluruh isi dan informasi dalam situs pedulilindungia.com tidak terkait dengan situs PeduliLindungi.id dan tidak berhubungan dengan upaya Pemerintah melakukan penanganan COVID-19 dalam bentuk apapun,” kata Dedy.

Kemenkominfo sudah memutus akses terhadap situs palsu tersebut.

“Kementerian Kominfo telah memutus akses terhadap situs pedulindungia.com yang menggunakan atribut logo, gambar, dan tampilan menyerupai situs pedulilindungi.id,” kata Dedy.

Kemenkominfo meminta masyarakat hanya mengakses situs resmi pedulilindungi.id dan aplikasi PeduliLindungi yang resmi, baik di Android Google Play Store maupun App Store untuk pengguna iOS.

Pada Google Play Store, ketika akan mengunduh aplikasi, pastikan ada nama Kementerian Kominfo d bagian bawah tulisan PeduliLindungi. Pada aplikasi resmi, Kominfo juga tercatat sebagai kontak pengembang aplikasi tersebut.

Pemerintah menggunakan PeduliLindungi sebagai sistem pelacakan kontak atau contact tracing untuk mengatasi penyebaran virus corona tanah air.

Sistem PeduliLindungi juga dimanfaatkan dalam program vaksinasi, masyarakat bisa mendaftar untuk ikut vaksinasi melalui aplikasi atau situs. Setelah vaksinasi, sertifikat digital akan diberikan melalui PeduliLindungi.

Penggunaan PeduliLindungi mulai bulan ini diperluas untuk memperluas protokol kesehatan baru, yaitu wajib vaksin.

Masyarakat akan diminta mengakses kode QR sebelum menggunakan tempat umum, seperti pusat perbelanjaan. (antara/jpnn)

Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul : “Waspada Aplikasi PeduliLindungi Palsu, Begini Ciri-cirinya“,

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Berita Terkait

PN Bandung Nayatakan Pegi Setiawan tak Bersalah, Begini Respon Polda Jabar
Pengadilan Nyatakan Status Tersangka Pegi Setiawan Tidak Sah, Hakim Perintahkan Polda Jabar Bebaskan Pegi
Adhyaksa Award 2024, Wujud Apresiasi Kinerja Kejaksaan RI oleh Masyarakat Indonesia
Menteri Pertanian Puji Dedikasi Arie Triyono dalam Pengembangan Peternakan Lokal demi Wujudkan Swasembada Daging dan Susu
Jokowi Perintahkan BPKP Audit Tata Kelola PDN Imbas Seragan Ransomware
Perang Melawan Bandar, Satgas ‘Judi Online’ Libatkan Interpol
Uang Titipan BI Sebesar Rp 1,5 Miliar Raib Diagasak Pegawai Bank untuk Judi Online
Jokowi Tunjuk Menko Polhukam Pimpin Satgas Pemberantasan Judi Online
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juli 2024 - 12:44 WIB

PN Bandung Nayatakan Pegi Setiawan tak Bersalah, Begini Respon Polda Jabar

Senin, 8 Juli 2024 - 10:59 WIB

Pengadilan Nyatakan Status Tersangka Pegi Setiawan Tidak Sah, Hakim Perintahkan Polda Jabar Bebaskan Pegi

Sabtu, 6 Juli 2024 - 09:54 WIB

Adhyaksa Award 2024, Wujud Apresiasi Kinerja Kejaksaan RI oleh Masyarakat Indonesia

Jumat, 5 Juli 2024 - 16:34 WIB

Menteri Pertanian Puji Dedikasi Arie Triyono dalam Pengembangan Peternakan Lokal demi Wujudkan Swasembada Daging dan Susu

Jumat, 28 Juni 2024 - 18:02 WIB

Jokowi Perintahkan BPKP Audit Tata Kelola PDN Imbas Seragan Ransomware

Berita Terbaru