indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kapenrem 042 Gapu Ikuti Workshop Menulis Penerangan TNI AD 2022 Kondisi Listrik Tanjab Barat Byarpet, Massa Unjuk Rasa ke Kantor PLN Tungkal Pisah Sambut Bupati dan Pj Bupati Muaro Jambi Ini Nama-Nama Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Sekda Hari Ini Nama-Nama 43 Pejabat di Lingkungan Pemkab Tanjab Barat yang Dilantik dan Dikukuhkan Hari Ini

Home / Nasional

Jumat, 9 Oktober 2020 - 00:51 WIB

Ini Penjelasan BKN Soal Rekrutmen 1 Juta Guru di Tahun 2021

FOTO : Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, MSIS/Ist

FOTO : Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, MSIS/Ist

JAKARTA – Terkait rencana pemerintah yang akan merekrut 1 juta guru pada tahun 2021 mendatang direspon oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, MSIS hal tersebut merupakan usulan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan masih perlu didiskusikan.

“Itu usulan Kemendikbud untuk PPPK. Tapi belum selesai dibahas. Masih banyak masalah teknis yang perlu didiskusikan,” ujarnya seperti dikutif dari nasional.sindonews.com, Rabu (07/10/20).

BACA JUGA :  Mendagri : Nama Tak Boleh Lagi Hanya 1 Kata dan Maksimal 60 Huruf

Bima mengatakan hal teknis yang masih perlu didiskusikan salah satunya terkait dengan masalah anggaran. Hal ini mengingat bahwa gaji untuk guru baik yang berstatus sebagai PNS maupun PPPK dibebankan kepada pemerintah daerah.

“Contoh saja, guru itu pegawai daerah, bukan pegawai Kemendikbud. Jadi yang harus mengusulkan adalah daerah. Kemendikbud tidak bisa mengusulkan. Gaji nanti harus dari APBD (DAU), tidak bisa dari APBN-nya Kemendikbud dan lain-lain. Banyak hal teknis lainnya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Mendagri : Nama Tak Boleh Lagi Hanya 1 Kata dan Maksimal 60 Huruf

Lebih lanjut dia menekankan bahwa rekrutmen harus tetap dilakukan secara hati-hati. Pasalnya Indonesia belum pernah merekrut ASN baik PNS maupun PPPK dalam jumlah yang besar.

“Rekrutmen 1 juta orang itu luar biasa besar. Harus hati-hati. Indonesia belum pernah merekrut sebanyak itu,” pungkasnya.(edt)

Share :

Baca Juga

Berita

Jadwal Tes SKD CPNS 2019 Akan Diumumkan Besok

Nasional

Mantap! Komisi X DPR Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Masalah Guru Honorer dan PPPK, Ini 10 Kesepakatan Raker di DPR

Nasional

Innalillahi Wainnailaihi Rajiun, Hj. Rachmawati Soekarnoputri Meninggal Dunia

Nasional

Desain Arsitektur Masjid Raya Sumbar Masuk Sebagai Terbaik di Dunia

Nasional

Ketegangan di Laut China Selatan, Menhan Jangan Diam

Nasional

Dedi : Arus Lalu Lintas dari Kalikangkung hingga Cikampek Ramai Lancar

Olahraga

Wakasad; Meskin Hujan Gowes Ranah Minang Tour De Singkarak 2020 Sukses Terlaksana

Nasional

Tingkatkan Keamanan Negara, Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Cek Pelibas Perbatasan RI-RDTL di Pos PLBN Motaain