indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Wali Kota Jambi Pimpin Kegiatan Outbound Pejabat Eselon II dan III di Hutan Kota Tim Gabungan Polda Jambi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Angso Duo Pimpin Musyawarah Ranting PAN se Kecamatan Sekernan, Aidi Hatta Tekankan Ini Hadir Saat Pelantikan BPD-KKSS, Wabup Hairan Menyampaikan Ini Anggota DPRD Muaro Jambi Hadiri Peresmian Pabrik AMDK dan Air Rasa PT Afresh Indonesia

Home / Nasional

Rabu, 21 April 2021 - 12:35 WIB

Mochtar ; Ada Empat Poros Partai Politik Diprediksi Ramaikan Pilpres 2024

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, disebutkan bahwa tahapan Pilpres 2024 oleh KPU akan dimulai bulan Juli tahun 2022 atau 20 Bulan sebelum pencoblosan pada bulan Maret tahun 2024.

Sementara ambang batas pemilihan presiden atau presidential threshold untuk dapat mencalonkan calon Presiden dan calon Wakil Presiden adalah 20% kursi DPR RI, atau setidaknya 115 Kursi DPR RI.

Pilpres 2024 ini dinilai juga akan mempengaruhi perolehan kursi parlemen, baik DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kota/kabupaten, bahkan mempengaruhi pilgub dan pilkada kota/kabupaten karena efek ekor jas atau coattail efect.

“Sehingga hampir bisa dipastikan, masing-masing partai koalisi akan berebut memaksakan kadernya menjadi capres atau cawapres,” kata Mochtar Mohamad dalam keterangan tertulisnya dikitip nasional.sindonews.com, Senin (19/04/21).

BACA JUGA :  Maulana Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Danau Teluk

Efek ekor jas, kata mantan Ketua Deklarasi Presiden tahun 2009 Capres dan Cawapres Megawati-Prabowo itu akan berdampak pada perolehan kursi di parlemen. Dapat juga diprediksi, semua partai yang mengusung kader dalam Pilpres 2024 akan lolos parliamentary threshold, atau ambang batas untuk dapat masuk ke parlemen.

Menurut Mochtar, partai yang tidak mampu mengusung kader pada Pipres 2024 berpotensi besar tidak lolos parliemantary threshold atau akan hilang dari parlemen.

BACA JUGA :  Rakor Gugus Tugas KLA 2022, Bupati Menginginkan Tanjab Barat Raih Peringkat Madya

“Karena setiap partai menginginkan dampak pengaruh ekor jas pencalonan presiden. Jika kita melihat perkembangan politik hari ini, maka arah koalisi pilpres dapat teridentifikasi pada empat poros gravitasi politik,” katanya.

Dia memprediksi muncul sejumlah poros pada Pilpres 2024. Poros pertama adalah Poros Teuku Umar (Megawati Soekarno Putri). PDI Perjuangan saat ini sudah memenuhi persyaratan pencalonan presiden. PDI Perjuangan saat ini memiliki 128 Kursi di DPR yang mana ambang batas minimal untuk mencalonkan calon presiden adalah 115 kursi DPR.

Share :

Baca Juga

Nasional

Idul Fitri 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Hari Rabu atau Kamis?

Nasional

KONI dan PWI Pusat Sambut Baik Peluncuran Aplikasi SPORTBLOCK

Nasional

Pemerintah Revisi Aturan PPKM Darurat : Rumah Ibadah Tak Lagi Ditutup

Nasional

Pantauan Hilal 1 Syawal pada 11 Mei 2021, BMKG: Tidak Akan Teramati Jelas

Nasional

Azis Syamsuddin Ditangkap, KPK : Tes Swab Antigen Negatif

Nasional

Penahanan Enam Tersangka Kasus Suap DPRD Jambi Diperpanjang KPK

Nasional

Anak Lahir di Luar Nikah Bisa Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Nasional

Petugas Lapas Gagalkan Pengiriman Sabu dalam Tulang Ayam