LIVE
Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Serbuan Vaksinasi Massal TNI Korem 042/Gapun Pangdam II/Sriwijaya dan Gubernur Resmikan Gedung Panti Asuhan Bhadar Gapu Terkait Budi Azwar, Ini Kata Ketua DPD II Partai Golkar Tanjab Barat BREAKING NEWS : Pengetatan Jelang MTQ Seluruh Penumpang di Pelabuhan Roro Diperiksa Sebanyak 16 Pejabat Eselon II Dilantik, Ini Daftarnya

Home / Nasional

Rabu, 21 April 2021 - 12:35 WIB

Mochtar ; Ada Empat Poros Partai Politik Diprediksi Ramaikan Pilpres 2024

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA – Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, disebutkan bahwa tahapan Pilpres 2024 oleh KPU akan dimulai bulan Juli tahun 2022 atau 20 Bulan sebelum pencoblosan pada bulan Maret tahun 2024.

Sementara ambang batas pemilihan presiden atau presidential threshold untuk dapat mencalonkan calon Presiden dan calon Wakil Presiden adalah 20% kursi DPR RI, atau setidaknya 115 Kursi DPR RI.

Pilpres 2024 ini dinilai juga akan mempengaruhi perolehan kursi parlemen, baik DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kota/kabupaten, bahkan mempengaruhi pilgub dan pilkada kota/kabupaten karena efek ekor jas atau coattail efect.

“Sehingga hampir bisa dipastikan, masing-masing partai koalisi akan berebut memaksakan kadernya menjadi capres atau cawapres,” kata Mochtar Mohamad dalam keterangan tertulisnya dikitip nasional.sindonews.com, Senin (19/04/21).

BACA JUGA :  Satgas Covid-19 Tanjab Barat Beri Teguran Tertulis 5 Cafe dan Warkop

Efek ekor jas, kata mantan Ketua Deklarasi Presiden tahun 2009 Capres dan Cawapres Megawati-Prabowo itu akan berdampak pada perolehan kursi di parlemen. Dapat juga diprediksi, semua partai yang mengusung kader dalam Pilpres 2024 akan lolos parliamentary threshold, atau ambang batas untuk dapat masuk ke parlemen.

BACA JUGA :  Pelaku Curanmor Diringkus Polisi, Modusnya Pemilik Motor Disuruh Beli Rokok

Menurut Mochtar, partai yang tidak mampu mengusung kader pada Pipres 2024 berpotensi besar tidak lolos parliemantary threshold atau akan hilang dari parlemen.

“Karena setiap partai menginginkan dampak pengaruh ekor jas pencalonan presiden. Jika kita melihat perkembangan politik hari ini, maka arah koalisi pilpres dapat teridentifikasi pada empat poros gravitasi politik,” katanya.

BACA JUGA :  Anggota DPRD Tanjab Barat Ditahan Untuk 20 Hari Kedepan

Dia memprediksi muncul sejumlah poros pada Pilpres 2024. Poros pertama adalah Poros Teuku Umar (Megawati Soekarno Putri). PDI Perjuangan saat ini sudah memenuhi persyaratan pencalonan presiden. PDI Perjuangan saat ini memiliki 128 Kursi di DPR yang mana ambang batas minimal untuk mencalonkan calon presiden adalah 115 kursi DPR.

Share :

Baca Juga

Nasional

Resmi, Pendaftaran CPNS Dibuka Mulai 11 November 2019

Covid-19

Ahli Waris Dua Pahlawan Kesehatan TNI AD yang Gugur dalam Penanganan Covid-19 Terima Santunan Asabri

Nasional

Pandemi Wabah Virus Corona, Dewan Pers Ajak Insan Pers Bersatu

Nasional

Wacana Guru Tak Lagi Masuk Kategori CPNS, PGRI: Itu Diskriminasi

Nasional

Pendemi Covid-19, Polri Perpanjang Pelaksanaan Operasi Ketupat

Nasional

Satgas Pamtas YONIF R 142/KJ dan Jajaran Pos di Perbatasan RI-Timor Leste Silaturrahmi Idul Fitri via Vicon

Nasional

Terus Turun, Sebanyak 78 Scapa AD Dinyatakan Negatif Covid-19

Nasional

Tegas! Wali Kota Pariaman Tolak Terapkan SKB 3 Menteri Tentang Seragam Sekolah