Respons Transformasi Digital dan AI, Kemnaker Perkuat Amunisi Lulusan Polteknaker di Sektor Green Jobs

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kemnaker, Estiarty Haryani, memberikan arahan dalam kegiatan penyuluhan jabatan di Jakarta, Senin (27/4). Beliau menekankan pentingnya mahasiswa Polteknaker menguasai kompetensi digital dan ekonomi hijau untuk menjawab tantangan dunia kerja masa depan. (Foto: Dok. Humas Kemnaker).

Plt. Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kemnaker, Estiarty Haryani, memberikan arahan dalam kegiatan penyuluhan jabatan di Jakarta, Senin (27/4). Beliau menekankan pentingnya mahasiswa Polteknaker menguasai kompetensi digital dan ekonomi hijau untuk menjawab tantangan dunia kerja masa depan. (Foto: Dok. Humas Kemnaker).

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bergerak cepat membekali generasi muda untuk menguasai pasar kerja masa depan yang didominasi oleh teknologi hijau (green jobs) dan transformasi digital. Melalui Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker), para mahasiswa ditempa untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi pemain kunci dalam ekosistem kerja berbasis keberlanjutan dan kecerdasan buatan (AI).

Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyuluhan jabatan bertajuk “Future-Proofing Your Career: Navigating the Green Job Wave 2026” di Jakarta, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi jembatan krusial untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan tuntutan industri yang bergerak dinamis.

Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Estiarty Haryani, menegaskan bahwa kecepatan adaptasi adalah mata uang baru di dunia kerja. Menurutnya, mahasiswa wajib memiliki growth mindset untuk menghadapi disrupsi yang dipicu oleh AI dan ekonomi hijau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perubahan dunia kerja tidak lagi linear. Mahasiswa harus membekali diri dengan kreativitas dan kemampuan adaptasi yang tinggi. Kemampuan akademik saja tidak cukup tanpa dibarengi kelincahan belajar hal-hal baru,” ujar Estiarty.

Ia memaparkan sejumlah profesi yang kini menjadi ‘primadona’ di pasar kerja, mulai dari Full Stack Engineer, Data Scientist, Digital Marketing Specialist, hingga Human Resources Business Partner. Namun, ia juga mengingatkan munculnya peluang besar di sektor green jobs seiring dengan komitmen global terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Generasi muda jangan terpaku pada satu jalur karier konvensional. Peluang baru akan terus lahir. Kuncinya adalah keseimbangan antara kompetensi teknis (hard skills) dan ketangguhan mental serta kemampuan komunikasi (soft skills),” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Polteknaker Yoki Yulizar menjelaskan bahwa kurikulum Polteknaker kini semakin fokus pada Green Economy. Menurutnya, ekonomi hijau bukan sekadar isu lingkungan, melainkan pergeseran model bisnis global yang mengubah standar kebutuhan tenaga kerja.

“Ketika industri beralih ke model berkelanjutan, daya saing tenaga kerja akan ditentukan oleh sejauh mana mereka memahami prinsip hijau. Kami memastikan lulusan Polteknaker memiliki kompetensi yang relevan, adaptif, dan siap kerja sejak hari pertama,” tegas Yoki.

Dengan serapan alumni yang tinggi di berbagai sektor industri dan kewirausahaan, Polteknaker optimis pembekalan ini akan memperkokoh posisi lulusannya sebagai tenaga kerja unggul yang mampu menavigasi tantangan ekonomi digital dan gelombang green jobs di masa depan.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemnaker dan GERTANUSA Jajaki Kolaborasi Pengembangan SDM
Menaker: Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Organisasi Pekerja Kunci Penguatan Daya Saing Tenaga Kerja
Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Jadi Mitra Strategis
Perkuat Pengawasan, Kemnaker Resmi Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan
Tindak Lanjuti Aduan Buruh, Kemnaker Mediasi Kasus PHK 133 Pekerja PT Amos Indah Indonesia
Diumumkan: Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Rilis 18 Juni 2026, Cek Skillhub!
Antisipasi AI Gantikan Pekerja, Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Kerja
Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja
Berita ini 41 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:20 WIB

Kemnaker dan GERTANUSA Jajaki Kolaborasi Pengembangan SDM

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:07 WIB

Menaker: Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Organisasi Pekerja Kunci Penguatan Daya Saing Tenaga Kerja

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:17 WIB

Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Jadi Mitra Strategis

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:25 WIB

Perkuat Pengawasan, Kemnaker Resmi Raih Sertifikat ISO Anti Penyuapan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:20 WIB

Tindak Lanjuti Aduan Buruh, Kemnaker Mediasi Kasus PHK 133 Pekerja PT Amos Indah Indonesia

Berita Terbaru