Sembako dan BLT Tidak Lagi Mampu Menggoyahkan Keteguhan Hati Nurani Kita yang Terjaga Untuk Tetap Memilih Pemimpin Indonesia Ideal

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 3 Februari 2024 - 15:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Paket Sembako

Ilustrasi Paket Sembako

TIGA RASA – 3 Februari 2024, Kekhawatiran banyak orang terhadap pelaksanaan Pemilu 2024 (Pilpres, Pileg maupun Pilkada) tidak jujur, tidak adil dan lebih beradab, karena menengarai akan dilakukan oleh pihak-pihak tertentu dengan cara curang, adanya intimidasi dan pelanggaran etika mulai dari tahapan awal penentuan calon hingga pelaksanaan kampanye sampai saat perhitungan suara untuk semua jenis kompetisi yang ada dalam rangkaian Pemilu 2024.

Simflikasi dari kondisi yang sesungguhnya menggejala dalam masyarakat itu, sama dengan wujud pemberian bantuan langsung tunai (BLT) atau dalam bentuk sembako serta pemberian lainnya dalam upaya merayu rakyat sebagai pemilih yang sesungguhnya hendak dikerdilkan. Kecuali itu, segala bentuk bantuan dalam bentuk bahan pangan pokok serta uang tunai itu, merupakan pengakuan atas upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk dapat mengatasi kemiskinan rakyat.

Himbauan terhadap pegawai negeri sipil, militer dan Polri agar bersikap netral lantaran ditengarai adanya kecenderungan dari aparat pemerintah berpihak kepada salah satu calon atau pasangan calon Presiden maupun terhadap partai politik tertentu yang sepatutnya tidak dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti pemasangan alat peraga selama kampanye Pilpres maupun parpol tertentu, aparat pemerintah pun harus bersikap netral, tidak berpihak pada salah satu peserta Pemilu yang diharap bersih dan bermartabat.

Begitulah idealnya pesta demokrasi rakyat yang bebas dan memiliki rasa aman dan nyaman menyambut Pemilu 2024 yang diharap bisa lebih berkualitas, setidaknya dibanding pelaksanaan Pemilu di Indonesia sebelumnya yang riuh dengan kecurangan hingga menelan banyak korban.

Penulis : Jacob Ereste

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membangun Masa Depan Organisasi yang Unggul melalui Integrasi Tata Kelola, Kinerja, Digitalisasi, dan Kolaborasi Berkelanjutan
Monitoring Kolaborasi dengan Swasta, dan Akuntabilitas: Tiga Kunci Menjaga Pelayanan Publik Tetap Berpihak pada Masyarakat
Selendang Budaya Banyuwangi “Osing”
Privatisasi, Komersialisasi, dan Efisiensi BUMN PT Pelindo: Antara Tuntutan Pasar dan Kepentingan Publik
Transformasi Digital Korporasi Publik: Antara Inovasi Pelayanan dan Tantangan Tata Kelola di Indonesia
Integrasi Transformasi Digital Untuk Keberlanjutan Organisasi
Transformasi Digital pada Perumda Air Minum (PDAM) di Berbagai Daerah di Indonesia Sebagai Wujud Transformasi Digital Korporasi Publik
BLU Impor Minyak: Ketika Negara Lebih Hobi Bikin “Anak Baru” Daripada Urus “Anak Kandung”
Berita ini 183 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:01 WIB

Membangun Masa Depan Organisasi yang Unggul melalui Integrasi Tata Kelola, Kinerja, Digitalisasi, dan Kolaborasi Berkelanjutan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:21 WIB

Monitoring Kolaborasi dengan Swasta, dan Akuntabilitas: Tiga Kunci Menjaga Pelayanan Publik Tetap Berpihak pada Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:46 WIB

Selendang Budaya Banyuwangi “Osing”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:11 WIB

Privatisasi, Komersialisasi, dan Efisiensi BUMN PT Pelindo: Antara Tuntutan Pasar dan Kepentingan Publik

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:25 WIB

Transformasi Digital Korporasi Publik: Antara Inovasi Pelayanan dan Tantangan Tata Kelola di Indonesia

Berita Terbaru

Prof. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M. sedang berbicara sebagai pembicara dalam sebuah forum akademik formal yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). (FOTO : Dok. Istimewa/hukumonline.com)

Republik

Alarm Darurat Demokrasi: Indonesia di Ambang Otoritarianisme?

Minggu, 23 Agu 2026 - 19:13 WIB