Industri Hulu Migas telah berjuang bersama Pemerintah selama 17 bulan sejak ditetapkannya pandemi Covid-19 sebagai bencana nasional non-alam. Dalam kurun waktu tersebut, SKK Migas dan KKKS telah melakukan berbagai program penanggulangan Covid-19, baik untuk mendukung program Pemerintah maupun bantuan langsung ke masyarakat.
Meskipun industri hulu migas juga sangat terdampak dengan adanya bencana Covid-19, namun patut disyukuri kinerja hulu migas di masa Pandemi Covid-19 masih dapat dijaga secara optimal. Kontribusi hulu migas pada penerimaan negara di tahun 2020 adalah sebesar US$ 8,7 miliar atau setara dengan Rp 122 triliun atau 148% dari target yang ditetapkan dalam APBN. Penerimaan pada tahun 2021 juga akan lebih tinggi dari target APBN, mengingat pada Juni 2021 sektor hulu migas telah menyumbang US$ 6,67 Miliar atau setara Rp 96,7 Triliun, atau 91,7% dari target APBN 2021. (Ut)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT






![SIDANG PUTUSAN: Suasana di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Batam saat Majelis Hakim membacakan vonis terhadap terdakwa Fandi Ramadhan (ABK Kapal MT Sea Dragon Tarawa), Kamis (5/3/2026). Fandi yang sebelumnya dituntut hukuman mati, akhirnya dijatuhi vonis 5 tahun penjara atas kasus penyelundupan sabu seberat hampir 2 ton. [FOTO : Tangkapan Layar Live Tribun Batam]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/PANDI-225x129.jpg)




