Sungguhkah Pemilu di Indonesia Hasilnya Sudah Bisa Diketahui Sebelum Pemilihan Suara Dilakukan?

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 30 Oktober 2023 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sungguhkah Pemilu di Indonesia Hasilnya Sudah Bisa Diketahui Sebelum Pemilihan Suara Dilakukan. [FOTO : ILSUTRASI/Net]

Sungguhkah Pemilu di Indonesia Hasilnya Sudah Bisa Diketahui Sebelum Pemilihan Suara Dilakukan. [FOTO : ILSUTRASI/Net]

OPINI – Seperti geguyonan orang Jawa, orang Bule pun punya sanepo yang tak kalah tajam menyayat hati kita. Orang Bule itu bilang : negara mana saja yang memiliki sistem Pemilu yang efektif dan efisien, katanya seraya menyebut Somalia hanya butuh 20 sampai 30 hari untuk dapat mengetahui hasilnya.

Di Amerika hanya dalam waktu beberapa jam saja hasil Pemilunya sudah dapat diketahui. Di Indonesia, justru sebelum pemulihan dilakukan, hasilnya sudah bisa diketahui sebelumnya.

Sanepo orang Bule terkesan lucu sekaligus ironis, karena dia seakan menyindir cara Pemilu di Indonesia yang penuh rekayasa. Sebab hasil Pemilu di Indonesia mungkin bisa diketahui juga hasilnya tanpa dikakukan pencoblosan. Lalu adakah geguyon ini yang menjadi pertimbangan agar sejumlah kandidat — tak cuma untuk Pilpres misalnya — mau mengaca diri ?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga sungguh kita bisa mengenali wajah kita yang sejati. Atau, memang kita sendiri sudah memahami aslinya wajah itu yang memang berada dibalik topeng ?

Agaknya, ini pula bagian dari ketakutan sebagian orang untuk menghadapi Pemilu Presiden, legislatif maupun sejumlah kepala daerah yang sudah digantikan oleh pejabat yang baru tanpa melalui proses pemilihan seperti ketika yang bersangkutan dulu menempuh prosedur untuk menduduki jabatannya itu.

Penulis : Jacob Ereste

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BLU Impor Minyak: Ketika Negara Lebih Hobi Bikin “Anak Baru” Daripada Urus “Anak Kandung”
MBG dan KKDM Penyumbang Defisit Terbesar, Investasi SDM atau Jebakan Utang Baru?
Masa Depan ASN PPPK dalam Pusaran UU HKPD: Efisiensi atau Eksekusi?
Membedah Panggung “Zakat Politic”: Saat Kesalehan Umat Jadi Komoditas Citra
Negara Memberi, Negara Menyita: Mengapa Ribuan Warga Kota Jambi Terjebak dalam “Lahan Terlarang” Pertamina?
Analisis Kritis: Mengapa Kopdes Merah Putih Terancam “Layu Sebelum Berkembang”
Menyelamatkan Arakan Sahur; Mengembalikan Bunyi yang Hilang, Memangkas Kemewahan yang Membunuh
Beras & Cabai Tak Tumbuh di Atas Aspal Operasi Pasar: Hentikan Seremonial, Urus Produksi!
Berita ini 406 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 18:12 WIB

BLU Impor Minyak: Ketika Negara Lebih Hobi Bikin “Anak Baru” Daripada Urus “Anak Kandung”

Senin, 6 April 2026 - 17:21 WIB

MBG dan KKDM Penyumbang Defisit Terbesar, Investasi SDM atau Jebakan Utang Baru?

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:11 WIB

Masa Depan ASN PPPK dalam Pusaran UU HKPD: Efisiensi atau Eksekusi?

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:54 WIB

Membedah Panggung “Zakat Politic”: Saat Kesalehan Umat Jadi Komoditas Citra

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:41 WIB

Negara Memberi, Negara Menyita: Mengapa Ribuan Warga Kota Jambi Terjebak dalam “Lahan Terlarang” Pertamina?

Berita Terbaru