indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Dua Terduga Penyalahgunaan Sabu Dibekuk, Sejumlah Alat Bukti Disita Diduga Keracunan, 5 Orang Karyawan Kapal PT KT di Tanjab Timur Meninggal Dihadiri Bupati Masnah, HUT Desa Tanjung Lanjut Ke 39 di Wisata Danau Tangkas Meriah Atlet Taekwondo Tanjabbar Sukses Raih 2 Emas dan 2 Perunggu Kejuaraan Wali Kota Jambi 2022 Pengamat : Realistis Bila Golkar Usung Anies Baswedan

Home / Nasional

Senin, 13 Desember 2021 - 10:28 WIB

Syarat dan Ketentuan Cuti Karyawan Swasta Saat Nataru 2021

Foto: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. (Dok. Kemenaker)

Foto: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. (Dok. Kemenaker)

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan mempersilahkan para karyawan swasta untuk mengambil hak cutinya saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Namun, bagi karyawan yang mengambil cuti diimbau untuk tidak bepergian selama periode tersebut

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan karyawan swasta yang mengambil cuti nataru sebaiknya menahan diri untuk tidak melakukan perjalanan.

Sementara bagi pekerja swasta yang memiliki alasan mendesak untuk melakukan perjalanan, diwajibkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami mempersilahkan teman-teman pekerja atau buruh di sektor swasta untuk mengambil hak cutinya, namun ingat harus tetap menerapkan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” kata Ida, dalam keterangan resmi.

BACA JUGA :  Wawako Jambi Resmikan Masjid Al Muhajirin Eka Jaya

Otoritas ketenagakerjaan mengatakan, pemerintah telah meniadakan cuti bersama seiring terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) Menag, Menaker, dan Menteri PAN-RB Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, dan Nomor 3 Tahun 2021.

Ida juga menjelaskan bahwa SKB tiga menteri tersebut mengikat bagi ASN dan pegawai BUMN. Sementara cuti untuk karyawan swasta atau buruh diatur melalui perjanjian kerja, peraturan perusahaan, maupun perjanjian kerja bersama.

BACA JUGA :  Hadir Saat Pelantikan BPD-KKSS, Wabup Hairan Menyampaikan Ini

Menurutnya, hingga sampai saat ini pihaknya memandang hal ini cukup untuk mengatur masalah cuti karyawan termasuk dalam cuti Natal dan tahun baru. Meski cuti bersama Nataru ditiadakan, Menaker berharap momen Natal dan tahun baru bisa memicu pertumbuhan ekonomi.

“Kami berharap peringatan Hari Natal dan Tahun 2022 ini menjadi momen kita bersama untuk bangkit dari dampak pandemi Covid-19, serta tetap saling menjaga agar tidak ada lagi lonjakan kasus positif Covid-19,” pungkasnya.**

Sumber : cnbcindonesia

Share :

Baca Juga

Nasional

Tanoto Foundation Terima Penghargaan Inovator Pelatihan Guru

Nasional

2,2 Persen Kampanye Tatap Muka Melanggar Aturan

Nasional

Haornas ke-38, KETUM PWI Pusat Atal S Depari Terima Penghargaan Anugerah Olahraga

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Upacara Ops Gaktib dan Yustisi Polisi Militer

Nasional

Kadispen AD Terima Kunjungan Kadispen AU Marsma

Daerah

Kasdam II/SWJ Sambut Jenazah Serda Rikson Yang Gugur Di Papua

Nasional

47 Satgas TMMD ke 109 Berikan Pengabdian Untuk Negeri di Ujung Tahun 2020

Nasional

Survei IPI : Tingkat Kepuasan pada KPK Melorot, Disalip TNI dan Polri