LIVE TV
Polsek Betara dan Koramil 419-03/TI Patroli Terpadu Cegah Karhutla Disertai Latihan Peamadaman Api Selama 2020, Karhutla Hanguskan 36,6 Hektar Lahan di Tanjab Barat Polres Tanjabbar Berdayakan Tersangka Pembakar Lahan Sebagai Agen Vaksin Cegah Api Olah Limbah Lahan Jadi Kompos Program Kerja 99 Hari Pertama Termasuk Perombakan Pejabat? Ini Kata UAS Bersihkan Lahan dengan Dibakar Warga Senyerang Ditangkap Polisi

Home / Nasional

Sabtu, 2 Januari 2021 - 10:39 WIB

Wacana Guru Tak Lagi Masuk Kategori CPNS, PGRI: Itu Diskriminasi

Ketua Umum PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd/FOTO : Suarakarya.co.id

Ketua Umum PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd/FOTO : Suarakarya.co.id

TANJAB BARAT – Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI menolak rencana pemerintah mengeluarkan formasi guru dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai tahun depan.

Wacana Pemerintah menggeluarkan guru dari satus PNS sebelumnya disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) guru tak akan lagi dimasukkan kategori CPNS mulai tahun 2021.

BACA JUGA :  Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Upacara Ops Gaktib dan Yustisi Polisi Militer

Guru bakal dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keputusan itu disepakati Menteri PANRB, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta BKN.

Ketua Umum PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd menilai kebijakan tersebut menimbulkan diskriminasi.

“Kalau kita berpendapat soal SDM, kepada guru mengapa ada diskriminasi? Harusnya enggak ada diskriminasi,” ujar Unifah Rosyidi seperti dikutip tempo.co, Kamis, (31/12/20).

BACA JUGA :  Tuan Guru Haji Nanang-Hairan Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat

Lebih jauh, Unifah mengatakan semestinya pemerintah tetap membuka dua jalur rekrutmen, yakni CPNS dan PPPK. Sebab, ditilik dari tujuannya, PPPK dan CPNS memiliki sasaran berbeda.

PPPK, kata Unifah, memberikan kesempatan bagi guru honorer dengan usia di atas 35 tahun untuk memperoleh pengangkatan sebagai pegawai. Sedangkan posisi CPNS membuka kesempatan bagi lulusan jurusan pendidikan menjadi pegawai negeri.

BACA JUGA :  Danrem 042 Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Tanjab Barat dan Batanghari

Keputusan pemerintah terhadap perubahan status guru pun dipandang berpotensi membuat kualitas pengajar pada masa mendatang anjlok. Sebab, lulusan terbaik dari kampus tidak akan lagi berminat melamar posisi sebagai pengajar akibat ketidakpastian karier.

Share :

Baca Juga

Pilkada

Ini Nama Nama Calon PPS yang Lulus dan Tidak Lulus Seleksi Tertulis Tanpa Perpanjangan Pendaftaran

Nasional

Ini Jumlah Formasi yang Dibuka pada Penerimaan CPNS 2018

Nasional

Polisi Ngak Boleh Berfoto dengan Gaya Ini Selama Pilkada

Nasional

Kasad Andika Perkasa Pimpin Serah Terima Jabatan Irjenad dan Pangdam V/Brawijaya

Nasional

Siap-Siap! Tahapan SKD Peserta Seleksi Sekolah Kedinasan Dimulai 13 Juli

Nasional

KPK OTT Pejabat Kemensos Terkait Bantuan Sosial Covid-19

Nasional

Seleksi Calon Taruna STP Di Rayon Daerah Tanjab Barat Berjalan Lancar

Nasional

Ini Lima Arahan Terbaru Presiden Terkait Penanganan Pandemi Covid-19