•    YTUBE
Perintahkan Menembak, Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka Kematian Brigadir J Kapolres Tanjab Timur Pimpin Pembaretan Tradisi Penyambutan 23 Baja Jual Bendera, Wanita Asal Bandung Mencari Peruntungan di Tanjabbar Mobil Ayla Vs Honda Brio Beradu, Tak Hanaya Lecet Pengemudi Alami Luka Hari Jadi Kabupaten Tanjab Barat ke 57, Dinkes Hadir Melayani Masyarakat

Home / Tanjab Barat

Rabu, 20 April 2022 - 11:32 WIB

Zakat Profesi 2,5 Persen dari TPP, Begini Penjelasan Sekda

Ir H Agus Sanusi, M. Si Sekretaris daerah Tanjung Jabung Barat. FOTO : Lintatungkal

Ir H Agus Sanusi, M. Si Sekretaris daerah Tanjung Jabung Barat. FOTO : Lintatungkal

KUALA TUNGKALZakat profesi yang sempat menjadi perbincangan dilingkup ASN Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ternyata merupakan kebijakan dari Pemerintah daerah setempat yang dikeluarkan dari Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebanyak 2,5 Persen.

Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi menjelaskan, untuk Zakat di Kabupaten  Tanjung Jabung Barat masih tergolong rendah. Jika di Kota Provinsi itu hingga Rp14 Milyar hasil dari potongan penghasilan termasuk Gaji dan Honor, kalau Tanjung Jabung Barat hanya dari TPP.

BACA JUGA :  Jual Bendera, Wanita Asal Bandung Mencari Peruntungan di Tanjabbar

“TPP inikan bukannya gaji. Tetapi sesuai dengan kemampuan daerah kita ada atau tidak uangnya,” kata Sekda.

“TPP itu tidak harus dan wajib tergantung kemampuan keuangan daerah. Sekarang Pemda mengambil kebijakan itu momotong 2,5 Persen TPP Zakat Profesi namanya,dari TPP saja bukan dari Gaji,” kata Sekda lagi.

Pemda dalam hal ini sebut Sekda, hanya ingin mengajak berbuat kebaikan dengan Zakat Profesi yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

BACA JUGA :  Sejumlah Kepsek Pensiun, Dikbud Muaro Jambi Tunjuk Plt

“Duitnya masuk di Baznas bukan masuk ke Rekening Setda, Bupati, Wabup maupun Sekda,” tegasnya.

“Baznas yang akan mengelola nantinya guna membantu kaum – kaum dhuafa. Jadi Pak Bupati, Wakil Bupati supaya ada kepeduliaan lah,” imbuh Sekda.

Maka dari itu sambung Sekda Tanjung Jabung Barat, Jambi Agus Sanusi dihimbau, supaya ada potongan dan yang dipotong itu TPP.

“Tambahan penghasilan inikan kebijakan daerah, ada pemotongan juga kebijakan daerah kan jadinya tidak saling melanggar,” pungkasnya.(Bas)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Polres Tanjab Barat Bagikan Bantuan Sembako Sekaligus Sosialisasi Vaksinasi ke Nelayan

Tanjab Barat

Selamat, Inilah 10 Finalis Terpilih Festival Arakan Sahur Virtual Gema Membumi Polres Tanjabbar

Tanjab Barat

Warga Terdampak Abrasi Di Parit Deli Dapat Bantuan dari Polres Tanjab Barat

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Bagikan Ikan Lele Panen Program Ketahanan Pangan ke Warga Sekitar

Tanjab Barat

Kasus Narkoba Meningkat Selama 2021 di Tanjabbar

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbar Ikuti Rakor Virtual Terkait UU Cipta Kerja

Tanjab Barat

Belum Ada Investor Lirik Potensi Pengolahan Kelapa Dalam di Tanjab Barat

Tanjab Barat

Lomba Motor Cros dan Burung Berkicau HUT Tanjab Barat Berpotensi Tak Dapat Dilaksanakan