BREAKING NEWS : Rampok Bersenpi Gasak Emas dan Uang 150 Juta di Sungai Bahar, Korban Suami Istri Dikat

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 30 Juni 2022 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Memeriksa Rumah Korban yang Berantakan oleh Aksi Kawanan Perampok. FOTO : Noval/ISt

Polisi Memeriksa Rumah Korban yang Berantakan oleh Aksi Kawanan Perampok. FOTO : Noval/ISt

MUARO JAMBI – Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Muaro Jambi. Aksi perampokan disertai dengan pengancaman ini terjadi di Desa Panca Mulya, Unit 3 Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (30/6/22) sekitar

Sekretaris Desa Panca Mulya Ilham saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Ya bang ada kejadian perampokan, subuh dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB,” kata Sekdes Ilham.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, perampokan tersebut menimpa warganya bernama Pak Apen (Gondrong sebutan red), uang beserta perhiasan raib digondol para perampok.

Atas insiden ini, Ia meminta aparat kepolisian dapat melakukan patroli di wilayahnya.

“Ya, mengingat Unit 3 Sungai Bahar merupakan jalan Poros yang membuat orang luar sangat leluasa masuk wilayah ini,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja, SIK, MH dkonfirmasi mengatakan persitiwa pencurian dengan kekerasan terjadi di RT Desa Panca Mulya Kecamatan Sungai Bahar dengan Korban bernama Apen Situmorang (48) tahun.

“Informasinya, uang tunai Rp150 juta, kemudan perhiasan Emas 30 suku dan handphone 6 unit raib,” kata Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja.

Dari keterangan saksi dan korban, kata Kapolres mengatakan, kejadian bermula pada saat itu Lamria Hutabarat (istri Apen) mendengar suara dari jendela depan kemudian istri korban berteriak “Hoi siapa Itu”, namun satu orang pelaku yang tidak kenal langsung mengancam dengan menggunakan Tojok kearah istri korban.

Kemudian datang lagi dua orang pelaku dan langsung mengikat korban dan disuruh tiarap oleh para pelaku dan mengikat suami istri Maupun dua orang anaknya dengan menggunakan tali rapia.

“Pelaku juga mengancam korban dengan menggunakan senjata api,” sebut Kapolres.

Dari rumah korban polisi menemukan 1(satu) unit tojok, tali rapiah yang digunakan untuk mengikat tuan rumah, serta 1 kayu yang diduga digunakan untuk membongkar jendela.

“Untuk para korban sendiri dalam keadaan selamat dan polisi sekarang lagi melakukan proses lidik,” tandasnya.(Val)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berhasil Kabur dari Ruang Penyidik Polda Jambi, Alung DPO Penyelundup 58 Kg Sabu Diringkus di Tanjab Barat
Jejak Langkah Sang Pelarian Gembong 58 Kg Sabu Berakhir Tragis Terhenti di Pesisir Tungkal
Buruh Harian asal Dumai Nekat Gasak Motor di Merlung, Polisi Ringkus Pelaku dalam Pelarian
Gerebek “Sarang” Sabu di Desa Sri Agung, Karung Berisi Narkoba Jadi Bukti Maut
Duo Bandit ‘Licin’ Tanjabbar Diringkus: Bobol Rumah, Gasak Kabel PLN, Hingga Kayu Pelabuhan Terhenti di Pembengis
Skandal Mafia Solar di SPBU Lubuk Landai Terbongkar, Polda Jambi Endus Kerugian Negara Rp276 Miliar
Satreskrim Polres Tanjab Barat Ringkus Pencuri Toko Buah, Uang Rp3,2 Juta Diamankan Sebelum Dibawa Kabur ke Jambi
Ini Tampang M. Alung Ramadhan, DPO Kasus Sabu 58 Kg yang Kabur dari Polda Jambi
Berita ini 779 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 23:31 WIB

Berhasil Kabur dari Ruang Penyidik Polda Jambi, Alung DPO Penyelundup 58 Kg Sabu Diringkus di Tanjab Barat

Kamis, 16 April 2026 - 17:12 WIB

Jejak Langkah Sang Pelarian Gembong 58 Kg Sabu Berakhir Tragis Terhenti di Pesisir Tungkal

Senin, 13 April 2026 - 19:47 WIB

Buruh Harian asal Dumai Nekat Gasak Motor di Merlung, Polisi Ringkus Pelaku dalam Pelarian

Senin, 13 April 2026 - 10:28 WIB

Gerebek “Sarang” Sabu di Desa Sri Agung, Karung Berisi Narkoba Jadi Bukti Maut

Minggu, 12 April 2026 - 08:51 WIB

Duo Bandit ‘Licin’ Tanjabbar Diringkus: Bobol Rumah, Gasak Kabel PLN, Hingga Kayu Pelabuhan Terhenti di Pembengis

Berita Terbaru