JAMBI – Wajah jelas, motor teridentifikasi, tapi pelaku masih bebas berkeliaran! Inilah visual dua pria pengecut yang tega menyiramkan air keras ke aktivis KontraS, Andrie Yunus. Aksi brutal ini terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, pukul 23.37 WIB, di tengah sepinya Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat.
Satu pelaku tampak percaya diri tanpa helm saat menyiramkan zat kimia berbahaya sebelum memacu motor putihnya untuk kabur. Saksi mata di lokasi mendengar teriakan histeris korban yang ditemukan dalam kondisi pakaian hancur terbakar cairan tersebut. Meski sempat dikejar warga sesaat setelah kejadian, para pelaku berhasil menghilang di kegelapan malam dengan kecepatan tinggi.
Jangan beri ruang bagi pelaku kekerasan! Perhatikan baik-baik wajah dan ciri-ciri mereka dalam rekaman ini. Jika Anda mengenali atau memiliki informasi terkait keberadaan mereka, segera lapor ke pihak berwajib. Keadilan untuk Andrie Yunus tidak boleh tertunda!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
CIRI-CIRI PELAKU (DPO):
Sesuai rekaman CCTV, berikut adalah poin-poin ciri fisik dan detail kendaraan pelaku untuk memudahkan identifikasi:
- Eksekutor (Duduk di Belakang):
- Wajah: Terlihat sangat jelas karena tidak mengenakan helm.
- Peran: Diduga kuat sebagai orang yang menyiramkan air keras ke wajah korban.
- Joki (Pengemudi):
- Helm: Mengenakan helm (menutup wajah).
- Peran: Bertugas mengendalikan motor untuk pelarian cepat.
- Kendaraan:
- Jenis: Sepeda motor matic.
- Warna: Putih.
- Kecepatan: Melaju sangat tinggi saat melarikan diri ke arah jalan raya.
DETAIL KEJADIAN:
- Waktu: Kamis malam, 12 Maret 2026, pukul 23.37 WIB.
- Lokasi: Jalan Salemba I, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat (suasana sepi).
- Dampak: Pakaian korban rusak/terbakar akibat zat kimia cair.
SEBARKAN! Jika Anda melihat orang dengan ciri-ciri di atas atau mengenali wajah pelaku yang tidak memakai helm, segera hubungi pihak kepolisian terdekat atau informasikan ke kanal pengaduan KontraS.**
Penulis : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal








![Ilustrasi: Dana zakat, infak, dan sedekah dihimpun dari masyarakat dengan niat ibadah, namun dalam praktik penyalurannya kerap tampil sebagai program bantuan yang dipresentasikan oleh pejabat di ruang publik. [FOTO: ILUSTRASI/LT]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/IMG-20260308-WA0008-360x200.jpg)


