indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kebakaran di Kampung Nelayan 4 Rumah Ludes 2 Rusak Berat BREAKING NEWS : Musibah Kebakaran Landa Parit 4 Kampung Nelayan Tanjab Barat Kapenrem 042 Gapu Ikuti Workshop Menulis Penerangan TNI AD 2022 Kondisi Listrik Tanjab Barat Byarpet, Massa Unjuk Rasa ke Kantor PLN Tungkal Pisah Sambut Bupati dan Pj Bupati Muaro Jambi

Home / Nasional

Rabu, 8 September 2021 - 20:34 WIB

Napi Asal Afrika Selatan dan Portugal Juga Meninggal Terbakarnya Lapas Tangerang

Petugas berdiri di dekat kantong jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang di RSUD Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 napi tewas akibat kebakaran Lapas Tangerang pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/suara.com]

Petugas berdiri di dekat kantong jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang di RSUD Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 napi tewas akibat kebakaran Lapas Tangerang pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.45 WIB. [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/suara.com]

TANGGERANG – Dua warga negara asing penghuni Lapas Klas I Tangerang menjadi korban meninggal dunia akibat kebakaran di Blok C 2, lapas tersebut, Rabu (8/9/2021) dini hari. Mereka berasal dari Portugal dan Afrika Selatan.

Menteri Hukum dan HAM Yasona H. Laoly memastikan juga telah berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar dan konsulat Jendral negara asal WNA.

“Ada dua WNA Portugal dan satu Afrika Selatan, kami sudah kerjasama dengan Kedubes dan konsuler dari negara yang bersangkutan. Bagaimana komumikasi ke keluarga dan pemakaman mereka,” kata Yasona H. Laoly di Lapas Klas I Tangerang, Rabu (8/9/2021).

BACA JUGA :  Kebakaran di Kampung Nelayan 4 Rumah Ludes 2 Rusak Berat

Dia merincikan, dari 41 WBP yang meninggal dunia itu, umumnya berperkara terkait tindak pidana narkotika. “Dari 41 orang yang meninggal dunia, satu karena tindak pidana pembunuhan satu terorisme, lainya narkoba,” ucap Yasona.

Kebakaran Lapas Tangerang terjadi pada Rabu (9/9/2021) dini hari. Sebanyak 41 narapidana tewas dan puluhan orang lainnya terluka. Kebakaran ini bermula dari blok khusus narkotika. (Foto: Dok. Kemenkum HAM/detik.com)

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Banten, Agus Toyib mengatakan, saat kebakaran, semua pintu kamar tahanan sedang terkunci. Hal ini mengakibatkan ada tahanan yang tidak sempat dikeluarkan.

BACA JUGA :  Kapolda Jambi Hadiri Pelantikan Pj Bupati Muaro Jambi, Tebo dan Sarolangun

“Terbakar karena memang kamar semua dikunci, jadi ada yang tidak sempat dikeluarkan dari kamar,” ujar Agus.

Agus Toyib mengungkapkan, banyaknya korban juga disebabkan minimnya petugas yang berjaga saat kejadian membuat pihaknya kesulitan untuk menyelamatkan para warga binaan. Apalagi, api saat itu dengan cepat membesar.

“Ini sebenarnya normal-normal saja, cuma pas saat tadi malam itu tiba-tiba ada korsleting listrik itu kemudian terbakar. Akhirnya kemudian kan penjaga kita hanya 12 orang, nah sehingga melakukan langkah penyelamatan itu tidak mungkin apinya ini sudah membesar,” kata Agus.

Artikel ini telah tayang di merdeka.com dengan judul : Napi Kasus Narkoba Asal Afrika Selatan dan Portugal Juga Tewas di Lapas Tangerang

Share :

Baca Juga

Nasional

Ketua Dewan Pers: Perang Melawan COVID-19, Jangan Menjadi Disersi Sosial dan Spiritual

Kriminal

Kasus Kekerasan Wali Murid Terhadap Kepsek SMAN 10 Tanjabbar, Mendapat Respon Menkopolhukam

Nasional

Personil Satgas Yonif 742/SWY Terima Kenaikan Pangkat Periode 1 Oktober 2021

Nasional

Hasil Rapid Test 400 Orang Personel Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ Negatif

Nasional

Setelah Dilantik Penyetaraan Jabatan Fungsional, ASN Ini Merasa Membingungkan

Berita

16 Pelamar CPNS 2019 di Tanjabbar Masuk Kategori P1/TL

Nasional

3 Prajurit TNI AD, AL dan AU Terima Anugerah Bintang Militer dari Presiden

Nasional

OTT Bupati Nganjuk Diduga Korupsi Lelang Jabatan