Pertamina Patra Niaga Buka Lebih Banyak Peluang bagi Difabel untuk Berkarya dan Mandiri

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

"Pelatihan Menjahit Disabilitas" di Kabupaten Boyolali. Program pemberdayaan melalui Community Involvement & Development (CID) ini bertujuan memberikan kesetaraan keterampilan agar para peserta mampu mandiri secara ekonomi dan berdaya saing di dunia industri. (FOTO : Dok. Pertamina)

JAKARTA, 20 Juni 2026 – PT Pertamina Patra Niaga secara nyata merangkul kelompok disabilitas untuk menjadi bagian dari penggerak ekonomi di sektor energi nasional. Melalui program Community Involvement & Development (CID), perusahaan berkomitmen menciptakan ruang kerja yang inklusif, adaptif, dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, melainkan juga pada pemberdayaan sosial yang berkelanjutan.

“Pertamina Patra Niaga hadir untuk semua kalangan. Kami membuka peluang bagi teman-teman difabel untuk berkarya, meningkatkan kapasitas diri, serta membuktikan bahwa mereka mampu mandiri secara finansial dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan,” ujar Roberth.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah inklusi ini diwujudkan melalui dua program unggulan yang berbasis di wilayah operasional Indramayu:

  1. Program PERINTIS (Pemberdayaan Inklusi Teman Istimewa): Digagas oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan sejak 2023 dengan mendirikan Kedai Kopi Teman Istimewa. Bisnis ini dikelola penuh oleh kelompok tuli, telah memberdayakan 155 orang, dan sukses mencatatkan omzet hingga Rp300 juta sepanjang tahun 2025.
  2. Program Setara (Sinergi Kawan Inklusi): Dijalankan oleh afiliasi perusahaan, PT Polytama Propindo. Program ini menciptakan inovasi kaki palsu Polystep dari bahan limbah polipropilena daur ulang. Selain mendukung ekonomi sirkular, program ini menyediakan alat bantu murah yang telah membantu 114 penerima manfaat dan menghasilkan pendapatan hampir Rp190 juta pada 2025.

Melalui keberhasilan kedua program ini, Pertamina Patra Niaga membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk produktif. Perusahaan akan terus memperluas program CID serupa di wilayah operasional lain demi mendorong kemandirian penyandang disabilitas di Indonesia.

“Pertamina Patra Niaga tidak hanya mendistribusikan energi, tetapi juga membuka peluang dan menumbuhkan kemandirian bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Kami percaya keberhasilan bisnis harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” pungkas Roberth.**

Penulis : Warna Komunika

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramalan Ekonom Senior Faisal Basri Terbukti Perkiraan 2026: Rupiah Babak Belur Tembus Rp18.000 per Dolar AS!
Wabup Tanjab Barat Pacu Warga Desa Tungkal I Cetak Cuan dari Mangrove Pangkal Babu
Panduan Resmi Cara Mengikuti Lelang Online di KPKNL
Kemnaker Turun Tangan, Indomaret dan Buruh Sepakat Soal Upah Lembur Libur Nasional
Kementerian PANRB Catat WFH PNS Hemat Perjalanan Dinas Rp1,95 T
Pemerintah Resmi Cairkan Gaji ke-13 ASN, TNI/Polri, dan Pensiunan Mulai 2 Juni 2026
Harga BBM Nonsubsidi Per 18 April 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik Signifikan
Simpang Siur Soal Gaji ke-13 ASN 2026: Begini Kata Menkeu
Berita ini 36 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:25 WIB

Pertamina Patra Niaga Buka Lebih Banyak Peluang bagi Difabel untuk Berkarya dan Mandiri

Senin, 8 Juni 2026 - 11:36 WIB

Ramalan Ekonom Senior Faisal Basri Terbukti Perkiraan 2026: Rupiah Babak Belur Tembus Rp18.000 per Dolar AS!

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:49 WIB

Wabup Tanjab Barat Pacu Warga Desa Tungkal I Cetak Cuan dari Mangrove Pangkal Babu

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Panduan Resmi Cara Mengikuti Lelang Online di KPKNL

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kemnaker Turun Tangan, Indomaret dan Buruh Sepakat Soal Upah Lembur Libur Nasional

Berita Terbaru