Polres Muaro Jambi Tetapkan AA Tersangka Kasus Pencabulan Santriwati

- Redaksi

Senin, 3 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim AKP Shirlen didampingi Kasi Humas AKP Amradi saat melakukan konferensi pers, Senin (3/10/22). FOTO : Dhea.

Kasat Reskrim AKP Shirlen didampingi Kasi Humas AKP Amradi saat melakukan konferensi pers, Senin (3/10/22). FOTO : Dhea.

MUARO JAMBIPolres Muaro Jambi menetapkan pelaku AA Pimpinan salah satu Pondok Pesantren di Sungai Gelam sebagai tersangka kasus pencabulan.

Hal itu diungkapkan Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Shirlen didampingi Kasi Humas AKP Amradi saat melakukan konferensi pers.

“Penangkapan AA (47) Berdasarkan laporan dari orang tua korban LA (19) ke Polsek Sungai Gelam, korban merupakan staf pondok pesantren,” kata AKP Shirlen, Senin (03/10/22) di Mapolres Muaro Jambi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut AKP Shirlen katakan setelah dilakukan penyelidikan dan barang bukti serta keterangan para saksi, pelaku AA ditetapkan sebagai tersangka.

Pelaku merupakan pimpinan pondok pesantren, menurut keterangan pelaku dan korban, aksi pelaku melakukan pencabulan secara berulang sejak tahun 2019 sampai September tahun 2022 di dalam kamar korban saat korban masih menjadi santriwati Pondok pesantren MFH.

Modus pelaku memasuki kamar korban dengan memeluk korban, mencium bibir dan memasukan jarinya ke kemaluan korban dengan mengancam korban jangan bilang siapa-siapa

“Menurut keterangan korban kejadian tersebut terjadi telah berulang sejak 2019 sampai 2022,” jelas Kasat Reskrim.

Kasatreskrim juga menambahkan Barang Bukti yang diamankan 1 stel baju gamis warna pink muda dan ungu serta 1 buah buku agenda kecil.

Pelaku dijerat pasal Pasal 76E UU Nomor 35 Tahun 2014, maka pelaku terancam sanksi pidana dalam pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 dengan hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun dan/atau denda maksimal Rp5 miliar.(Dhea)

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Berita Terkait

Pengedar Sabu dan Pil Ekstasi di Batu Bara Bernyanyi, 2 Pemasok Kena Ciduk Polisi
Seorang Pemilik Toko di Batang Asam di Rampok, Uang Rp20 Juta Raib
Diperlakukan Istimewa Oleh Jaksa, 5 Terdakwa Perusak dan Pembatai Supir Truk PT Key Key Tak Diborgol..!! PH : Equality Before Of Law, Aswas Harus Turun Tangan..!!
Ditresnarkoba Polda Jambi Segel Tiga Rumah Diduga Dijadikan Tempat Penyalahgunaan Narkoba
Penyidik Kejari Tanjabbar Dampingi BPKP Jambi Periksa Saksi Perkara Dugaan Korupsi PT PSJ
Ditresnarkoba Polda Jambi Berhasil Amankan Pengiriman 4 Kg Sabu dan 19.895 Ribu Pil Ekstasi Pengendalian dari Lapas
Bandar Narkoba di Datuk Lima Puluh Ditangkap Tim Gabungan Polres Batu Bara 
Satresnarkoba Polres Muaro Jambi Gerebek dan Pasang Garis Polisi Rumah Diduga Basecamp
Berita ini 565 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:15 WIB

Pengedar Sabu dan Pil Ekstasi di Batu Bara Bernyanyi, 2 Pemasok Kena Ciduk Polisi

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:19 WIB

Seorang Pemilik Toko di Batang Asam di Rampok, Uang Rp20 Juta Raib

Selasa, 16 Juli 2024 - 00:50 WIB

Diperlakukan Istimewa Oleh Jaksa, 5 Terdakwa Perusak dan Pembatai Supir Truk PT Key Key Tak Diborgol..!! PH : Equality Before Of Law, Aswas Harus Turun Tangan..!!

Senin, 15 Juli 2024 - 12:37 WIB

Ditresnarkoba Polda Jambi Segel Tiga Rumah Diduga Dijadikan Tempat Penyalahgunaan Narkoba

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:19 WIB

Penyidik Kejari Tanjabbar Dampingi BPKP Jambi Periksa Saksi Perkara Dugaan Korupsi PT PSJ

Berita Terbaru