JAKARTA, 15 OKTOBER 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengambil tindakan tegas dengan resmi mencopot Letnan Jenderal (Letjen) TNI Suharyanto dari jabatannya sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Langkah ini merupakan buntut langsung dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan kantor BNPB pada Selasa (13/10/2026) lalu.
Keputusan pencopotan ini diambil sebagai diduga bentuk komitmen total pemerintah dalam mendukung proses penegakan hukum dan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, terutama yang berkaitan dengan penyalahgunaan dana kemanusiaan.
Fokus Penyidikan KPK dan Keterlibatan Keluarga
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan keterangan resmi KPK, OTT ini berkaitan dengan dugaan suap dan praktik “bancakan” pengadaan barang/jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) untuk kedaruratan bencana. Dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp1,4 miliar serta sejumlah logam mulia emas.
Meskipun Letjen TNI Suharyanto tidak terlibat langsung dalam praktik tersebut, KPK telah menetapkan adik kandungnya, Bima Setyawan—yang menjabat sebagai Tenaga Ahli di BNPB—sebagai salah satu dari lima tersangka utama. Saat ini, para tersangka telah resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK Gedung Merah Putih untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Pelantikan Kepala BNPB yang Baru
Guna memastikan roda organisasi BNPB dan penanggulangan bencana di Indonesia tetap berjalan optimal tanpa hambatan, Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat dengan melantik Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB yang baru. Upacara pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara pada Kamis sore (15/10/2026).
Pemerintah menegaskan bahwa pengisian jabatan ini dilakukan agar koordinasi kedaruratan bencana di seluruh wilayah tanah air tetap berjalan solid dan transparan, sekaligus menjadi momentum evaluasi total terhadap sistem tata kelola keuangan internal di tubuh BNPB.**
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal


















Komentar