Asas Resiprokal : Ini Jabatan di Polri yang Diusulkan Pigai Bisa Diisi oleh SIPIL

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, saat memberikan keterangan terkait komitmen pemerintah dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan menanggapi laporan terhadap para kritikus kebijakan di Jakarta. (FOTO: Dok. Suara.com)

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, saat memberikan keterangan terkait komitmen pemerintah dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan menanggapi laporan terhadap para kritikus kebijakan di Jakarta. (FOTO: Dok. Suara.com)

JAKARTA — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai secara tegas mengusulkan agar kalangan sipil profesional diberikan ruang untuk menduduki sejumlah jabatan utama di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Usulan tersebut disampaikan Pigai pada Juni 2026 agar dapat diakomodasi ke dalam agenda Revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri (RUU Polri) yang saat ini tengah dibahas oleh DPR RI.

“Saya usulkan salah satu muatan materi revisi UU Polri adalah dibukanya jabatan untuk pejabat utama di Kepolisian yang dapat diisi oleh kalangan sipil,” ujar Pigai dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menueurt Pigai, usulan strategis ini didorong untuk masuk sebagai materi muatan baru dalam revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri (RUU Polri) yang saat ini sedang bergulir.

Daftar Jabatan Utama Polri yang Diusulkan untuk Sipil

Pigai merinci bahwa posisi yang dapat diisi oleh kalangan sipil adalah jabatan pimpinan tinggi madya atau setara Eselon I. Jabatan tersebut murni bersifat administratif dan pendukung, bukan posisi operasional lapangan.

Berikut adalah daftar 7 bidang jabatan utama yang diusulkan:

    1. Perencanaan
    2. Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)
    3. Pengawasan Internal (Inspektorat)
    4. Transformasi Digital
    5. Pengelolaan Keuangan
    6. Personalia
    7. Tata Kelola Organisasi

“Tentunya jabatan yang bisa diisi sipil seperti administrasi, keuangan, inspektorat, atau personalia yang tidak terkait langsung dengan tugas utama kepolisian,” ujar Pigai dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/6/2026).

Tiga Alasan Utama Usulan

Menteri HAM menegaskan ada tiga landasan kuat mengapa reformasi struktural ini perlu diakomodasi dalam RUU Polri:

    • Momentum Supremasi Sipil: Revisi UU Polri harus menjadi daya dorong untuk memperkuat profesionalisme, supremasi sipil, dan tata kelola pemerintahan yang demokratis.
    • Asas Keseimbangan (Resiprokal): Pigai menilai aturan ini harus berlaku dua arah demi keadilan organisasi. Jika personel Polri aktif selama ini diberikan hak legal untuk menduduki jabatan di kementerian dan lembaga sipil, maka sebaliknya, warga sipil juga harus diberi ruang di tubuh Polri.
    • Standar Global Negara Demokratis: Keterlibatan profesional sipil pada jabatan manajemen puncak kepolisian merupakan praktik yang sudah lazim dan berkembang di berbagai negara demokratis modern.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Pakai Rompi Pink, Eks Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung!
Pemkab Tanjab Barat Tegaskan ASN Dilarang Live TikTok Saat Jam Kerja, Ini Sanksinya!
Ingat! Jangan Asal Pilih Prodi Kuliah: Kemendiktisaintek Bakal Tutup Massal Jurusan yang Tak Relevan
Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Pemidanaan Akademisi atas Kritik Kebijakan Pemerintah, Ini Alasanya!
Mendagri Tegaskan Pemda Dilarang Jadikan PHK PPPK Solusi Instan Masalah Anggaran
Kasus Amsal Christy Sitepu: Saat Ide dan Kreativitas Dianggap “Nol Rupiah” oleh Hukum
EKSKLUSIF: Sosok di Balik Terbongkarnya “Hilangnya” Yaqut dari Rutan KPK, Bukan Petugas Tapi Istri Tahanan!
Kapan Lebaran Idul Fitri 1447 H, Jumat atau Sabtu?
Berita ini 12 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:38 WIB

Asas Resiprokal : Ini Jabatan di Polri yang Diusulkan Pigai Bisa Diisi oleh SIPIL

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:39 WIB

BREAKING NEWS: Pakai Rompi Pink, Eks Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung!

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WIB

Pemkab Tanjab Barat Tegaskan ASN Dilarang Live TikTok Saat Jam Kerja, Ini Sanksinya!

Sabtu, 25 April 2026 - 19:01 WIB

Ingat! Jangan Asal Pilih Prodi Kuliah: Kemendiktisaintek Bakal Tutup Massal Jurusan yang Tak Relevan

Minggu, 19 April 2026 - 19:00 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Tolak Pemidanaan Akademisi atas Kritik Kebijakan Pemerintah, Ini Alasanya!

Berita Terbaru