LIVETV
15 Link Twibbon Hari KORPRI 2021 Pilihan Kren dan Menarik Kunjungi RS DKT Jambi, Ini yang Disampaikan Menko PMK Muhajir Makmurkan Masjid, BKPRMI Jambi Luar Kota Gelar Yasinan Bulanan Rutin Danrem 042/Gapu Dampingi Menko PMK Sambangi RS Dr. Bratanata Jambi Ulil Amri, Anggota DPRD Muaro Jambi Aktif Kunjungi Kegiatan Vaksinasi

Home / Kriminal

Sabtu, 13 November 2021 - 21:49 WIB

Terungkap, Buku Nikah Dicuri di Kemenag Bungo Dijual Untuk Pasangan Nikah Siri

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro saat pres rilis gelar perkara Pencurian Buku Nikah, Sabtu (13/11/21). FOTO : HMS Res Bungo.

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro saat pres rilis gelar perkara Pencurian Buku Nikah, Sabtu (13/11/21). FOTO : HMS Res Bungo.

BUNGOPolres Bungo berhasil menangkap para pelaku pencurian 1.500 pasang (3.000 buah) buku nikah di Kantor Kementrian Agama.

Ternyata buku nikah tersebut dijual oleh pelaku kepada pasangan nikah siri.

Demikian itu diungkapkan Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, SIK, MH saat gelar pres rilis di Mapolres Bungo.

“Pemgakuan pelaku, dijual untuk passngan nikah siri,” kata AKBP Guntur Saputro, Sabtu (13/11/21).

AKBP Guntur menyebutkan pencurian buku nikah ini merupakan jaringan antar provinsi.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Ikuti Rapat Paripurna  TMMD ke 42 Tahun 2021 Secara Virtual

Para pelaku ada yang ditangkap di Sumbar ada juga di Pekan Baru Riau.

Bahkan ada pelaku yang berkerja di pulau Jawa.

“Antar provinsi. Sindikatnya juga kerja di Jawa,” ujarnya.

Dari 1500 pasang buku nikah sudah terjual sekitar 440 buah atau 220 pasang.

“Yang berhasil kita amankan 2560 buah, yang belum sempat terjual,” kata Kapolres Bungo ini.

BACA JUGA :  Penuhi Janjinya, Ivan Wirata Berhasil Upayakan Jalan KM 14 Agar Terbebas dari Banjir

Guntur menyebut dari pelaku, diamankan pada Jumat (12/11/21), tiga orang diantaranya merupakan penadah, sementara pelaku pencuriannya hanya satu orang.

Para tersangka yakni AS (37) warga RT 03, RW 03, Desa Kampung Jua Nan XX, kec Lubuk Bagalung, Kota Padang, berperan sebagai pencuri.

Kemudian tersangka HD (36) warga Kelurahan Sri Meranti Rt 02, Rw 10, Kec Rumbai, Kota Pekanbaru Riau. Kemudian YR (66) warga Kelurahan Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampor, Riau dan BH (68) Desa Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar.

BACA JUGA :  Kunjungi RS DKT Jambi, Ini yang Disampaikan Menko PMK Muhajir

“HD, YR dan BH ini berperan sebagai penadah, Namun demikian, semuanya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Guntur.

Dalam pemgungkapan kasus ini selain 2.560 buku nikah yang belum di jual, polisi juga amankan uang tunai sebesar Rp 7 juta.(*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Diduga Terseret Kasus Narkoba Pemuda di Kuala Tungkal Diamankan Polisi

Hukum

Satreskim Polres Tanjab Barat Amankan 3 Pelaku Curanmor

Kriminal

Sakit Hati Jadi Alasan Pelaku Bunuh Gadis yang Ditemukan Tinggal Tulang dan Tengkorak Di Betara

Kriminal

4 Tahun Buron, Terduga Pelaku Pembunuhan di Hotel Sarinah Jambi Ditangkap Polisi

Tanjab Barat

Polisi Tangkap Empat Pelaku Pemerkosaan di Bukit Batu Suban

Kriminal

Larikan Sepeda Motor Teman Pelaku Diringkus Polsek Betara, Begini Modusnya!

Kriminal

Pencuri Buku Nikah di Kemenag Bungo Diangkap di Sumbar dan Pekanbaru

Kriminal

Tengah Racik Alat Hisap Sabu di WC, Dua Pemuda di Tangkap Tim Petir