Tolak Interpelasi, Gerindra : Ganggu Program Anies Sama Saja Ganggu Rakyat DKI!

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 3 Oktober 2021 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Syarif. (Foto: dok. istimewa)

Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Syarif. (Foto: dok. istimewa)

JAKARTA – Fraksi Gerindra DPRD DKI (F-Gerindra) Jakarta menilai interpelasi Formula E sejak awal digulirkan untuk menggagalkan program kerja Gubernur Anies Baswedan. F-Gerindra menentang interpelasi Formula E.

“Itulah yang membuat kami Gerindra bersikap lain, oh kalau gitu ini nggak bisa dibiarkan, ini arahnya jelas ingin menggagalkan program Pak Anies,” kata anggota DPRD DKI Jakarta F-Gerindra, Syarif, dalam diskusi virtual, Jumat (1/10/2021).

Syarif mengakui F-Gerindra sempat mempertimbangkan untuk mengikuti interpelasi karena banyak informasi yang belum dibuka mengenai Formula E. Namun niat itu diurungkan lantaran F-PDIP dan F-PSI kerap menggaungkan tujuan interpelasi untuk menggagalkan pergelaran Formula E.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di awal-awal sebetulnya Gerindra sedang mempertimbangkan, tapi karena framing yang dibangun oleh teman-teman pengusung interpelasi ingin membatalkan interpelasi, maka kita lakukan pengkajian dan memutuskan untuk tidak ikut interpelasi,” ungkapnya.

Sekretaris Komisi D DPRD DKI itu mengaku tak lagi melihat substansi dalam interpelasi, yakni menggunakan hak bertanya ke eksekutif. Yang terlihat, sebutnya, hanya sikap politis dari dua kubu pengusung interpelasi.

“Tapi yang lebih menarik soal politiknya, karena politik berbeda sikap mencari reasoning masing-masing pihak,” ujarnya.

Syarif keberatan jika fraksinya disebut tak pro-rakyat karena menolak interpelasi Formula E. Bagi Syarif, mendukung interpelasi sama saja dengan mengganggu program kerja yang diamanatkan rakyat kepada Anies.

“Kalau ingin membatalkan kan menggagalkan program gubernur, sama saja mengganggu program gubernur. Mengganggu program gubernur artinya mengganggu program yang diinginkan rakyat melalui pemilu,” tegasnya.

“Pemilu sudah mengamanatkan ke Anies, Anies menjalankan program. Kalau programnya diganggu kan sama saja mengganggu rakyatnya. Jadi ada yang menolak bukan berarti tidak pro-rakyat, siapa bilang?” sambung Syarif.

Sebagaimana diketahui, polemik Formula E terus berlanjut. Sebanyak 33 orang dari F-PDIP dan F-PSI mulanya mengajukan hak interpelasi ke Gubernur Anies Baswedan.

Bahkan, rapat paripurna interpelasi pun telah digulirkan. Namun, paripurna ini akhirnya gagal karena diboikot oleh 7 fraksi penolak interpelasi, yakni fraksi Gerindra, Golkar, PKS, NasDem, PAN, PD, dan PKB-PPP.

Sumber: detik.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk Kelancaran Operasional Kilang Balikpapan
Duka dalam Program KDMP dan KNMP, Tiga Peserta Calon Manajer Meninggal Saat Latsarmil!
Tekan Kecelakaan Kerja, Kemnaker Uji Kematangan Budaya K3 di PT IMIP
Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah, Prabowo: Urat Nadi Perekonomian, Tak Boleh Ada Wilayah Tertinggal
Kejari Jaksel Tidak Menahan Roy Suryo dan dr. Tifa Tidak Ditahan, Keduanya Hanya Wajib Lapor
Outlook Ketenagakerjaan 2026: Petakan Tantangan dan Proyeksikan Jutaan Peluang Kerja
Burun Daftar! Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta
Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Menahan Roy Suryo dan dr. Tifa Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Berita ini 100 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 00:28 WIB

Pertamina Patra Niaga Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk Kelancaran Operasional Kilang Balikpapan

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:03 WIB

Duka dalam Program KDMP dan KNMP, Tiga Peserta Calon Manajer Meninggal Saat Latsarmil!

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:27 WIB

Tekan Kecelakaan Kerja, Kemnaker Uji Kematangan Budaya K3 di PT IMIP

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:20 WIB

Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah, Prabowo: Urat Nadi Perekonomian, Tak Boleh Ada Wilayah Tertinggal

Senin, 22 Juni 2026 - 19:55 WIB

Kejari Jaksel Tidak Menahan Roy Suryo dan dr. Tifa Tidak Ditahan, Keduanya Hanya Wajib Lapor

Berita Terbaru