YTUBE
Bersihkan Sampah Usai Festival Arakan Sahur di Tanjab Barat, Petugas Kebersihan Terima Insentif? Bupati Tanjab Barat Puji Kreasi Anak Daerah di Festival Arakan Sahur Arakan Sahur Malam Ini Akan Dimulai Habis Sholat Tarawih, Ini Rutenya Sambut HUT Ke 77, Persit KCK Koorcab Rem 042 Gelar Ziarah Rombongan di TMP Satria Bhakti Geger, Warga Desa Pandan Makmur Geragai Ditemukan Tergantung di Pohon Pinang

Home / Kriminal

Selasa, 31 Januari 2023 - 13:09 WIB

Lakukan Penganiayaan, Saat Hendak Ditangkap Sempat Todongkan Senpi ke Polisi

Kapolres Sarolangun AKBP Imam Rachman, S.IK saat pres rilis, Senin (29/1/23). FOTO : Humas

Kapolres Sarolangun AKBP Imam Rachman, S.IK saat pres rilis, Senin (29/1/23). FOTO : Humas

SAROLANGUN – Pelaku penganiayaan berinisial ES (39) warga Sumatera Selatan dibekuk Satreskrim Polres Sarolangung lantaran kasus penganiayaan terhadap korbannya “S”.

Kapolres Sarolangun AKBP Imam Rachman, S.IK menuturkan penganiayaan tersebut terjadi pada 8 Januari 2023 lalu.

“Atas kejadian itu, korban S melaporkannya ke Polsek Limun, korban S mengalami luka sibagian lengan kanan akibat tusukan pisau,” ungkap Kapolres Sarolangun saat pres rilis, Senin (29/1/23).

Setelah diselidiki Kamis 26 Januari 2023 keberadaan korban diketahui di Penginapan Simpang Nibung.

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar Resmikan Penggunaan Ambulance Koperasi dan Masjid Dusun Kebon

Personil gabungan Sat Reskrim, Polsek Singkut dan Polsek Limun segera bergerak cepat dan berhasil amankan Pelaku.

“Saat dilakukan penangkapan pelaku sempat menodongkan senpi ke personil kita, sehingga petugas kita melakukan tembakan peringatan, Pelaku menutup pintu dan lari menuju kamar mandi dan membuang senjata api rakitan jenis revolver melalui pentilasi,” jelas Kapolres.

Dari tersangka ES Polisi mengamankan 1 pucuk senjata api rakitan jenis Revolver dan 4 butir amunisi caluber 38 mm.

Kapolres juga menjelaskan bahwa pelaku merupakan residivis dalam perkara pencurian dengan pemberatan di PN Lubuk Linggau dengan vonis 3 tahun 4 bulan.

BACA JUGA :  Sambut HUT Ke 77, Persit KCK Koorcab Rem 042 Gelar Ziarah Rombongan di TMP Satria Bhakti

Lanjut Imam, untuk kasus saat ini pelaku ES dikenakan Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senpi Ilegal dan Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan.

“Pelaku adalah residivis, ancaman hukumannya maksimal penjara 20 tahun atas, kasus kepemilikan senpi rakitan dan ancaman 2 tahun 8 bulan atas kasus penganiayaan,” terang Kapolres Sarolangun.(Red)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Kriminal

Selewengkan BBM Perusahaan Seorang Karya Ditangkap Polisi

Kriminal

Polres Muaro Jambi Selidiki Kasus Penemuan Mayat Bayi Laki-Laki di Senaung

Kriminal

Ditetapkan Tersangka, Oknum Dosen UNJA Aniaya Mahasiswa Disabilitas Ditahan di Polda Jambi

Kriminal

Polisi Selidiki Keberadaan Motor Inah, Korban Pembunuhan di Desa Pematang Lumut

Kriminal

Polisi Buru 1 Buron Perampokan Sadis di Sungai Gebar, Ternyata Ini Peranannya

Kriminal

Pembawa 8 Kg Sisik Trenggiling Dari Riau Berhasil Digagalkan di Wiayah Tanjab Barat

Kriminal

Terduga TO Togel Diamankan Polresta Jambi

Kriminal

Pelaku Penusukan Pemuda di Desa Jambi Tulo Berhasil Ditangkap Polisi