indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Sekdis Dikbud Firdaus Hadiri Syukuran Selesainya Rehab SMPN 38 Muaro Jambi TNI AD Akan Gelar Liga Santri Piala Kasad Untuk Pesantren Seluruh Indonesia TNI AD Gandeng PT. Kimia Farma Salurkan Vaksin dan Sembako Mulai 1 Mei 2022, Amazon Tutup Layanan Alexa.com TMMD Ke-113 di Desa Bukit Indah dan Intan Jaya Berikut Sasarannya

Home / Berita

Selasa, 28 Desember 2021 - 18:55 WIB

PDAM Belum Lengkapi Syarat Ini Dewan Tanjabbar Tunda Pengesahan Raperda Penyertaan Modal

Rapat Peripurna Pengambilan Keputusan DPRD terhadap 2 Raperda Tanjung Jabung Barat. Selasa (28/12/21). Dok. Prokopim

Rapat Peripurna Pengambilan Keputusan DPRD terhadap 2 Raperda Tanjung Jabung Barat. Selasa (28/12/21). Dok. Prokopim

KUALA TUGKAL – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pengabuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi mengajukan penyertaan modal senilai Rp50 Milyar untuk 5 Tahun. Tetapi karena ada syarat – syarat untuk pengesahan Raperda yang belum lengkap, Dewan Tanjab Barat belum bisa melakukan pengesahan.

“Perda penyertaan modal yang kita ajukan Rp50 Milyar untuk 5 Tahun ditunda karena syarat-syarat ada yang belum lengkap,” ungkap Ustayadi Berlian Dirut PDAM Tirta Pengabuan kepada lintastungkal, Selasa (28/12/21).

Syarat – syarat ini mencakup seperti penyerahan Aset dari Pemerintah Daerah, Perhitungan Aset yang belum lengkap. Termasuk rencana bisnis PDAM.

“Jadi masalah aset dan penyusunan rencana bisnisnya,” sebut Ustayadi menegaskan.

Lebih lanjut Ustayadi menyampaikan, jika syarat-syarat penundaan sudah lengkap akan ada Sidang kedua sekitar Bulan Juni 2022.

BACA JUGA :  Wabup Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno Hadiri Peluncuran Gernas BBI Ke-3

Sebelumnya, di Hari yang sama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, belum mengesahkan pengajuan penyertaan modal Perumda Tirta Pengabuan Tanjung Jabung Barat.

Ditundanya pengesahan Raperda penyertaan modal Rp50 Milyar ini disampaikan DPRD Tanjung Jabung Barat pada Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pansus dan pengambilan keputusan DPRD terhadap Dua Raperda, serta pendapat akhir Bupati atas keputusan DPRD terhadap 4 Raperda Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (28/12/21).

Ketua pansus DPRD Tanjung Jabung Barat Jamal Darmawan sie menyebutkan, usulan pengajuan belanja modal untuk Perusahaan Umum Daerah Tirta Pengabuan belum bisa disetujui oleh DPRD Tanjung Jabung Barat.

BACA JUGA :  Daftar Wilayah yang Terdampak Pemadaman Listrik 22 Januari 2022

“Intinya, bukan terjadi penolakan Raperda tentang belanja modal pada PDAM Tirta Pengabuan,” ungkap Jamal.

Dijelaskan oleh Jamal, pihaknya menilai ada amanat perda pendirian PDAM yang belum dilakukan. Salah satu nya mengenai modal dasar.

“Sampai hari ini, kita belum tahu modal dasar PDAM itu berapa,” sebutnya.

Menurut Jamal, seharusnya sudah ada modal dasar agar bisa dilakukan penyertaan modal. Dan pada Raperda ini juga hanya berbicara penyertaan modal berupa uang. Padahal banyak fasilitas Kabupaten, seperti bangunan dan lain sebagainya yang digunakan oleh PDAM, itu juga harus menjadi Modal.

“Sehingga kami belum bisa melakukan pengesahan, terkait bangunan dan sebagainya belum dinilai,” pungkasnya.(Bas)

Share :

Baca Juga

Berita

Ternyata Inisiator Perampokan di Sungai Gebar Masih Kerabat Korban

Berita

Jelang Misa Natal, Polisi Sterilkan Gereja di Kuala Tungkal

Berita

Korem 044/Gapo Terima Obat-Obatan Covid-19 dari Pusat Kesehatan TNI

Berita

Mudahkan Pelayanan Perizinan, DPM-PTSP Lakukan Sistem Jemput Bola

Berita

TNI-Polri Tingkatkan Eduksi Prokes di Area PPKM Skala Mikro Kawasan Kuliner

Berita

Pitriya Mahasiswa UIN Jambi Terpilih Ketua Umum Kohati HMI Jambi

Berita

HUT Satpam Ke 39, Waka Polres Tanjabbar Sampaikan Enam Himbauan Untuk Satpam

Berita

SMSI Tanjabbar Terbentuk, Siap Perangi Hoax dan Ujaran Kebencian