YTUBE
“Eazy Paspor” Kanim Kuala Tungkal Mendekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat 75 Juta Uang Warga Tebing Tinggi Raib, Aksi Pelaku Terekam CCTV Rumah Pengusahan Rumah Makan di Tehok Ludes Terbakar Kronologis Polisi Ringkus 5 Komplotan Penipuan Berkedok Kupon Berhadiah Mobil dalam Kemasan Tepung AHY : Kader Demokrat Jangan Takut Bersuara Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Home / Finansial

Minggu, 9 Januari 2022 - 18:59 WIB

Pengusaha Rumah Makan Pertahankan Harga Nasi Lauk Ayam Demi Pelanggan

Pengusaha Rumah Makan Awak Juo Jalan Siswa tengah mempersiapkan menu Makanan. Foto : Abas

Pengusaha Rumah Makan Awak Juo Jalan Siswa tengah mempersiapkan menu Makanan. Foto : Abas

KUALA TUNGKALHarga Daging Ayam yang mengalami kenaikan secara berangsur sejak 3 (Tiga) Hari belakangan ini, membuat bingung pengusahan Rumah makan untuk menjual satu porsi makanan dengan menu daging ayam kepada pelanggan.

Disatu sisi mereka harus mendapatkan keuntungan, dan disisi lainnya mereka harus mempertahankan pelanggan yang selama ini setia menjadi penikmat masakan yang dijual pengusaha.

“Kalau kita untuk Nasi Ayam tetaplah harga lama. Karena susah kalau mau dinaikan nanti pelanggan pergi. Apalagi saat ini banyak juga orang yang menjual lauk masak,” ungkap Awak Juo salah satu pengusaha Rumah makan di Kuala Tungkal kepada lintastungkal, Sabtu (8/1/22).

BACA JUGA :  Kodim 0419/Tanjab Isi Giat HUT TNI dengan Tujuh Giat Kerja Bakti dan Tujuh Kegiatan Perlombaan

Hal ini juga berlaku bagi pengusahan Rumah makan lainnya. Mereka lebih memilih mempertahankan pelanggan ketimbang menaikkan harga satu porsi makanan dengan lauk daging ayam.

“Kemarin dah tanya juga dengan kawan ganto sori, berapa jual Nasi ayam. Mereka bilang sama masih dengan harga lama,” ucap Awak Juo sembari menyebutkan jika harga daging ayam Rp46 ribu perkilogram.

Ia juga menyebutkan, kenaikan harga daging ayam terjadi sejak menjelang Natal dan Tahun baru.

“Ya mudah- mudahan lah turun lagi. Susah juga kita kalau harga daging ayam ini tinggi. Berapa lagi mau dijual ke pelanggan. Dijual tinggi pelangan pergi, dijual murah kita rugi,” sebutnya.

BACA JUGA :  Masa Berlaku Paspor Disahkan Jadi 10 Tahun, Imigrasi Siapkan Petunjuk Teknis

Terpisah, Kadis Koperindag Tanjung Jabung Barat, Jambi Syafriwan saat disoal Daging Ayam yang mengalami kenaikan mengakui memang terjadi kenaikan pada dua hari yang lalu.

“Ya dua hari yang lalu sempat mengalamu kenaikan, sekarang sudah mulai turun,” ucapnya.

Syafriwan berharap, pasca banyak pengusaha Ayam dan Karyawannya yang Libur Natal dan Tahun baru, stok dan distribusi Daging Ayam kembali normal.(Bas)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Technician Education Can Fuel Financial Success

Finansial

Cek Pilihan Produk Lokal Rasa Internasional

Finansial

Begini Cara Pilih Skuter Injak untuk Si Kecil, Bund!

Finansial

Pay Attention to the Warning Signs of Depression, Suicide Risk

Finansial

Benarkah Pengenaan Tarif ATM Link Ditunda, Ini Kata BRI dan Bank Mandiri

Ekonomi

No Arms, No Legs, No Worries

Finansial

Tarif Dasar PDAM Naik 100 Persen, Begini Kata Ustayadi

Energi

Did You Know Your Eye Makeup Could Be Making You Sick?