indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Pemkab Batanghari Kembali Terima WTP Pelatihan Anyaman Purun Masuk Desa Diharapkan Meningkatkan Ekonomi dan Taraf Hidup Masyarakat Sekda Provinsi Jambi Buka Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional Kapolres Muaro Jambi Terima Kunjungan Supervisi Slog Polri Antisipasi PMK, Peternak di Tanjab Barat Dihimbau Waspada

Home / Finansial

Minggu, 9 Januari 2022 - 18:59 WIB

Pengusaha Rumah Makan Pertahankan Harga Nasi Lauk Ayam Demi Pelanggan

Pengusaha Rumah Makan Awak Juo Jalan Siswa tengah mempersiapkan menu Makanan. Foto : Abas

Pengusaha Rumah Makan Awak Juo Jalan Siswa tengah mempersiapkan menu Makanan. Foto : Abas

KUALA TUNGKALHarga Daging Ayam yang mengalami kenaikan secara berangsur sejak 3 (Tiga) Hari belakangan ini, membuat bingung pengusahan Rumah makan untuk menjual satu porsi makanan dengan menu daging ayam kepada pelanggan.

Disatu sisi mereka harus mendapatkan keuntungan, dan disisi lainnya mereka harus mempertahankan pelanggan yang selama ini setia menjadi penikmat masakan yang dijual pengusaha.

“Kalau kita untuk Nasi Ayam tetaplah harga lama. Karena susah kalau mau dinaikan nanti pelanggan pergi. Apalagi saat ini banyak juga orang yang menjual lauk masak,” ungkap Awak Juo salah satu pengusaha Rumah makan di Kuala Tungkal kepada lintastungkal, Sabtu (8/1/22).

BACA JUGA :  Kebun Tercemar Limbah PDAM, Warga Talang Makmur Ngadu ke Wakil Rakyat

Hal ini juga berlaku bagi pengusahan Rumah makan lainnya. Mereka lebih memilih mempertahankan pelanggan ketimbang menaikkan harga satu porsi makanan dengan lauk daging ayam.

“Kemarin dah tanya juga dengan kawan ganto sori, berapa jual Nasi ayam. Mereka bilang sama masih dengan harga lama,” ucap Awak Juo sembari menyebutkan jika harga daging ayam Rp46 ribu perkilogram.

Ia juga menyebutkan, kenaikan harga daging ayam terjadi sejak menjelang Natal dan Tahun baru.

“Ya mudah- mudahan lah turun lagi. Susah juga kita kalau harga daging ayam ini tinggi. Berapa lagi mau dijual ke pelanggan. Dijual tinggi pelangan pergi, dijual murah kita rugi,” sebutnya.

BACA JUGA :  Buka Pelatihan Bintalsik Karyawan PT MSR, Ini Harapan Danrem Gapu

Terpisah, Kadis Koperindag Tanjung Jabung Barat, Jambi Syafriwan saat disoal Daging Ayam yang mengalami kenaikan mengakui memang terjadi kenaikan pada dua hari yang lalu.

“Ya dua hari yang lalu sempat mengalamu kenaikan, sekarang sudah mulai turun,” ucapnya.

Syafriwan berharap, pasca banyak pengusaha Ayam dan Karyawannya yang Libur Natal dan Tahun baru, stok dan distribusi Daging Ayam kembali normal.(Bas)

Share :

Baca Juga

Finansial

HUT KE 59, Al Haris Berharap Bank Jambi Terus Meningkat dan Menjadi Sahabat Masyarakat Jambi

Finansial

Penjualan Mencapai 60 Juta Unit, realme Targetkan untuk Mendobrak Segmen Premium pada Tahun 2022

Finansial

Pay Attention to the Warning Signs of Depression, Suicide Risk

Finansial

Tarif Dasar PDAM Naik 100 Persen, Begini Kata Ustayadi

Finansial

Danrem 042/Gapu Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021

Energi

Entrepreneurs Embrace In-House Fitness

Finansial

Benarkah Pengenaan Tarif ATM Link Ditunda, Ini Kata BRI dan Bank Mandiri

Ekonomi

No Arms, No Legs, No Worries