•    LIVETV
Jonatan Christie Menang, Indonesia Juara Thomas 2020 Pertamina Tutup Sementara 91 SPBU Langgar Penyaluran Solar Sulit Dapatkan Solar, Sejumlah Nelayan di Kuala Tungkal Tak Bisa Melaut Bupati Batanghari Imbau Warga Tonton Kompetisi Liga 3 Lewat Streaming Ini Instansi Mendapat Perpanjangan PDM Hingga 30 Oktober




Home / Kriminal

Selasa, 5 Oktober 2021 - 09:08 WIB

Polisi Tangkap Pengangkut Minyak Ilegal Driling Bermodus Mobil Air Bersih

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Yuyan Priatmaja dan Waka Polres Kompol Novri saat gelar kasus ilegal drilling bersama Kasat Kasat Reskrim IPTU Khairunnas, Senin (04/10/21). FOTO : Medis Grup.

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Yuyan Priatmaja dan Waka Polres Kompol Novri saat gelar kasus ilegal drilling bersama Kasat Kasat Reskrim IPTU Khairunnas, Senin (04/10/21). FOTO : Medis Grup.

MUARO JAMBI – Tim Satreskrim Polres Muaro Jambi menangkap terduga pelaku yang berperan sebagai pengangkut minyak hasil ilegal drilling, Rabu (29/9/21).

Pelaku yang diamankan yakni Fredyanto (38) warga Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja, mengatakan modus pelaku untuk bisa aman melancarkan aksinya sudah mendesain mobil truk tangki minyak menjadi air agar tidak diketahui petugas namun setelah ditelusuri informasinya ternyata mobil tersebut membawa minyak ilegal bukan air bersih seperti yang tertulis di badan mobil itu.

BACA JUGA :  Pertamina Tutup Sementara 91 SPBU Langgar Penyaluran Solar

Modus ini tergolong baru dilakukan agar polisi tidak curiga atas kendaraan yang melintas di wilayah hukum Polres Muarojambi,” kata Yuyan.

BACA JUGA :  KPK Tetapkan 3 Orang Tersangka Suap Bersama Bupati Musi Banyuasin

Pelaku diamankan di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko, Muaro Jambi pada Rabu ( 29/9/21) lalu.

“Pelaku sudah menjalankan aksinya selama lebih kurang 2 tahun sebelum akhirnya berhasil ditangkap,” ujar Kapolres Muaro Jambi saat gelar pres rilis, Senin (4/10/21).

BACA JUGA :  Bupati Batanghari Imbau Warga Tonton Kompetisi Liga 3 Lewat Streaming

Kapolres mengatakan pelaku dalam satu kali pergi membawa minyak ilegal tersebut, diupah Rp 1,8 juta.

“Pelaku diancam Pasal 52 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dan atau pasal 480 KUHPidana dengan ancaman  pidana penjara maksimal enam tahun,” tandas Kapolres.(*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

Takut Ditangkap Polisi, Terduga Pelaku Narkoba Terjun ke Sungai

Kriminal

Pelaku Penikaman Ponakan Mengaku Menyesal

Kriminal

Antar Pesanan Sabu Ke Lapas Narkoba, Gadis Cantik Ditangkap BNN Tanjab Timur Barat

Kriminal

Ayah di Tanjabbar Cabuli Anak Tirinya, Kasus Terbongkar dari HP

Kriminal

Terdauga Pelaku Pembunuhan Sopir Travel di Lhokseumawe Ditangkap di Tebo

Kriminal

Ini Peran Masing-Masing 7 Pelaku Perampokan Sadistis di Sungai Gebar

Kriminal

Polda Jambi Amankan 4 Pelaku Pembakaran Lahan Perkebunan

Kriminal

Kapolres Tanjabbar Pimpin Press Release Kasus Curanmor di Polsek Tungkal Ilir