YTUBE
Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Brigjen TNI Supriono Pimpin Laporan Korps Perwira dan Kenaikan Pangkat Bintara/Tamtama Periode 1 Oktober 2022 Hebat! Pemdes Sungai Papauh Bangun Madrasah Tidak Gunakan Dana DD Maupun APBD Bupati Tanjab Barat Launching Internet Gratis di Ruang Publik Ketua Bhayangkari Jambi Kunjungi Tahanan Wanita di Lapuanja

Home / Kriminal

Rabu, 22 September 2021 - 17:25 WIB

Polres Bungo Amankan Satu Orang Pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin

FOTO : Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, SIK, MH saat pres rilis di Mapolres Bungo, Rabu (22/9/21).

FOTO : Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, SIK, MH saat pres rilis di Mapolres Bungo, Rabu (22/9/21).

BUNGO – Unit Tipidter & Unit Opsnal Satreskrim Polres Bungo mengamankan satu orang diduga pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) bernama IHP (22) Warga Pematang Siantar Rt. 07 Desa Sido Rukun Kec. Rimbo Ulu Kab. Tebo

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan IHP diamankan di kawasan Bukit Sungai Kareh Desa Senamat Ulu Kecamatan Batin III Ulu Kabupaten Bungo pada Selasa (21/9/21) sekitar pukul 16.45 WIB.

Penangkapan pelaku tersebut kata Kapolres Bungo melalui serangkaian tahapan penyelidikan.

BACA JUGA :  Hebat! Pemdes Sungai Papauh Bangun Madrasah Tidak Gunakan Dana DD Maupun APBD

“Pelaku diamankan ketika sedang bekerja melakukan PETI dengan metode “lubang jarum,” ungkap Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro saat pres rilis di Mapolres Bungo, Rabu (22/9/21).

AKBP Guntur menyebutkan pelaku IHP sudah melakukan penambangan emas tanpa izin di lokasi tersebut selama ± 1 bulan.

“Selama sebulan pelaku sudah mendapatkan ±30 gram emas kering,” ujar Guntur.

Emas yang didapat tersebut ternyata masih dibagi-bagi lagi, pemilik lahan mendapatkan 10%, pemilik alat mendapatkan 50%, dan pekerja mendapatkan 40%.

BACA JUGA :  Twibbon HUT TNI KE 77 Tahun 2022

Barang Bukti turut diamankan berupa 1 unit mesin diesel, 2 unit besi gelondong, 2 unit palu, karet pemecah batu, serta pentolan emas.

“Pelaku akan dijerat Pasal 158 Undang-Undang No.3 tahun 2020 tentang perubahan Undang-Undang No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara dengan ancaman pidana 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp.100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah),” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Kriminal

7 Orang Sindikat Jaringan Narkoba Kota Jambi Berhasil Diringkus Polisi

Kriminal

Direktur PT. BMS Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kriminal

Beraksi Banyak TKP, Dua Pemuda Jambret Ditangkap Polisi

Peristiwa

22 Adegan Digelar dalam Rekonstruksi Pembunuhan Inah, Siswi SMP N 1 Betara

Kriminal

Kronologis Penangkapan Pelaku Penipuan Uang 3,5 Juta Oleh Tim Petir Polres Tanjabbar

Kriminal

Nyabu di Kamar Hotel, Dua Sejoli Ditangkap Polres Sarolangun

Kriminal

Bersihkan Lahan dengan Dibakar Warga Senyerang Ditangkap Polisi

Kriminal

Polisi Selidiki Kasus Pencurian 8 Ekor Kambing Ternak