Wabup Katamso menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memberikan dukungan nyata, salah satunya melalui pembangunan infrastruktur akses menuju kawasan mangrove.
“Kami telah membangun akses jalan menuju kawasan mangrove. Saat ini kelanjutan pembangunan tersebut memang sedikit tertunda karena adanya kebijakan efisiensi anggaran. Namun, Insya Allah akan segera kami lanjutkan kembali setelah kondisi keuangan daerah membaik,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengarusutamaan Gender dalam Ekonomi Hijau
Lebih lanjut, pelatihan ini menekankan pentingnya pendekatan responsif gender dalam pengelolaan bisnis berbasis alam. Peran perempuan pesisir dan kelompok rentan dinilai krusial dalam rantai nilai pengolahan produk turunan mangrove, seperti kuliner khas, kerajinan tangan, hingga pengelolaan ekowisata.
Melalui pelatihan ToT ini, para peserta diharapkan tidak hanya menyerap ilmu untuk diri sendiri, melainkan mampu menjadi motor penggerak (trainer) bagi warga lainnya di Desa Tungkal I. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan tanpa merusak ekosistem pesisir.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh perwakilan Bapperida, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Koperasi dan UMKM, serta tokoh masyarakat setempat. Pelatihan akan berjalan intensif hingga Jumat (05/06/2026) dengan menghadirkan para ahli di bidang bisnis lingkungan dan metodologi sosiologi gender.
Penulis : Angah
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Prokopim Pemkab Tanjab Barat
Halaman : 1 2












Komentar